• Latest
  • Trending

BPK: Negara Rugi Rp 11 Triliun dari Pemborosan

Sakit Hati Kerap Diejek, Pria di Kukar Bakar Kantor Diskominfo

Sakit Hati Kerap Diejek, Pria di Kukar Bakar Kantor Diskominfo

Aspal Merah Putih Segera Diluncurkan, Segini Harganya

Aspal Merah Putih Segera Diluncurkan, Segini Harganya

7 Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

7 Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

KAI Catat Pertumbuhan Pengguna LRT Jabodebek pada Triwulan III 2024

LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai mulai Beroperasi 26 Agustus

Rekam Jejak Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Pilihan Prabowo

Alasan Istana Kirim 1 Nama Jadi Gubernur BI ke DPR

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

OJK Tetapkan Alex Jadi Komisaris BEI

Indonesia Borong 36 Jet Tempur Rafale dan 8 F-15EX

Jelang HUT ke-81 RI, 2 Rafale Indonesia Unjuk Aksi di Langit Istana

Komisi III DPR Minta Jaksa Agung Tegur JPU Kasus ABK Fandi Ramadhan

Komisi III DPR Uji 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc MA

Mahkamah Agung Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, dari Rp 300 T Jadi Rp 28 T

Kandidat Kuat Direktur Utama Garuda Indonesia

BEI Pantau Saham GIAA di Tengah Rencana Merger Garuda dan Pelita Air

Aura Dara Aceh di Negeri Ginseng

Aura Dara Aceh di Negeri Ginseng

BPK Temukan Masalah di Pelindo, Pupuk Kaltim dan Indofarma

BPK: Government 5.0 Salah Satu Kunci Indonesian Emas 2045

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Agustus 12, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

BPK: Negara Rugi Rp 11 Triliun dari Pemborosan

by Aspek
Juni 21, 2023
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, EKONOMI, NEWS

BPK menyoroti 3.490 temuan dari hasil pemeriksaan yang memuat 5.266 permasalahan Tata Kelola Keuangan Negara senilai Rp 25,85 triliun.

Adapun temuan ini berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun 2022 dan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2022.

BacaJuga

Sakit Hati Kerap Diejek, Pria di Kukar Bakar Kantor Diskominfo

Aspal Merah Putih Segera Diluncurkan, Segini Harganya

7 Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai mulai Beroperasi 26 Agustus

Alasan Istana Kirim 1 Nama Jadi Gubernur BI ke DPR

OJK Tetapkan Alex Jadi Komisaris BEI

Kepala BPK Isma Yatun mengatakan, temuan tersebut meliputi 1.295 permasalahan terkait kelemahan sistem pengendalian intern dan 1.766 permasalahan terkait ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan senilai Rp 14,65 triliun. 

“Atas hasil pemeriksaan tersebut, selama proses pemeriksaan, entitas telah menindaklanjuti dengan melakukan penyetoran uang dan/atau penyerahan aset sebesar Rp 577,69 miliar,” tulis Isma dalam LHP LKPP Tahun 2022 dan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2022 dikutip Rabu (21/6/2023).

Menurutnya dari 1.766 permasalahan ketidakpatuhan telah mengakibatkan kerugian sebesar Rp 536,81 miliar pada 157 objek permasalahan.

Selain itu, BPK juga menemukan sebanyak 2.205 permasalahan terkait ketidakhematan, ketidakefisienan, dan ketidakefektifan. Alhasil, permasalahan tersebut menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 11,20 triliun. 

Dari sebanyak 2.205 permasalahan terkait ketidakhematan, ketidakefisienan, dan ketidakefektifan, terdapat 76 permasalahan ketidakhematan senilai Rp 277,11 miliar, dua permasalahan ketidakefisienan, dan sebanyak 2.127 permasalahan ketidakefektifan senilai Rp 10,93 triliun. 

“Permasalahan ketidakpatuhan juga telah menyebabkan potensi kerugian sebesar Rp 11,53 triliun pada 94 objek pemeriksaan, juga kekurangan penerimaan sebesar Rp 2,58 triliun,” tulis BPK dalam Laporan IHPS II Tahun 2022.

Kemudian terdapat 488 permasalahan ketidakpatuhan yang mengakibatkan penyimpangan administrasi.

Komentar
Share20Tweet12SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

BPK Temukan Masalah di Pelindo, Pupuk Kaltim dan Indofarma

BPK: Government 5.0 Salah Satu Kunci Indonesian Emas 2045

Jakarta – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mendorong Mahkamah Agung (MA) memperkuat tata kelola pemerintahan melalui pemanfaatan teknologi, kecerdasan buatan, dan...

Bantu UMKM Indonesia, Google Kucurkan Rp155 Miliar

Google dan Tesla Kehilangan Hampir Rp9000 Triliun dalam Sepekan

Amerika - Saham perusahaan teknologi raksasa Amerika Serikat (AS) mengalami tekanan besar sepanjang pekan ini. Saham Alphabet, induk Google, dan...

BPK: Pajak Rp5,82 Triliun Belum Masuk Kas Negara

 Jakarta – BPK  menemukan indikasi adanya kekurangan penerimaan pajak sebesar Rp5,82 triliun berdasarkan hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat alias...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In