• Latest
  • Trending
Garuda Maskapai Penerbangan Dengan Prokes Terbaik Dunia

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi Gratis Mulai 1 September, Ini Rinciannya

Survei SMRC: 50,8% Masyarakat Menilai Ekonomi Sangat Buruk

Dua Petani Perempuan dari Aceh dan Banten Meraih 100 Women Heroes FAO 2026 di Roma

Dua Petani Perempuan dari Aceh dan Banten Meraih 100 Women Heroes FAO 2026 di Roma

H+1 Idul Fitri, Bandara Kualanamu Cuma Layani 23 Penumpang

Ban Pesawat Citilink Pecah di Bandara Halim

Persis Solo Gelar TC di Garudayaksa Training Centre, Siap Uji Kekuatan dengan Tim Liga 1

Persis Solo Pecat Ricky Nelson

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Asap Karhutla dari Kalimantan Masuk Jakarta

Menara Masjid Dipasang BTS, Kominfo Biasa Saja

Kemenag Bagi-bagi  Rp50 Juta ke Masjid dan Rp35 Juta ke Mushallaa, Ini Syarat dan Jadwalnya

1 Januari 2020, Harga Rokok Resmi Naik 35 Persen

BPS; Orang Indonesia Lebih Banyak Habiskan Uang untuk Beli Rokok Daripada Makanan Pokok

IMF Perkirakan Ekonomi Global Tumbuh 6% di 2021

10 Negara Terbanyak terjerat Utang IMF 2026

Jokowi: Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

Jokowi: Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

BGN Uji MBG Prasmanan Ala Sekolah di Jepang

MBG Terapkan Prasmanan, Siswa Boleh Tambah

Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

Hari Ini, Prabowo Ulang Tahun Ke-75

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi Gratis Mulai 1 September, Ini Rinciannya

by Muhammad Fadhil
Juli 13, 2026
in BERITA TERBARU, BUMN, NEWS
Garuda Maskapai Penerbangan Dengan Prokes Terbaik Dunia

Garuda Indonesia. [Dok. Garuda Indonesia]

ASPEK.ID, JAKARTA – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan memberlakukan sistem baru untuk penghitungan bagasi gratis mulai 1 September 2026. Kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh tiket yang diterbitkan mulai tanggal tersebut.

Melalui aturan baru ini, Garuda Indonesia mengganti skema bagasi dari Weight Concept (berdasarkan berat) menjadi Piece Concept (berdasarkan jumlah koper). Meski sistem perhitungannya berubah, maskapai memastikan hak bagasi penumpang tidak berkurang. Bahkan, batas maksimal berat bagasi gratis pada sejumlah kelas penerbangan justru meningkat.

“Penerapan Piece Concept memberikan manfaat yang lebih baik bagi penumpang. Selain menghadirkan aturan bagasi yang lebih sederhana dan mudah dipahami, Garuda Indonesia juga meningkatkan batas berat bagasi pada sejumlah kategori tiket,” kata Garuda Indonesia dalam website resmi perusahaan, Senin (13/7/2026).

BacaJuga

Survei SMRC: 50,8% Masyarakat Menilai Ekonomi Sangat Buruk

Dua Petani Perempuan dari Aceh dan Banten Meraih 100 Women Heroes FAO 2026 di Roma

Ban Pesawat Citilink Pecah di Bandara Halim

Persis Solo Pecat Ricky Nelson

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

Asap Karhutla dari Kalimantan Masuk Jakarta

Dalam skema Piece Concept, bagasi gratis diberikan berdasarkan jumlah koper dengan batas berat maksimal yang telah ditentukan sesuai kelas penerbangan dan jenis tiket.

Untuk penumpang Economy Class, batas berat bagasi gratis naik menjadi 23 kilogram dari sebelumnya 20 kilogram. Sementara itu, penumpang Business Class dan First Class kini mendapatkan batas maksimal 32 kilogram, meningkat dari sebelumnya 30 kilogram.

“Dengan demikian penumpang tetap dapat membawa barang sesuai kebutuhan perjalanan, bahkan memperoleh kapasitas bagasi yang lebih besar pada kategori tertentu,” jelasnya.

Garuda menyebut penerapan aturan tersebut akan disesuaikan dengan karakteristik setiap rute, kebutuhan penumpang, serta standar operasional penerbangan domestik maupun internasional. Informasi mengenai jatah bagasi akan tetap ditampilkan saat proses pemesanan tiket maupun pada tiket yang telah diterbitkan.

Apabila berat koper melebihi ketentuan, penumpang dapat memindahkan sebagian barang ke koper lain yang masih termasuk dalam alokasi bagasi gratis atau memanfaatkan jatah bagasi kabin dengan batas maksimal 7 kilogram.

Jika kapasitas bagasi masih belum mencukupi, penumpang dapat membeli layanan Additional Piece sebelum keberangkatan atau Excess Baggage di bandara. Khusus penumpang kelas ekonomi yang membawa koper dengan berat lebih dari 23 kilogram hingga maksimal 32 kilogram, tersedia layanan Heavy Bag yang dapat dibeli melalui layanan Excess Baggage di bandara.

“Dengan diberlakukannya Piece Concept, pembelian bagasi tambahan tidak lagi dihitung berdasarkan kilogram, melainkan berdasarkan jumlah bagasi (Additional Piece) yang disesuaikan dengan kapasitas bagasi bebas biaya pada kelas dan jenis tiket yang dimiliki,” jelas Garuda Indonesia.

Bantah Demi Tambah Pendapatan

Garuda Indonesia juga menepis anggapan bahwa perubahan sistem bagasi dilakukan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan. Maskapai pelat merah itu menegaskan kebijakan tersebut bertujuan menyederhanakan layanan sekaligus menyesuaikan standar pelayanan dengan maskapai internasional.

“Tidak (bertujuan meningkatkan pendapatan Garuda Indonesia). Penumpang justru memperoleh sejumlah manfaat, seperti peningkatan batas berat bagasi pada beberapa kategori tiket, aturan bagasi yang lebih mudah dipahami, proses check-in yang lebih efisien, serta penanganan bagasi yang lebih aman dan konsisten,” jelas Garuda Indonesia.

Maskapai memastikan perubahan layanan akan dilakukan secara bertahap agar proses transisi berjalan lancar dan tetap memberikan kenyamanan bagi penumpang.

“Garuda Indonesia tetap berkomitmen memberikan manfaat bagasi yang kompetitif pada setiap rute, tanpa mengurangi nilai layanan yang diterima penumpang,” imbuh Garuda Indonesia. []

Komentar
Share36Tweet23SendShareShare6Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Survei SMRC: 50,8% Masyarakat Menilai Ekonomi Sangat Buruk

ASPEK.ID, JAKARTA —Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) melaporkan mayoritas masyarakat Indonesia menyatakan kurang/tidak puas terhadap kinerja Presiden...

Dua Petani Perempuan dari Aceh dan Banten Meraih 100 Women Heroes FAO 2026 di Roma

Dua Petani Perempuan dari Aceh dan Banten Meraih 100 Women Heroes FAO 2026 di Roma

  ASPEK.ID, ROMA - Dua petani perempuan Indonesia, Rulyantina asal Pandeglang Banten dan Istiqamah dari Aceh, meraih penghargaan 100 Women...

H+1 Idul Fitri, Bandara Kualanamu Cuma Layani 23 Penumpang

Ban Pesawat Citilink Pecah di Bandara Halim

ASPEK.ID, JAKARTA - Pesawat berjenis ATR 72-600 milik maskapai Citilink mengalami insiden pecah ban tak lama setelah lepas landas di...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In