ASPEK.ID, JAKARTA – Kasus pasien terkonfirmasi positif virus Corona atau Covid-19 di Indonesia hingga Jumat (19/2) bertambah sebanyak 10.614 kasus baru.
Pada Kamis (18/2) kemarin, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tercatat sebanyak 9.039 kasus dan ini berarti mengalami kenaikan.
Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terbanyak terjadi pada Sabtu (30/1) sebanyak 14.518 kasus, tertinggi sejak pandemi melanda Tanah Air pertama kali pada 2 Maret 2020 lalu.
Berdasarkan data terbaru di laman Covid19.go.id, jumlah kasus terkonfirmasi positif hingga saat ini telah mencapai 1.263.299 kasus.
Sementara itu, sebanyak 10.783 pasien dinyatakan berhasil sembuh sehingga total pasien sembuh saat ini menjadi 1.069.005 pasien.
Sedangkan jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia bertambah sebanyak 183 orang dan total pasien yang meninggal kini menjadi menjadi 34.152 orang.
Sementara itu Worldometers mencatat hingga Jumat (17/2) pagi, Covid-19 telah menginfeksi 110.793.571 orang di seluruh dunia, dimana 85.725444 orang telah sembuh dan 2.450.330 orang lainnya meninggal dunia.
Pemerintah meminta agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan untuk membendung penularan virus Corona melalui perilaku 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak.
Berikut ini sebaran 10.614 kasus baru Corona di Indonesia pada Jumat (19/2) :
Jawa Barat: 3.847 kasus
DKI Jakarta: 1.920 kasus
Jawa Tengah: 1.206 kasus
Kalimantan Timur: 718 kasus
Jawa Timur: 572 kasus
Bali: 330 kasus
DI Yogyakarta: 263 kasus
Sulawesi Selatan: 221 kasus
Kalimantan Selatan: 180 kasus
Papua: 143 kasus
Nusa Tenggara Timur: 133 kasus
Sumatera Utara: 127 kasus
Kalimantan Tengah: 99 kasus
Sumatera Barat: 90 kasus
Bangka Belitung: 85 kasus
Banten: 73 kasus
Lampung: 71 kasus
Riau: 69 kasus
Kalimantan Utara: 60 kasus
Nusa Tenggara Barat: 58 kasus
Sulawesi Utara: 56 kasus
Sumatera Selatan: 50 kasus
Gorontalo: 47 kasus
Sulawesi Tengah: 46 kasus
Maluku: 27 kasus
Kalimantan Barat: 26 kasus
Sulawesi Tenggara: 17 kasus
Sulawesi Barat: 17 kasus
Bengkulu: 14 kasus
Papua Barat: 14 kasus
Aceh: 13 kasus
Kepulauan Riau: 11 kasus
Jambi: 10 kasus
Maluku Utara: 1 kasus.
























