• Latest
  • Trending
Laba Adaro Energy Turun 36 Persen

Adaro Energy Target Produksi Batu Bara 54 Juta Ton

Menteri Agama Usul Biaya Perjalanan Haji Rp 65 Juta Tahun 2025

Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur

Kemenag Bantah Kabar Menag Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri

Kemenag Bantah Kabar Menag Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri

72 Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan MBG

Zulhas Wajibkan Kepala SPPG Hadir di Dapur Jam 2 Malam

Menteri Agama Usul Biaya Perjalanan Haji Rp 65 Juta Tahun 2025

Nasaruddin Umar Dikabarkan Mundur dari Menteri Agama

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

Sempat Menguat, IHSG Ditutup Anjlok 1,48% ke Level 6.405

KPK Panggil Dua Saksi Terkait Dugaan Korupsi di LPEI

KPK Panggil Dirut PT Clipan Finance Indonesia Terkait Kasus Suap Bupati Kuansing

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

BGN Stop Sementara Pembukaan Dapur MBG Baru

HUT Jokowi Dihadiahi Surat Larangan Pakai Bank Konvensional

BSI: Tabungan Haji dan Umrah Capai 7,69 juta Rekening

Pekerja PT Pos Mengadu ke DPR, Minta Kepastian Gaji Cair 1 September

Pekerja PT Pos Mengadu ke DPR, Minta Kepastian Gaji Cair 1 September

Profesor Malaysia Dipecat Usai Klaim Orang Melayu Kuno Bisa Terbang

Profesor Malaysia Dipecat Usai Klaim Orang Melayu Kuno Bisa Terbang

NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Prabowo Kucurkan Dana Rp 200 M untuk Penanganan Gempa NTT

Airlangga Pastikan Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026

Konsumsi Pertalite Naik Usai Harga Pertamax Melonjak

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Agustus 27, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Adaro Energy Target Produksi Batu Bara 54 Juta Ton

by Zamzami Ali
Februari 17, 2021
in BERITA UTAMA, EKONOMI
Laba Adaro Energy Turun 36 Persen

Logo PT Adaro Energy, Tbk. [Reuters/Beawiharta]

ASPEK.ID, JAKATA – Produsen batu bara terkemuka di Tanah Air, PT Adaro Energy Tbk menargetkan produksi batu bara mencapai 52-54 juta ton pada tahun 2021.

Adaro adalah perusahaan pertambangan batu bara terpadu yang berbasis di Indonesia. Adaro dan anak perusahaannya bergerak dalam bidang pertambangan batubara, perdagangan batubara, jasa kontraktor penambangan, infrastruktur, logistik batubara dan kegiatan pembangkit tenaga listrik.

Perusahaan dengan kode emiten ADRO ini sahamnya dimiliki oleh Adaro Strategic Investments (43.91%) dan Garibaldi Thohir (6.18%) serta mulai beroperasi secara komersial pada bulan Juli 2005.

BacaJuga

Sempat Menguat, IHSG Ditutup Anjlok 1,48% ke Level 6.405

Konsumsi Pertalite Naik Usai Harga Pertamax Melonjak

Emas Antam Cetak Rekor Baru, Harga Hari Ini Naik Jadi Rp 2,768 Juta per Gram

Calon Bos OJK Beberkan Strategi Bikin Bursa Mineral RI Jadi Acuan Harga Global

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal” Bukan Simpanan Fisik

Direktur Vale Indonesia Budiawansyah Mundur

Head of Corporate Communications Febriati Nadira mengatakan, perseroan memproduksi 54,53 juta ton batu bara pada tahun 2020.

Jumlah tersebut turun sebesar enam persen secara tahunan (yoy) dan sedikit melebihi panduan yang ditetapkan sebesar 52-54 juta ton.

“Volume penjualan batu bara pada tahun 2020 tercatat mencapai 54,14 juta ton, atau turun 9 persen secara tahunan,” kata dia dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (17/2).

Sementara itu pada kuartal 2020 perseroan memproduksi 13,43 juta ton dan menjual 13,39 juta ton batu bara, atau masing-masing turun 3 persen dan 8 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Sedangkan total pengupasan lapisan penutup pada kuartal keempat mencapai 49,06 Mbcm, atau turun 21 persen secara tahunan, sehingga nisbah kupas tercatat sebesar 3,65 kali.

“Kuartal ini diwarnai dengan cuaca basah dengan curah hujan yang tinggi dan jam hujan yang panjang di area tambang utama sejak November,” katanya.

Di tahun 2021, panduan nisbah kupas ditetapkan sebesar 4,8 kali lebih tinggi secara tahunan, karena mengikuti sekuens penambangan dan perusahaan harus mengupas lapisan penutup dengan volume yang lebih besar.

Tahun ini erseroan menganggarkan belanja modal (capex) di kisaran 200 juta dolar AS sampai 300 juta dolar AS. Target belanja modal ini meliputi pemeliharaan rutin dan capex pertumbuhan. []

Komentar
Share15Tweet9SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Prabowo-Gibran Lawan Kelompok Radikal, Sindir Siapa?

Djarum & Adaro  Bantah Klaim Boy Thohir

PT Djarum memberikan penjelasan terkait klaim Garibaldi 'Boy' Thohir yang menyatakan Grup Djarum memberikan dukungan ke pasangan calon presiden dan...

Laba Adaro Energy Turun 36 Persen

Adaro Gelar RUPST Hari ini

Emiten pertambangan batu bara PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022 pada...

Laba Adaro Energy Turun 36 Persen

Adaro Setor Royalti US$2,8 Miliar ke Negara

PT Adaro Energy Indonesia Tbk sepanjang 2022 menyetorkan royalti dan pajak penghasilan kepada pemerintah sebesar 2,8 miliar dolar AS. Realisasi...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In