• Latest
  • Trending
BNPB Hormati OTT KPK, Dorong Asas Praduga Tak Bersalah

KPK: Dana BNPB Dikorupsi Rp 148 Miliar, Kerabat Eks Kepala BNPB Terlibat

Ada Ancaman Keamanan, Wapres Gibran Mendadak Batal ke Yahukimo Papua

Pengacara Gibran Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 di Sidang PTUN

Foto Lawas Messi dan Bayi Yamal Viral Lagi, Kini Bertemu di Final Piala Dunia

12 Negara Terbanyak Kelahiran & Kematian Warga di Dunia; RI Nomor 6

Gerindra Tetapkan 6 Cagub dari Aceh ke Maluku

Gerindra Sebut Menteri Masuk Daftar Reshuffle

Jokowi: Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

Jokowi: Insya Allah Saya Hadir Jadi Saksi Sidang Roy Suryo

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Polri: 4 Investor Asing Tersangka Karhutla

Dewan Komisaris Astra Terima Honor Rp1,8 Miliar per Bulan

Astra International Bukukan Laba Bersih Rp 21,6 Triliun Selama 9 Bulan

Warga Singapura Olahraga di Mal

Warga Singapura Olahraga di Mal

Bahlil: Impor Minyak dari AS Sudah Berjalan Bertahap

Perpres 107/2026 Tidak Ubah Realitas Pasar Volume Crude Tetap terkunci Ijon

Jokowi Mau RAPBN 2025 Akomodasi Semua Program Prabowo

Pengamat: Rahasia Jokowi di 2019 Berpotensi Ditiru Prabowo untuk Cari Cawapres 2029

RUPST Pertamina Tetapkan Dua Komisaris Baru

Menko Bahlil Dorong Pertamina Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak untuk Genjot Produktivitas

Presiden Negara Ini Tidak Punya Ijazah SMA, 4 Kali Menang Presiden

Presiden Negara Ini Tidak Punya Ijazah SMA, 4 Kali Menang Presiden

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK Sisir Kantor Djarum di Kudus & Kantor Bea Cukai Kudus

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Oktober 29, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

KPK: Dana BNPB Dikorupsi Rp 148 Miliar, Kerabat Eks Kepala BNPB Terlibat

by Aspek
Oktober 29, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM
BNPB Hormati OTT KPK, Dorong Asas Praduga Tak Bersalah

kantor BNPB. (Foto: BNPB)

ASPEK.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sri Endang, istri tersangka Bima Setiawan yang merupakan adik mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, dalam penyidikan dugaan korupsi dana kebencanaan senilai Rp 148 miliar. Sri Endang diperiksa dalam kapasitasnya sebagai komisaris PT Alfa Pranata Yudha.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, pemeriksaan terhadap Sri Endang merupakan bagian dari pemanggilan delapan saksi dalam kasus dugaan korupsi penggunaan dana siap pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan BNPB.

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” ujar Budi dalam keterangannya, Kamis (29/10/2026).

BacaJuga

Pengacara Gibran Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 di Sidang PTUN

12 Negara Terbanyak Kelahiran & Kematian Warga di Dunia; RI Nomor 6

Gerindra Sebut Menteri Masuk Daftar Reshuffle

Jokowi: Insya Allah Saya Hadir Jadi Saksi Sidang Roy Suryo

Polri: 4 Investor Asing Tersangka Karhutla

Astra International Bukukan Laba Bersih Rp 21,6 Triliun Selama 9 Bulan

KPK mendalami dugaan keterkaitan sejumlah perusahaan dengan istri Bima Setiawan yang disebut kerap memperoleh proyek dari BNPB melalui mekanisme penunjukan langsung.

Bima Setiawan merupakan tersangka dalam klaster benturan kepentingan pada pengadaan proyek-proyek BNPB yang menggunakan anggaran DSP periode 2024-2026, dengan nilai proyek mencapai Rp 148 miliar.

Selain Sri Endang, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap tujuh saksi lainnya. Mereka adalah Direktur Utama PT Alfa Pranata Yudha, wiraswasta sekaligus pemilik PT Pandhega Indah Alfiyanti Deni Irawan, PT Adhinata, dan PT Adhigama, serta Desy Listiyati selaku wiraswasta, staf administrasi, dan komisaris nominee.

Pemeriksaan terhadap para saksi tersebut dilakukan untuk mendalami dugaan korupsi pengadaan proyek yang bersumber dari dana siap pakai kebencanaan BNPB.

Komentar
Share10Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Faktor BNPB Belum Rekomendasi Karhutla Sebagai Bencana Nasional

  ASPEK.ID, JAKARTA -Kepala BNPB Letjen Kristomei Sianturi mengungkapkan pihaknya belum menetapkan status bencana nasional terhadap kebakaran hutan dan lahan...

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

10 Relawan Gugur saat Padamkan Karhutla

  ASPEK.ID, JAKARTA - Berdasarkan data, 10 relawan gugur saat padamkan karhutla hingga Jumat (23/10/2026). Sebanyak enam orang meninggal dunia...

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

BNPB: Dry Ice Bukan Untuk Padamkan Api

  ASPEK.ID, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan penggunaan teknologi dry ice atau es kering dalam operasi modifikasi...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In