Nasabah transfer uang ke akun sesama bank maupun antar bank? Dalam hitungan detik, transaksi tercatat. Uang berpindah atau melakukan pembayaran dengan QRIS? Hanya dengan men-scan gambar dalam HP, transaksi berlangsung. Dua hal ini adalah hasil kerja Perry Warjiyo. Dia yang menjadi arsitek kemudahan bertransaksi ini.
Perry menjadi pembuat kebijakannya. Ini adalah Keputusan karya luar biasa. QRIS pertama digagas dan dikembangkan oleh Bank Indonesia (BI) bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) pada 2018. Saat itu, pertumbuhan pesat layanan keuangan digital dan dompet elektronik mendorong perlunya standarisasi agar transaksi antar platform dapat dilakukan dengan lebih mudah dan efisien. Amerika Serikat menuntut QRIS dibatalkan. Mereka ingin dominasi transaksi lewat Visa, Mastercard, dan sebagainya.
QRIS adalah pendobrak dalam dunia transaksi. Kita tidak menyadari betapa besarnya fungsinya. Transakksi cepat hingga ke tingkat desa. Demikian juga dengan BI Fast.
Itu antara lain kebijakan Perry yang pemakai QRIS semakin meluas hinggga ke luar negeri
Selama delapan tahun memimpin Bank Indonesia (2018-2026), mantan Gubernur BI Perry Warjiyo sukses merombak lanskap keuangan nasional dengan mentransformasi bank sentral menjadi motor utama digitalisasi ekonomi Indonesia. Lewat gebrakan revolusioner seperti standardisasi QRIS yang mengubah gaya hidup transaksi masyarakat, peluncuran infrastruktur transfer murah BI-FAST, ekspansi pembayaran lintas negara (QRIS cross-border) di kawasan ASEAN, hingga peletakan batu pertama proyek Rupiah Digital, Perry meninggalkan warisan fondasi sistem pembayaran modern yang inklusif, efisien, dan berdaulat.





















