Jagat maya dihebohkan dengan adanya prajurit Tanah Air yang menjadi tentara Rusia. Setelah mantan TNI angkatan laut (AL) Satria Kumbara, kini muncul sosok Bripda Rio dari Brimob Aceh yang turut serta mengikuti jejak Satria Kumbara.
Beredarnya keterlibatan Bripda Rio dari Brimob Aceh itu diunggah oleh akun X (dahulu Twitter) @sidewinder_mk2.
Pada unggahannya itu terlihat Bripda Rio yang menggunakan seragam lengkap tentara Rusia. Pada tangan kirinya memegang sebuah helm tentara berwarna hijau tua, sedangkan di tangan kanannya tampak sebuah senjata laras panjang jenis AK47.
Bripda Rio juga terlihat memanggul sebuah tas. Tampaknya, foto itu diabadikan di wilayah Eropa. Pasalnya, terlihat tumpukan salju yang memanjang pada bagian dasarnya.
“Bripda Rio dari Brimob Aceh sekarang menjadi tentara Rusia ikut perang dan bertugas di Donbas,” tulis akun tersebut, dilansir dari Berisatu.com, Sabtu (17/1).
Akun tersebut menyebutkan, keterlibatan Bripda Rio menjadi tentara Rusia mendapatkan bayaran gaji Rp 42 juta per bulan dengan nilai kontrak pertama sebesar Rp 400 juta.
“Desersi sejak 8 Desember 2025, dibayar dengan kontrak pertama Rp 400 juta dan gaji Rp 42 juta per bulan,” tulisnya lagi.
Unggahan dari akun X tersebut menuai reaksi dari warganet. Bahkan, tidak sedikit pula yang menyayangkan pemilihan dari Bripda Rio yang turut serta menjadi tentara Rusia tersebut.
“Ini kena kasus judol/pinjol lagi jangan-jangan,” tulis netizen.
“Mau lihat sampai berapa lama akan bertahan di medan konflik, jangan kayak yang kemarin awal-awal merasa hebat, eh ujung-ujungnya minta pulang,” tulis netizen lagi.
“Kontrak anggota polri itu 10 tahun, kalau masih bripda jelas belum ada lima tahun dinas,” tulis netizen.
“Jadi tentara resmi atau wagner,” tulis netizen lainnya.
“Terlepas dari permasalahan ekonomi, gaji kecil, dan lain-lain. Kok mau ditaruh di garis depan dan dikorbankan sebagai tentara bayaran,” tulis netizen.
“Beneran dibayar sesuai kontrak enggak tuh?” tulis netizen.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Brimob Aceh belum buka suara mengenai prajuritnya turut serta menjadi tentara Rusia. []
























