• Latest
  • Trending

Kenapa Barang China Murah? Buruh Demo Disiksa

Baru 36,6 Persen, Realisasi Anggaran PEN Rp254,4 Triliun

Airlangga Dorong UMKM Terima  Peserta MagangHub, Gaji 6 Bulan Ditanggung Pemerintah

Bantu UMKM Indonesia, Google Kucurkan Rp155 Miliar

Pendiri Google Setor Rp 1,8 Triliun ke Ormas untuk Hindari Pajak Orang Kaya

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Prabowo Usul Sebagian Laba  Danantara Masuk Cadangan APBN

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Garuda Indonesia Siapkan 170.845 Tiket Gratis untuk Turis Asing

Pelindo II: Operasional Pelabuhan Turun 17%

Pelindo Multi Terminal: Arus barang capai 59,59 juta ton di semester I

Kartika Wirjoatmodjo Jadi Komut Mandiri, Chatib Basri Wakomut

Laba BUMN Melejit, Ada yang Naik 804 Persen dalam Enam Bulan

Menkop: Kopdes Merah Putih Wujud Pemikiran Soemitro

Pemerintahan Lagi Susun Skema Pembiayaan Kopdes

Jaksa Agung Lantik 15 Kajati Baru, Ingatkan Soal Integritas dan Korupsi

Jaksa Agung Lantik 15 Kajati Baru, Ingatkan Soal Integritas dan Korupsi

DPR Minta Kejagung Serius Tangani Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Rp22 T

DPR Dukung 274 BUMN Ditutup, Tekankan Kesehatan Perusahaan

Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Atasi Banjir Jabodetabek

Istana Luruskan Isu Pratikno Sakit dan Bakal Mundur dari Kabinet

Kasus Tambang Murung Raya, Samin Tan Resmi Jadi Tersangka

Kejagung Periksa Sekretaris Kepala BGN di Kasus Korupsi MBG

6 Jenderal Bintang Tiga di Bursa Kapolri

Oknum Polisi Terlibat Narkotika Etomidate di Bireuen Dipecat

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Agustus 12, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kenapa Barang China Murah? Buruh Demo Disiksa

by Aspek
September 19, 2022
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, GLOBAL

Mengapa harga barang China bisa murah ? Ini berkaitan dengan kebijakan pemerintah terkait ekspor, gaji karyawan hingga pajak.

Dilansir dari IndustryWeek, China memiliki strategi nasional ‘dumping’ yang merupakan tindakan produsen pengekspor produk ke negara lain dengan harga yang berada di bawah pasar dalam negeri atau biaya produksi.

BacaJuga

Airlangga Dorong UMKM Terima  Peserta MagangHub, Gaji 6 Bulan Ditanggung Pemerintah

Pendiri Google Setor Rp 1,8 Triliun ke Ormas untuk Hindari Pajak Orang Kaya

Prabowo Usul Sebagian Laba  Danantara Masuk Cadangan APBN

Garuda Indonesia Siapkan 170.845 Tiket Gratis untuk Turis Asing

Pelindo Multi Terminal: Arus barang capai 59,59 juta ton di semester I

Laba BUMN Melejit, Ada yang Naik 804 Persen dalam Enam Bulan

Tujuan dari ‘dumping’ adalah demi menghancurkan dan merebut pasar untuk produk atau komoditas tertentu sehingga harga kepada konsumen akan diturunkan jauh di bawah persaingan. Strategi ini diusung oleh China sebagai negara Neomerkantilisme. Dimana istilah tersebut merujuk pada negara yang memiliki kebijakan mendorong ekspor dan menghambat impor demi mengontrol pergerakan modal.  Hal ini tentu akan membuat China akan untung karena memiliki banyak permintaan. Kebijakan ini memang tidak dilarang oleh Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Tenaga kerja di China juga dibayar sangatlah murah dan juga berlimpah mengingat negara ini memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia. China masih memiliki sekitar satu miliar penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Kebanyakan pabrik yang telah menggunakan mesin dalam sistem produksinya dinilai lebih murah dan berujung terhadap tingginya akan pengangguran. Selain itu seluruh pekerja yang berada di naungan All-China Federation of Trade Unions atau ACFTU juga menjadi penyebabnya.

Serikat yang dibuat pemerintah ini menetapkan aturan bahwa membentuk serikat kerja penuh persaingan adalah ilegal. Sehingga semua persaingan baik lokal maupun asing akan dimonopoli oleh ACFTU.

Bila ada para buruh yang protes akan aturan ini maka akan dipecat bahkan disiksa. Karena itulah cukup banyak kasus bunuh diri di China. China bahkan tidak memberikan asuransi maupun kompensasi bagi para pekerjanya.

Meskipun mereka memiliki aturan tentang kesejahteraan pekerja, UU tersebut hanya dijadikan formalitas dan tidak pernah diterapkan. Negara ini juga menjadi salah satu negara paling tercemar di dunia mengingat banyaknya pabrik produksi dan minimnya kesadaran terhadap kepedulian lingkungan.

Kemudian bagi perusahaan asing yang hendak memasukkan produknya ke China maka perusahaan tersebut harus memiliki beberapa pekerja asal China di dalam perusahaannya. Pekerja ini juga harus memiliki posisi penting dalam perusahaan tersebut. Hal yang membuat barang China ini memiliki harga murah lainnya dikarenakan adanya pajak penambahan nilai atau Value Added Tax (VAT). Sehingga setiap perusahaan yang berhasil mengekspor barang ke luar negeri akan mendapatkan kembali pajak tersebut.

Kebanyakan perusahaan di China diwajibkan membentuk mitra dengan negara ini. Dimana tujuannya adalah untuk mempertahankan kepemilikan mayoritas, mengambil sebagian besar keuntungan, dan memiliki kendali nyata atas perusahaan.

Komentar
Share20Tweet13SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pelindo II: Operasional Pelabuhan Turun 17%

Pelindo Multi Terminal: Arus barang capai 59,59 juta ton di semester I

Jakarta -  PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero), mencatat arus barang mencapai 59,59 juta ton atau...

PLTS Likupang, Panel Surya Terbesar di Indonesia Salurkan Listrik 15 MW/Hari

Utusan China Apresiasi Program Prabowo 100 GW Tenaga Surya

Jakarta — Utusan Khusus Presiden China untuk Perubahan Iklim, Liu Zhenmin, menyerukan penguatan multilateralisme dan kerja sama internasional untuk menjaga...

Indonesia Terima Usulan Mobil Listrik Tesla

Elon Musk Bantah Tesla Lepas Bisnis di China

Amerika - CEO Tesla Elon Musk membantah laporan yang menyebut perusahaan kendaraan listrik miliknya tengah menyiapkan pemisahan bisnis di China...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In