ASPEK.ID, MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menghadapi peningkatan arus penumpang selama masa angkutan Lebaran 2026.
Pada periode mudik Idulfitri tahun ini, jumlah penumpang yang dilayani di pelabuhan kawasan Indonesia Timur diperkirakan mencapai 882.620 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 5 persen dibandingkan realisasi pada 2025 yang tercatat sebanyak 840.590 penumpang.
Executive Director Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengatakan bahwa musim mudik Lebaran selalu menjadi periode dengan mobilitas penumpang tertinggi di pelabuhan. Peningkatan konektivitas transportasi laut di wilayah Indonesia Timur juga turut mendorong kenaikan pergerakan masyarakat.
“Tahun ini kita prediksi tumbuh 5%. Tetapi, berdasarkan pengalaman tahun kemarin, rata-rata itu melampaui. Tidak berarti persiapan kami hanya benar-benar mempresisi 5%, enggak. Bahkan dua tiga kali lipatnya kita persiapkan,” ujar Abdul Azis, Senin (9/3).
Untuk memastikan kelancaran pelayanan, Pelindo Regional 4 mengoperasikan 20 terminal penumpang di berbagai pelabuhan utama di kawasan timur Indonesia. Selain menyiapkan infrastruktur, Pelindo juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak seperti operator kapal, Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta instansi terkait lainnya.
“Pada prinsipnya sih, sebenarnya persiapan-persiapan itu kurang lebih sama ya, kegiatan-kegiatan tahun sebelumnya. Tetapi memang kami Pelindo ini lebih teliti lagi untuk memastikan apakah fasilitas peralatan, khususnya untuk terminal penumpang, mengantisipasi untuk pelayanan angkutan Lebaran 1447 Hijriah ini,” ucapnya.
Beberapa pelabuhan diperkirakan menjadi pusat pergerakan penumpang selama periode mudik, di antaranya Makassar, Balikpapan, Ambon, Parepare, dan Ternate. Pada pelabuhan-pelabuhan tersebut, Pelindo melakukan optimalisasi fasilitas terminal sekaligus pengaturan arus penumpang untuk menjaga kenyamanan dan keamanan perjalanan.
Pelindo juga memperkirakan pola arus penumpang tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran, sedangkan arus balik diperkirakan memuncak pada H+7.
“Tujuan, ya kalau di Makassar, Indonesia Timur ya banyak bergeraknya kalau dari Timur ke Barat ya ke Surabaya, ke Jakarta. Tetapi kalau untuk di Timur, Makassar ini menjadi hub-nya ya, untuk ke wilayah Papua dan balik lagi,” kata Abdul.
Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, Pelindo Regional 4 optimistis pelayanan angkutan laut selama Lebaran 2026 dapat berjalan lancar serta mendukung mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik di kawasan Indonesia Timur. []
























