ASPEK.ID, JAKARTA – Kepolisian mencatat sejumlah lokasi menjadi titik rawan begal sepeda di Jakarta. Wilayah Jakarta Pusat menjadi kawasan terbanyak.
“Secara umum Thamrin, Sudirman, Medan Merdeka Barat, Medan Merdeka Selatan sampai Stasiun Kota. Itu tempat ramai,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Jakarta Senin (2/11).
Sebagai Langkah antisipasi, kata perwira menengah kepolisian itu, pihak sudah menyiapkan pengamanan diantaranya memetakan titik rawan dan terus gencar melakukan patroli pada seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya.
“Secara preventif Polda Metro Jaya sudah bentuk tim khusus gabungan dengan Dishub dan ada bantuan dari Kodam Jaya TNI melakukan patroli di tempat-tempat yang kita sudah petakan,” katanya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyebut ada 14 laporan polisi terkait kejahatan begal sepeda.
“14 LP (laporan polisi) yang baru masuk. Sementara pengungkapan sudah kita lakukan selama bentuk tim khusus kami ungkap 7,” kata Yusri .
Kombes Yusri mengungkapkan, jumlah tindak kejahatan begal sepeda lebih banyak dari yang dilaporkan. Pasalnya dari pelaku yang ditangkap rata-rata lebih dari sekali beraksi.
“Setiap (pelaku) ditanya jawabannya ada yang 7, ada yang 5 kali. Jadi kalau dihitung harusnya LP sudah banyak, tapi laporan baru 14,” kata Kombes Yusri.
























