ASPEK.ID, AMBON – Kisah haru datang dari calon jemaah haji asal Ambon, Maluku. Riski Fauziah (21) tak kuasa menahan air mata saat mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 1447 H/2026.
Perempuan muda itu berangkat menggantikan sang ibu, Nur Aidah, yang meninggal dunia pada 2024. Tahun ini, Riski akan menunaikan ibadah haji bersama ayahnya, Alimudin Damang (51).
“Saya ganti mama, (ibu) kebetulan saya anak nomor dua, saya gantikan mama, (ibu),” ujar Riski Fauziah saat ditemui di rumahnya di kawasan Mardika, Ambon, Minggu (3/5).
Riski yang masih berstatus mahasiswi di salah satu fakultas farmasi itu menjadi salah satu jemaah haji termuda dari total 587 jemaah asal Maluku.
Ia mengaku tak memiliki persiapan khusus selain menjaga kondisi fisik dan mengikuti manasik seperti jemaah lainnya. Fokus utamanya adalah bisa menjalankan ibadah dengan lancar sekaligus mendampingi ayahnya.
Kerinduan terhadap sang ibu menjadi alasan kuat bagi Riski. Ia berharap bisa memanjatkan doa terbaik saat berada di depan Baitullah.
“Saya rindu ibu, saya akan doakan untuk ibu di Mekkah, semoga bisa bertemu ibu disana,” katanya.
Tabungan dari Sisa Kebakaran
Perjalanan Riski menuju Tanah Suci tak lepas dari peristiwa pahit yang dialami keluarganya. Pada 2012, usaha milik orang tuanya di Pasar Luhu Timur dilanda kebakaran.
Saat kejadian, sang ibu nekat menerobos kobaran api untuk menyelamatkan sebagian uang yang ada.
Uang itulah yang kemudian menjadi awal perjuangan keluarga mereka untuk bangkit. Setelah kebakaran, keluarga Riski pindah ke Ambon dan memulai hidup dari awal.
“Habis kebakaran kita hijrah ke Ambon, jadi uang yang diselamatkan ibu, separuh dipakai untuk modal usaha dan separuh untuk nabung haji,” ujarnya.
Sejak saat itu, kedua orang tuanya rutin menyisihkan penghasilan. Butuh waktu sekitar 10 tahun hingga tabungan tersebut cukup untuk mendaftar porsi haji.
Namun takdir berkata lain. Sang ibu wafat di usia 46 tahun sebelum sempat berangkat ke Tanah Suci.
Kini, Riski menggantikan posisi ibunya untuk menunaikan rukun Islam kelima sekaligus mendampingi ayahnya.
Riski tercatat dalam kloter 24 asal Kota Ambon dan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Kamis (7/5). []























