• Latest
  • Trending
Aceh Kebut Rute Pelayaran Krueng Geukuh-Penang, Rapergub Masuk Tahap Penyusunan

Aceh Kebut Rute Pelayaran Krueng Geukuh-Penang, Rapergub Masuk Tahap Penyusunan

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kapal Lewat Selat Sunda Diminta Waspada

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km

Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 30.000, Jadi Rp 2,64 Juta/Gram

Kemenkes: 186.629 Orang Dewasa dan 34.961 Anak di RI Alami Depresi

Kemenkes: 186.629 Orang Dewasa dan 34.961 Anak di RI Alami Depresi

PM Timor Leste Kunjungi Jokowi, ini yang Disajikan 

Menlu: PM Xanana  Bertemu Jokowi Bersifat Pribadi, Bukan Kenegaraan

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Panggil Rosan-Bahlil ke Hambalang, Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penutupan BUMN

Hashim: Masa Depan Indonesia Sangat Cerah Asalkan Tidak Gaduh

Hashim: Masa Depan Indonesia Sangat Cerah Asalkan Tidak Gaduh

Wapres Gibran Minta Maaf kepada Warga yang Masih Tinggal di Huntara Tapsel

Wapres Gibran Minta Maaf kepada Warga yang Masih Tinggal di Huntara Tapsel

Pupuk Indonesia Sudah Salurkan 4,73 Juta Ton Pupuk Subsidi

Pupuk Indonesia Cetak Laba Rp 8,51 Triliun, Transformasi Danantara Jadi Kunci

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi MBG

Kejagung Sita Jam Mewah hingga Tumpukan Dolar Milik Eks Kepala BGN

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Mulai Transformasi RS BUMN dari RSPP

3 Perwira Hukum Pimpin Sidang Dugaan Penganiayaan Aktivis KontraS

Prajurit BAIS Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Lolos dari Hukuman Pemecatan

Gledson Minta Persebaya Tak Main-main Lawan Penang FC: Layaknya Final

Persebaya Siap Tempur Hadapi Bhayangkara FC

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, September 5, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Aceh Kebut Rute Pelayaran Krueng Geukuh-Penang, Rapergub Masuk Tahap Penyusunan

by Muhammad Fadhil
September 4, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Aceh Kebut Rute Pelayaran Krueng Geukuh-Penang, Rapergub Masuk Tahap Penyusunan

lustrasi, aktivitas kapal di pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara. Foto: Dishub Aceh

ASPEK.ID, BANDA ACEH – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) terus mendorong percepatan pembukaan kembali pelayaran internasional Krueng Geukuh-Penang, Malaysia. Pemerintah Aceh kini tengah menyusun Rancangan Peraturan Gubernur (Rapergub) sebagai dasar pengaturan teknis dan operasional penugasan kepada badan usaha milik daerah (BUMD).

“Saat ini kita sedang menyusun Rancangan Peraturan Gubernur (Rapergub) untuk mengatur hal-hal teknis dan operasionalnya,” kata Mualem dalam keterangannya, Jumat (4/9/2026).

Mualem menjelaskan, Rapergub tersebut mengatur hubungan fiskal dan korporasi antara Pemerintah Aceh dengan PT Pembangunan Aceh (PEMA) sebagai BUMD yang akan mendapat penugasan. Sementara itu, kewenangan perizinan angkutan laut dan kepelabuhanan tetap berada di Kementerian Perhubungan.

BacaJuga

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 30.000, Jadi Rp 2,64 Juta/Gram

Kemenkes: 186.629 Orang Dewasa dan 34.961 Anak di RI Alami Depresi

Menlu: PM Xanana  Bertemu Jokowi Bersifat Pribadi, Bukan Kenegaraan

Panggil Rosan-Bahlil ke Hambalang, Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penutupan BUMN

Hashim: Masa Depan Indonesia Sangat Cerah Asalkan Tidak Gaduh

Menurutnya, Pemerintah Aceh akan menugaskan PEMA untuk menyelenggarakan pelayaran secara komersial melalui skema business to business dengan menggandeng operator pelayaran yang berpengalaman.

Langkah itu mengacu pada Pasal 108 Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD. Dalam aturan tersebut, setiap penugasan kepada BUMD harus ditetapkan melalui peraturan kepala daerah, disertai kajian bersama, persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), serta pemisahan pembukuan.

Mualem juga menginstruksikan jajarannya membangun komunikasi intensif dengan Kementerian Perhubungan dan pihak terkait agar seluruh proses dapat berjalan lebih cepat.

Sebagai tindak lanjut arahan gubernur, tim Pemerintah Aceh telah berkonsultasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan di Jakarta pada Rabu (2/9).

Tim tersebut terdiri atas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh Teuku Robby Irza, Staf Khusus Gubernur Aceh Ermiadi Abdul Rahman, Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal, serta Kepala Biro Hukum Setda Aceh Amrizal.

Dalam pertemuan itu, Pemerintah Aceh meminta asistensi dan masukan teknis dari Kementerian Perhubungan terkait regulasi pelayaran internasional sebelum Rapergub memasuki tahapan berikutnya.

Mualem mengatakan pembukaan kembali pelayaran Krueng Geukuh-Penang merupakan bagian dari visi dan misinya yang telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA) 2025-2029 melalui Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2025.

Rute tersebut sebenarnya pernah beroperasi pada 2015 menggunakan kapal Ro-Ro Jatra III milik PT ASDP Indonesia Ferry sebagai solusi penguatan rantai pasok dan konektivitas regional Aceh dalam kerja sama Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT). Namun operasionalnya kemudian berhenti karena kendala regulasi.

Secara historis, hubungan Aceh dan Penang telah terjalin selama berabad-abad, terutama dalam perdagangan rempah dan hasil bumi pada masa Kesultanan Aceh. Jarak Krueng Geukuh dengan Penang yang sekitar 205 mil laut dinilai strategis untuk menjadi pintu masuk dan keluar pelayaran internasional.

Mualem menyebut pemerintah terus berkoordinasi dengan Presiden RI Prabowo Subianto, Duta Besar Malaysia, Atase Perhubungan RI di Kuala Lumpur, Konsulat Jenderal RI di Penang, hingga Otoritas Pelabuhan Penang.

Selain itu, Pemerintah Aceh juga memastikan kesiapan fasilitas Customs, Immigration, Quarantine, and Security (CIQS) di Pelabuhan Krueng Geukuh serta melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha untuk memastikan kesiapan muatan.

“Pak Gubernur berharap dengan terbukanya penyeberangan Krueng Geukuh-Penang, maka terbuka berbagai peluang usaha bagi rakyat Aceh,” ujar Mualem.

Ia menilai jalur pelayaran ini akan memudahkan distribusi berbagai komoditas Aceh ke Penang, sekaligus membuka peluang bisnis karena banyak masyarakat Aceh yang bermukim di Malaysia.

Penumpang dan Barang Bisa Didahulukan

Dalam konsultasi tersebut, Kementerian Perhubungan menyampaikan pelayaran internasional Krueng Geukuh-Penang pada prinsipnya dapat segera dibuka untuk layanan penumpang maupun barang, selama memenuhi seluruh persyaratan pelayaran internasional.

Namun, masih ada kendala untuk layanan kapal Ro-Ro yang mengangkut kendaraan. Hingga kini belum ada aturan yang memungkinkan kendaraan dari Indonesia masuk dan beroperasi di Malaysia maupun sebaliknya.

Mualem menjelaskan, pengaturan kendaraan lintas batas membutuhkan kerja sama bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Malaysia. Karena itu, layanan Ro-Ro untuk kendaraan masih menunggu kesepakatan kedua negara.

Meski demikian, ia memastikan kondisi tersebut tidak menghambat persiapan pembukaan rute pelayaran.

“Pelayaran penumpang dan barang dapat dipersiapkan terlebih dahulu. Sementara untuk layanan Ro-Ro yang mengangkut kendaraan, Pemerintah Aceh akan mengikuti perkembangan kerja sama bilateral yang sedang diupayakan Pemerintah Pusat,” kata Mualem.

Menurut Mualem, dukungan regulasi daerah dan asistensi dari Kementerian Perhubungan diharapkan membuat pelayaran Krueng Geukuh-Penang dapat segera beroperasi dan memberi manfaat bagi perekonomian masyarakat Aceh maupun Indonesia. []

Komentar
Share10Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Profesor Malaysia Dipecat Usai Klaim Orang Melayu Kuno Bisa Terbang

Profesor Malaysia Dipecat Usai Klaim Orang Melayu Kuno Bisa Terbang

ASPEK.ID, JAKARTA - Seorang profesor di Universitas Islam Internasional Malaysia (International Islamic University Malaysia/IIUM), Solehah Yaacob, dipecat setelah serangkaian pernyataannya...

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

BNPB Minta Malaysia-Singapura Tak Saling Salahkan Tentang Asap Karhutla

ASPEK.ID, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta negara-negara tetangga atau jiran seperti Malaysia dan Singapura untuk tidak saling...

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Malaysia dan Brunei Menggunakan Mekanisme ASEAN Selesaikan Masalah Kabut Asap Lintas Batas

ASPEK.ID KUALA LUMPUR- Malaysia dan Brunei Darussalam sepakat menggunakan mekanisme ASEAN untuk menangani persoalan kabut asap lintas batas (transboundary haze)...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In