Jakarta – Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) berencana menutup lima perwakilan diplomatiknya di sejumlah negara, termasuk Konsulat AS di Medan, Sumatera Utara. Sebagai informasi, AS punya kantor Konsulat di Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Bali.
Kantor di Medan yang direncanakan untuk ditutup. Rencana tersebut diketahui setelah Kementerian Luar Negeri AS menyampaikan pemberitahuan kepada Kongres AS mengenai rencana penutupan sejumlah kantor perwakilan AS di luar negeri.
Mengutip Reuters, Selasa (4/8/2026), informasi tersebut disampaikan oleh sejumlah sumber yang mengetahui pemberitahuan itu. Mereka berbicara dengan syarat anonim karena rencana tersebut belum dipublikasikan kepada umum.
Selain Konsulat AS di Medan, empat perwakilan diplomatik lain yang direncanakan ditutup berada di St. George’s, Grenada; Nagoya, Jepang; Douala,
Apa alasan penutupan konsulat AS? Penutupan tersebut dinilai menjadi langkah yang jarang terjadi dalam sejarah diplomasi AS karena menunjukkan upaya Washington untuk mengurangi jejak diplomatik globalnya. Rencana itu juga tidak disebut berkaitan dengan peristiwa geopolitik tertentu.
Sebaliknya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintahan Presiden Donald Trump untuk melakukan efisiensi dan mengurangi ukuran birokrasi pemerintah AS.
Pada awal 2025, pemerintahan Trump telah mempersiapkan penutupan hampir selusin kantor perwakilan AS di luar negeri. Langkah tersebut merupakan bagian dari agenda “America First” yang didorong pemerintahan Trump untuk mengubah birokrasi AS agar lebih selaras dengan prioritas pemerintah.
Kantor Manajemen dan Anggaran Gedung Putih mendorong rencana yang lebih besar, yakni menutup hingga 30 kantor perwakilan AS di luar negeri. Sejumlah pejabat pemerintahan AS secara pribadi berpendapat bahwa beberapa kantor perwakilan diplomatik berukuran kecil dinilai tidak terlalu penting dan tidak sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan.
















