• Latest
  • Trending
Arus Peti Kemas Tanjung Priok Semester I Turun 7,7%

Arus Peti Kemas di Priok Masih Terdampak Pandemi Covid-19

Wamen Stella: Lulusan Vokasi Lebih Cepat Dapat Kerja Daripada S1

Wamen Stella: Lulusan Vokasi Lebih Cepat Dapat Kerja Daripada S1

25,22 Juta Penduduk Indonesia Masih Miskin

BPS: Sensus Ekonomi 2026 Sudah 86 Persen

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

OJK: Dana Asing Masuk ke Pinjol Rp 17 Triliun

Awasi Penerapan Digital ID, Nezar Patria: Lindungi Konsumen dan Pengguna Layanan

Nezar Patria: 3 Strategis Dosen Hadapi AI Generatif

Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

BI Ubah Uang Rusak jadi Medali

Telkom Bukukan Pendapatan Positif Rp75,3 Triliun di Paruh Pertama 2024

Telkom Pangkas 34 Entitas Usaha

Prabowo Targetkan BUMN Tinggal 350 Unit Akhir 2026

Prabowo Sebut Dua Mentornya dalam Menjalankan Pemerintahan

Hari Kucing Sedunia, Bahaya Obesitas pada Anabul

Hari Kucing Sedunia, Bahaya Obesitas pada Anabul

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Prabowo: Pendapatan Danantara Naik 400 Persen

Hashim Dorong FORMAS Awasi MBG di Seluruh Indonesia

Hashim Dorong FORMAS Awasi MBG di Seluruh Indonesia

Anak Usaha Waskita Karya Restrukturisasi Utang Rp4 Triliun

Pemerintah Dorong Waskita Karya Jadi Operator Tol

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Investasi Rp44,75 Triliun ke JBS Group di Australia & Selandia Baru

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Agustus 8, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Arus Peti Kemas di Priok Masih Terdampak Pandemi Covid-19

by Zamzami Ali
Agustus 31, 2020
in BERITA UTAMA, BUMN
Arus Peti Kemas Tanjung Priok Semester I Turun 7,7%

Suasana di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. [Dok. PT Pelindo II/IPC]

ASPEK.ID, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation mencatat arus peti kemas sepanjang Januari hingga Juli 2020 di Pelabuhan Tanjung Priok sebesar 3,48 juta TEUs.

Jumlah ini sekitar 9,54 persen lebih rendah dibandingkan Juli 2019 yang mencapai 3,85 juta TEUs karena terdampak pandemi Covid-19.

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Arif Suhartono dalam keterangan resminya mengatakan, aktivitas di pelabuhan sangat dipengaruhi oleh aktivitas perekonomian Indonesia seperti kegiatan ekspor impor.

BacaJuga

Telkom Pangkas 34 Entitas Usaha

Prabowo: Pendapatan Danantara Naik 400 Persen

Pemerintah Dorong Waskita Karya Jadi Operator Tol

Setahun Beroperasi, Prabowo Sebut Pendapatan Danantara Melejit hingga 400%

CEO Danantara Lapor Kampung Haji dan Perampingan BUMN ke RI 1

Budi Waseso: Sertifikat Pramuka Garuda Bisa Masuk TNI-Polri Tanpa Tes

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja ekspor Indonesia Juli 2020 mencapai 13,73 miliar dolar AS atau lebih rendah 9,90 persen dibandingkan Juli 2019.

Sedangkan, kinerja impor Indonesia Juli 2020 mencapai 10,47 miliar dolar AS atau turun 32,55 persen dibandingkan Juli 2019.

“Penurunan trafik peti kemas di masa pandemi memang masih terasa, namun sebagai fasilitator perdagangan kami siap menjaga kelancaran arus ekspor impor nasional,” kata Arif sebagaimana dilansir dari laman Antara di Jakarta, Senin (31/8).

Meski mengalami penurunan trafik peti kemas, pelayanan pelayaran langsung (direct call) ke sejumlah negara selama pandemi tetap berjalan.

Pelabuhan Tanjung Priok tetap membuka pelayaran langsung dengan rute pelayaran internasional ke berbagai negara tujuan diantaranya Australia, China, Taiwan, Hongkong, Korea Selatan dan Asia Tenggara.

Sebelumnya, arus peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok sepanjang semester I 2020 sebesar 2,99 juta TEUs, turun 7,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 3,24 juta TEUs.

IPC memprediksi penurunan trafik peti kemas pada akhir tahun 2020 paling tidak di kisaran 10 persen dengan memperhatikan tren di bulan-bulan sebelumnya.

Selain dipengaruhi pandemi Covid-19, penurunan diklaim juga merupakan imbas dari melambatnya aktivitas ekspor-impor, sebagaimana terjadi di seluruh dunia.

Komentar
Share22Tweet14SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pelindo II: Operasional Pelabuhan Turun 17%

Pelindo Kelola 15 Terminal Peti Kemas pada 2022

PT Pelindo Terminal Peti Kemas (SPTP) merencanakan pada 2022 ini akan mulai mengelola dan mengoperasikan 15 terminal peti kemas dan...

Pelindo III Jamin Kelancaran Arus Logistik di Pelabuhan saat PPKM

Pelindo Bidik Peti Kemas Tumbuh 17,3 Juta TEUs

Pelindo menargetkan arus peti kemas tumbuh menjadi 17,3 juta TEUs pada 2022, naik 4,9 persen dari taksasi 2021 sebesar 16,4...

Arus Peti Kemas Pelindo II Turun 4,8 Persen

Trafik Peti Kemas Pelindo Triwulan III 2021 Capai 12,4 Juta TEUs

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, perusahaan hasil merger PT Pelabuhan Indonesia I, II, III, dan IV (Persero), membukukan trafik...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In