• Latest
  • Trending
Pagu Anggaran Kementerian PUPR 2021 Naik Jadi Rp149,81 Triliun

Kementerian PUPR Diminta Perketat Pengawasan Lelang Bidang Konstruksi

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Bogor di Sentul International

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Warga Tiongkok, Myanmar, Thailand, & Malaysia Terlibat di Pabrik Sabu di Aceh

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Faktor BNPB Belum Rekomendasi Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla

Parlemen Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar

Intelektual Dukung Prabowo Copot Menteri Haji

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

DPR: Apresiasi Kepemimpinan Kapolri Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin

Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Terkait Kasus Film Pesta Babi

Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Terkait Kasus Film Pesta Babi

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

10 Relawan Gugur saat Padamkan Karhutla

Jimly Asshiddiqie: Alex Noerdin Bukan Orang Jahat

Eks Ketua MK: Polemik Ijazah Gibran Hanya Habis Waktu dan Energi, Publik Harus Rasional

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kementerian PUPR Diminta Perketat Pengawasan Lelang Bidang Konstruksi

by Zamzami Ali
Maret 31, 2022
in NEWS
Pagu Anggaran Kementerian PUPR 2021 Naik Jadi Rp149,81 Triliun

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. [Dok. Kementerian PUPR]

Komisi V DPR RI mendesak Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memperketat pengawasan terhadap setiap proses lelang dalam pengadaan barang dan jasa di bidang konstruksi termasuk pada track record peserta lelang maupun kesiapan material peralatan.

Ia mengungkapkan terdapat beberapa masalah dalam proses pengadaan barang dan jasa bidang konstruksi di Indonesia. Salah satu hal yang menjadi sorotannya adalah terkait dengan lolosnya penawaran dengan harga di bawah 80 persen dari pagu anggaran.

“Rapat kita hari ini sebenarnya terkait dengan pengadaan barang dan jasa, kan selama ini masih banyak kita temukan persoalan-persoalan pengadaan barang dan jasa. Contoh penawaran di bawah 80 persen dari nilai pagu. Sebetulnya kan berat bagi pelaksanaan, tapi penawaran di bawah 80 persen belum ada mekanisme untuk pemerintah menggugurkan,” ungkap Ketua Komisi V DPR RI Lasarus saat membacakan kesimpulan RDP Komisi V DPR RI dengan Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR dan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (30/3/2022).

BacaJuga

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Bogor di Sentul International

Warga Tiongkok, Myanmar, Thailand, & Malaysia Terlibat di Pabrik Sabu di Aceh

Faktor BNPB Belum Rekomendasi Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla

Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Terkait Kasus Film Pesta Babi

Politisi PDI-Perjuangan ini juga mengungkapkan perlu adanya pemantauan pada perencanaan, terutama apabila pekerjaan dilakukan dengan harga penawaran rendah namun bisa terselesaikan. Menurutnya hal ini rentan dengan pemborosan.

“Nah kalau dia (kontraktor) masih bisa kerja (dengan pagu anggaran) di bawah 80 persen, kita pertanyakan lagi perencanaannya seperti apa? Orang sudah buang harganya 20 persen dia masih bisa kerja bagus, berarti harga satuannya ketinggian dong? Ya kenapa perencana bikin harga satuan ketinggian, nah ini kan kita bicara pemborosan nanti di sini,” seloroh Lasarus.

“Bisa jadi ya kita bilang ada masuk kategori mark up harga lho kalau (anggaran) sampai 20 persen. Ini kan persoalan-persoalan yang harus kita kita urai. Ini memang agak rumit ya. Rapat hari ini kami coba melakukan mapping dulu terhadap seluruh persoalan ini. Apakah nanti ke depannya perlu kami bentuk Panja atau sampai kepada Pansus untuk menyelesaikan persoalan ini. Sehingga pelaksanaan konstruksi di Indonesia itu betul-betul bisa lebih baik. Tidak ada lagi yang putus kontrak di tengah jalan karena harganya tidak wajar,” tandas legislator daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Barat II ini.

Pada kesimpulan rapat tersebut, Komisi V DPR RI juga meminta Ditjen Bina Konstruksi dan LPJK untuk meningkatkan koordinasi dengan LKPP terkait dengan evaluasi, perumusan penyelesaian permasalahan pelaksanaan pelelangan.

Selain itu, Komisi V DPR RI juga meminta Ditjen Bina Konstruksi memberikan ruang bagi penyedia jasa konstruksi lokal untuk ambil andil dalam pengadaan barang dan jasa di daerahnya.

Komentar
Share32Tweet20SendShareShare6Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Investor Groundbreaking di IKN September

Pembangunan IKN Molor, Ini Penyebabnya

Jakarta -  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono me menyatakan pekerjaan konstruksi di Ibu Kota Negara (IKN)...

Selama Covid, Penjualan  Aparteman Naik 100% di Jakarta

PUPR: Pola Apartemen Disiapkan Hadapi Bonus Demografi

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur dan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  Herry Trisaputra Zuna mengatakan pola penyediaan hunian...

Berkapasitas 28 Juta M3, Bendungan Senilai Rp 1,3 T Dibangun di Sumut

PUPR Minta 8 PSN Diundurkan Penyelesaian

 Kementerian PUPR  meminta dispensasi penyelesaian delapan Proyek Strategis Nasional (PSN) hingga akhir 2024. Delapan PSN itu terdiri atas tiga proyek...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In