ASPEK.ID, JAKARTA – Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 masih berlangsung dan akan ditutup pada 30 Agustus 2026. Meski baru berjalan empat hari sejak dibuka pada 18 Agustus, jumlah pelamar sudah melampaui total formasi yang disediakan.
Berdasarkan Statistik Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 yang dirilis Badan Kepegawaian Negara (BKN) per 21 Agustus 2026 pukul 14.09 WIB, tercatat sebanyak 22.728 orang telah mendaftar. Dari jumlah tersebut, 7.061 pelamar sudah menyelesaikan proses submit dokumen.
Tahun ini pemerintah membuka 4.770 formasi di berbagai sekolah kedinasan. Jumlah itu meningkat dibandingkan 2025 yang menyediakan 3.257 formasi.
BKN mengingatkan seluruh peserta untuk memastikan data dan dokumen yang diunggah sudah benar sebelum menekan tombol submit. Sebab, data yang telah dikirim tidak bisa diperbaiki atau didaftarkan ulang.
“Cek kembali sebelum submit karena pendaftaran tidak bisa diulang,” tulis BKN melalui akun X resminya, Senin (24/8/2026).
Meski animo pendaftar secara nasional tergolong tinggi, data BKN menunjukkan masih ada sejumlah sekolah kedinasan yang peminatnya relatif sedikit. Bahkan, beberapa program studi atau instansi masih belum mendapatkan pelamar hingga data terakhir diperbarui.
Kondisi ini membuka peluang lebih besar bagi calon peserta yang belum mendaftar untuk memilih sekolah kedinasan dengan tingkat persaingan yang masih rendah.
Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 masih dapat dilakukan melalui portal resmi BKN hingga 30 Agustus 2026. Calon peserta diimbau tidak menunda pendaftaran dan memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi sebelum batas waktu berakhir.
Merujuk informasi statistik pelamar Sekolah Kedinasan yang dipublikasikan BKN pada akhir pekan lalu itu, berikut ini jumlah pelamar yang masih sepi peminat:
- Politeknik Keuangan Negara STAN (Kementerian Keuangan): 0 pelamar (0 submit)
- Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi (Kementerian Perhubungan): 21 pelamar (3 submit)
- Politeknik Penerbangan Jayapura (Kementerian Perhubungan): 30 pelamar (6 submit)
- Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara (Kementerian Perhubungan): 47 pelamar (10 submit)
- Politeknik Pelayaran Surabaya (Kementerian Perhubungan): 67 pelamar (15 submit)
- Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan Palembang (Kementerian Perhubungan): 73 pelamar (9 submit)
- Politeknik Penerbangan Palembang (Kementerian Perhubungan): 139 pelamar (27 submit)
- Politeknik Penerbangan Indonesia Curug (Kementerian Perhubungan): 168 pelamar (34 submit)
- Politeknik Penerbangan Surabaya (Kementerian Perhubungan): 221 pelamar (53 submit)
- Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali (Kementerian Perhubungan): 358 pelamar (102 submit)
- Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal (Kementerian Perhubungan): 416 pelamar (102 submit)
- Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun (Kementerian Perhubungan): 460 pelamar (97 submit)
- Politeknik Siber dan Sandi Negara/PSSN (Badan Siber dan Sandi Negara): 511 pelamar (133 submit)
- Sekolah Tinggi Intelijen Negara/STIN (Badan Intelijen Negara): 1.114 pelamar (300 submit)
- Politeknik Pengayoman Indonesia (Kementerian Hukum): 1.228 pelamar (132 submit)
- Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika/STMKG (BMKG): 1.815 pelamar (895 submit)
- Politeknik Transportasi Darat Indonesia/PTDI-STTD (Kementerian Perhubungan): 2.254 pelamar (552 submit)
- Politeknik Statistika STIS (Badan Pusat Statistik): 2.675 pelamar (1.849 submit)
- Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan): 4.782 pelamar (587 submit)
- Institut Pemerintahan Dalam Negeri/IPDN (Kementerian Dalam Negeri): 6.349 pelamar (2.155 submit)
Sebagai pembanding, detail dari formasi sekolah kedinasan yang dibuka pada tahun ini sebagai berikut: - Institut Pemerintahan Dalam Negeri (Kementerian Dalam Negeri): 1.410 formasi 22 Sekolah Kedinasan dibawah Kementerian Perhubungan: 891 formasi
- Politeknik Keuangan Negara-STAN (Kementerian Keuangan): 1.000 formasi
- Politeknik Siber dan Sandi Negara (BSSN): 50 formasi
- Politeknik Statistika STIS (Badan Pusat Statistik): 564 formasi
- Politeknik Pengayoman Indonesia (Kementerian Hukum): 250 formasi
- Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan): 375 formasi
- Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG): 130 formasi
- Sekolah Tinggi Intelijen Negara (BIN): 100 formasi
Badan Kepegawaian Negara (BKN) pun telah menetapkan jadwal penerimaan peserta didik Sekolah Kedinasan Tahun 2026.
Berdasarkan Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026 tanggal 12 Agustus 2026, rangkaian seleksi dimulai dengan pengumuman seleksi pada 15 Agustus 2026 dan pendaftaran dibuka mulai 18 Agustus 2026.
Jadwal tersebut menjadi pedoman bagi sembilan kementerian/lembaga penyelenggara Sekolah Kedinasan dalam melaksanakan seluruh tahapan penerimaan peserta didik Tahun 2026.
Mengacu pada jadwal yang telah ditetapkan, pengumuman seleksi berlangsung pada 15-24 Agustus 2026. Selanjutnya, pendaftaran seleksi dibuka pada 18-30 Agustus 2026, bersamaan dengan pelaksanaan seleksi administrasi pada 18 Agustus-1 September 2026. Hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 2-3 September 2026.
Peserta yang memiliki keberatan terhadap hasil seleksi diberikan kesempatan mengajukan sanggah pada 4-5 September 2026, yang kemudian dijawab pada 4-6 September 2026. Hasil pasca sanggah dijadwalkan diumumkan pada 7-8 September 2026.
Setelah tahapan administrasi, rangkaian seleksi dilanjutkan dengan proses penerbitan kode billing serta pembayaran PNBP untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN.
Proses tersebut berlangsung pada September 2026, sebelum peserta mengikuti SKD CAT BKN yang dijadwalkan pada 22 September-7 Oktober 2026. Setelah pelaksanaan SKD, pengolahan nilai dijadwalkan berlangsung pada 27 September-10 Oktober 2026. Sementara itu, pengumuman hasil SKD dilakukan secara bertahap pada 1-13 Oktober 2026.
Peserta yang lolos SKD kemudian mengikuti seleksi lanjutan non-CAT BKN pada 11-28 Oktober 2026. Untuk instansi yang mengajukan seleksi lanjutan menggunakan metode CAT BKN, tahapan pembayaran PNBP, validasi data, penjadwalan, hingga pelaksanaan seleksi lanjutan juga telah ditetapkan dalam jadwal penerimaan.
Pengumuman kelulusan akhir oleh kementerian/lembaga dijadwalkan berlangsung pada 21 Oktober-1 November 2026. []















