Jakarta- Utusan Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan kekhawatiran investor mengenai arah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hashim mengatakan, kekhawatiran tersebut disampaikan sejumlah kenalannya yang memiliki investasi di Indonesia. Mereka berasal dari Tiongkok, Hong Kong, hingga komunitas Indonesia di Amerika Serikat (AS).
Menurut Hashim, sebagian investor tersebut mencermati anggapan bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran tidak bersahabat terhadap dunia usaha. Namun, ia menegaskan pemerintah tetap terbuka terhadap masukan dan kritik dari masyarakat maupun pelaku usaha.
Baca Juga: Pemerintah Bakal Guyur Subsidi Mobil Listrik hingga 40%, Begini Kesiapan Kemenperin
“Pemerintah Prabowo dan Gibran itu sangat terbuka,” ujar Hashim saat menghadiri pelantikan Pengurus Pusat dan Pengurus Daerah Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) masa bakti 2026-2030 di Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Hashim mengatakan, kritik terhadap kebijakan pemerintah tetap diperlukan selama disampaikan secara konstruktif. Ia mengingatkan agar perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi tindakan yang dapat mengganggu stabilitas nasional.
















