• Latest
  • Trending
Garuda Maskapai Penerbangan Dengan Prokes Terbaik Dunia

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi Gratis Mulai 1 September, Ini Rinciannya

Enam Dokter Internship Meninggal Dunia Sepanjang 2026, Ini Daftarnya

Menkes: Indonesia Butuh 30 Ribu dokter Spesialias, yang ada Hanya 2.700/Tahun 30.000

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Prabowo Jadi Tamu Asing Utama Eastern Economic Forum 2026 di Rusia

Pukat UGM Kritis RUU Perampasan Aset

Pukat UGM Kritis RUU Perampasan Aset

Gempa M7,7 Guncang NTT, Dua Warg Meninggal Dunia di Sikka

Wamenkes: Relawan Medis di Gempa NTT Diberi Rp 350.000/Hari

Pelindo Marine Ajak Anak Kenjeran Belajar Lingkungan dan Kapal Tunda

Pelindo Marine Ajak Anak Kenjeran Belajar Lingkungan dan Kapal Tunda

Kamis Pagi, Kualitas udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia

Rosan: Realisasi Investasi Nasional di Jakarta Nomor 1 di RI

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Bos MBG Siapkan Skema Baru Insentif SPPG Rp 6 Juta per Hari

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor

Pengamanan Demo 27 Agustus di DPR Dibagi 6 Zona

Polisi Tangkap 322 Terduga Perusuh Usai Aksi di DPR

Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Capai 24,79 Juta

Purbaya Yakin Pertumbuhan 6 Persen pada 2027 Ciptakan 2,4 Juta Lapangan Kerja

Prabowo Panggil Panglima Jilah ke Istana

Prabowo Panggil Panglima Jilah ke Istana

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Bakal Setor Dividen Rp 120 Triliun ke Kas Negara Tahun Ini

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Agustus 29, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi Gratis Mulai 1 September, Ini Rinciannya

by Muhammad Fadhil
Juli 13, 2026
in BERITA TERBARU, BUMN, NEWS
Garuda Maskapai Penerbangan Dengan Prokes Terbaik Dunia

Garuda Indonesia. [Dok. Garuda Indonesia]

ASPEK.ID, JAKARTA – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan memberlakukan sistem baru untuk penghitungan bagasi gratis mulai 1 September 2026. Kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh tiket yang diterbitkan mulai tanggal tersebut.

Melalui aturan baru ini, Garuda Indonesia mengganti skema bagasi dari Weight Concept (berdasarkan berat) menjadi Piece Concept (berdasarkan jumlah koper). Meski sistem perhitungannya berubah, maskapai memastikan hak bagasi penumpang tidak berkurang. Bahkan, batas maksimal berat bagasi gratis pada sejumlah kelas penerbangan justru meningkat.

“Penerapan Piece Concept memberikan manfaat yang lebih baik bagi penumpang. Selain menghadirkan aturan bagasi yang lebih sederhana dan mudah dipahami, Garuda Indonesia juga meningkatkan batas berat bagasi pada sejumlah kategori tiket,” kata Garuda Indonesia dalam website resmi perusahaan, Senin (13/7/2026).

BacaJuga

Menkes: Indonesia Butuh 30 Ribu dokter Spesialias, yang ada Hanya 2.700/Tahun 30.000

Prabowo Jadi Tamu Asing Utama Eastern Economic Forum 2026 di Rusia

Pukat UGM Kritis RUU Perampasan Aset

Wamenkes: Relawan Medis di Gempa NTT Diberi Rp 350.000/Hari

Pelindo Marine Ajak Anak Kenjeran Belajar Lingkungan dan Kapal Tunda

Rosan: Realisasi Investasi Nasional di Jakarta Nomor 1 di RI

Dalam skema Piece Concept, bagasi gratis diberikan berdasarkan jumlah koper dengan batas berat maksimal yang telah ditentukan sesuai kelas penerbangan dan jenis tiket.

Untuk penumpang Economy Class, batas berat bagasi gratis naik menjadi 23 kilogram dari sebelumnya 20 kilogram. Sementara itu, penumpang Business Class dan First Class kini mendapatkan batas maksimal 32 kilogram, meningkat dari sebelumnya 30 kilogram.

“Dengan demikian penumpang tetap dapat membawa barang sesuai kebutuhan perjalanan, bahkan memperoleh kapasitas bagasi yang lebih besar pada kategori tertentu,” jelasnya.

Garuda menyebut penerapan aturan tersebut akan disesuaikan dengan karakteristik setiap rute, kebutuhan penumpang, serta standar operasional penerbangan domestik maupun internasional. Informasi mengenai jatah bagasi akan tetap ditampilkan saat proses pemesanan tiket maupun pada tiket yang telah diterbitkan.

Apabila berat koper melebihi ketentuan, penumpang dapat memindahkan sebagian barang ke koper lain yang masih termasuk dalam alokasi bagasi gratis atau memanfaatkan jatah bagasi kabin dengan batas maksimal 7 kilogram.

Jika kapasitas bagasi masih belum mencukupi, penumpang dapat membeli layanan Additional Piece sebelum keberangkatan atau Excess Baggage di bandara. Khusus penumpang kelas ekonomi yang membawa koper dengan berat lebih dari 23 kilogram hingga maksimal 32 kilogram, tersedia layanan Heavy Bag yang dapat dibeli melalui layanan Excess Baggage di bandara.

“Dengan diberlakukannya Piece Concept, pembelian bagasi tambahan tidak lagi dihitung berdasarkan kilogram, melainkan berdasarkan jumlah bagasi (Additional Piece) yang disesuaikan dengan kapasitas bagasi bebas biaya pada kelas dan jenis tiket yang dimiliki,” jelas Garuda Indonesia.

Bantah Demi Tambah Pendapatan

Garuda Indonesia juga menepis anggapan bahwa perubahan sistem bagasi dilakukan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan. Maskapai pelat merah itu menegaskan kebijakan tersebut bertujuan menyederhanakan layanan sekaligus menyesuaikan standar pelayanan dengan maskapai internasional.

“Tidak (bertujuan meningkatkan pendapatan Garuda Indonesia). Penumpang justru memperoleh sejumlah manfaat, seperti peningkatan batas berat bagasi pada beberapa kategori tiket, aturan bagasi yang lebih mudah dipahami, proses check-in yang lebih efisien, serta penanganan bagasi yang lebih aman dan konsisten,” jelas Garuda Indonesia.

Maskapai memastikan perubahan layanan akan dilakukan secara bertahap agar proses transisi berjalan lancar dan tetap memberikan kenyamanan bagi penumpang.

“Garuda Indonesia tetap berkomitmen memberikan manfaat bagasi yang kompetitif pada setiap rute, tanpa mengurangi nilai layanan yang diterima penumpang,” imbuh Garuda Indonesia. []

Komentar
Share36Tweet22SendShareShare6Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Enam Dokter Internship Meninggal Dunia Sepanjang 2026, Ini Daftarnya

Menkes: Indonesia Butuh 30 Ribu dokter Spesialias, yang ada Hanya 2.700/Tahun 30.000

  ASPEK.ID, JAKARTA -  Indonesia masih menghadapi krisis dokter spesialis. Di tengah jumlah penduduk yang mencapai 280 juta jiwa, dokter...

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Prabowo Jadi Tamu Asing Utama Eastern Economic Forum 2026 di Rusia

    ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden Indonesia Prabowo Subianto menjadi tamu asing utama dalam Eastern Economic Forum (EEF) 2026 yang...

Pukat UGM Kritis RUU Perampasan Aset

Pukat UGM Kritis RUU Perampasan Aset

    ASPEK.ID,  YOGYAKARTA -  Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM, Zaenur Rohman, memberikan sederet catatan kritis terhadap janji pimpinan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In