ASPEK.ID, JAKARTA -Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima Wakil Perdana Menteri (PM) Malaysia Ahmad Zahid Hamidi di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Dalam pertemuan ini, Gibran dan Ahmad membahas sejumlah isu strategis di antaranya soal perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) hingga produk halal.
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Mukhtarudin mengatakan salah satu pembahasan terkait perpanjangan memorandum of understanding (MoU) terkait PMI antara Indonesia dan Malaysia baik di sektor informal maupun yang formal. Baca juga: Gibran: Malaysia Kawan Dekat dan Mitra Strategis Indonesia
“Yang sekarang insyaallah akan selesai di September dan Oktober ini selesai perjanjian kedua negara yang dalam bulan ini sudah selesai urusan technical meeting. Nanti high level meeting-nya nanti pada bulan Oktober,” kata Mukhtarudin dikutip dari kompas.
Di pertemuan tadi, Indonesia meminta dukungan Wakil Perdana Menteri Malaysia untuk bisa membantu proses percepatan finalisasi MoU itu.
“Kedua, terkait dengan sektor-sektor penambahan kuota (PMI) untuk yang sektor formal karena dari sektor formal yang ada memang masih dominan oleh informal. Jadi kita memperkuat juga sektor formal, khususnya yang di, di medium dan high skill workers,” lanjut dia.
Menurut Mukhtarudin hubungan Indonesia-Malaysia terkait pekerja migran ini telah berjalan cukup lama dan potensi masalahnya sudah semakin kecil. Hubungan Kedua Negara Sebab, kedua negara sudah punya banyak kesepakatan-kesepakatan untuk melakukan pembinaan serta perlindungan bagi warga negara Indonesia yang bekerja di Malaysia.
“Termasuk tadi Pak Wakil Presiden juga memesankan pentingnya memberikan proteksi yang bagus, perlindungan yang baik terhadap pekerja-pekerja migran kita yang ada di Malaysia,” ungkapnya.
















