ASPEK.ID, JAKARTA – Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep secara resmi menjadi Direktur Utama sekaligus pemilik Persis Solo.
Kepastian tersebut diperoleh usai Kaesang memegang sebesar 40% saham klub sepakbola berjuluk Laskar Sambernyawa itu dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Persis Solo Saestu di Hotel Alila, Solo, Sabtu (20/3/)
Di hadapan sang kakak yang menjabat Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, Kaesang menargetkan Persis Solo bisa promosi ke Liga Satu.
“Saya berharap Persis dikendalikan dengan manajemen yang lebih profesional. Saya berharap Persis bisa naik ke Liga 1,” kata Gibran.
Selain Kaesang, anak Menteri BUMN Erick Thohir, Mahendra Agakhan Thohir juga mengenggam kepemilikan saham Persis Solo sebesar 20 persen. Aga menjadi Presiden Komisaris.
Kemudian, 30 persen saham milik Direktur PT Plevia Makmur Abadi, Kevin Nugroho serta sisa 10 persen saham tersisa masih dimiliki para pendiri PT PSS dan 26 tim internal.
Persis Solo adalah salah satu klub sepak bola di Indonesia asal Kota Surakarta/Kota Solo yang berdiri pada 8 November 1923.
Klub ini awalnya bernama Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB), yang didirikan leh Sastrosaksono (tokoh dari Klub Mars) serta R. Ng. Reksodiprojo dan Sutarman dari Klub Romeo.
Dalam koran Darmo Kondo milik organisasi Boedi Oetomo terbitan 31 Maret 1923, ternyata diberitakan VVB baru saja di dirikan oleh empat klub lokal. Mulai dari Mars, Romeo, De Leeuw dan Legion.
Informasi ini tentu memperjelas bahwa VVB didirikan di akhir Maret 1923. Sementara itu, pada tahun 1933, di bawah kepemimpinan Soemokartiko, Vorstenlandsche Voetbal Bond resmi berganti nama menjadi Persatuan Sepak bola Indonesia Solo, disingkat Persis.
Saat ini Persis bermarkas di Stadion Manahan, Surakarta, yang memiliki kapasitas 20.003 penonton.
Persis memiliki suporter fanatik dan atraktif yang disebut Pasoepati (Pasukan Soeporter Solo paling Sejati) dan Surakartans. Persis pernah meraih juara kompetisi perserikatan PSSI sebanyak 7 kali.
























