BUMN yang bergerak di bidang produksi baja, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk [KRAS]sampai dengan Kuartal III Tahun 2021 berhasil meraup laba bersih sebesar Rp853 miliar.
Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan, keuntungan ini disebabkan peningkatan penjualan, peningkatan efisiensi, serta kontribusi anak perusahaan yang merupakan hasil transformasi secara menyeluruh di Krakatau Steel Group.
Angka penjualan produk baja utama yaitu Hot Rolled Coil dan Cold Rolled Coil serta produk pipa baja, Long Product maupun pelat baja mengalami peningkatan 26,9 persen menjadi 1.592.282 ton dibandingkan di periode sama 2020 sebesar 1.162.532 ton.
“Nilai penjualan Rp23 triliun di Kuartal III 2021 ini, meningkat 41,7 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu,” kata Silmy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (31/10).
Silmy menyebut kenaikan penjualan ini disebabkan karena penetrasi produk Krakatau Steel ke pasar semakin baik dengan program digitalisasi, customer engagement dan hilirisasi.
Baca Juga: Jokowi: Krakatau Steel saat ini sudah semakin sehat
Penjualan produk hilirisasi juga mengalami peningkatan volume penjualan sebesar 86,7 persen menjadi sebesar 13.181 ton hingga Kuartal III 2021 dibandingkan periode yang sama pada 2020 sebesar 1.743 ton.
Krakatau Steel juga mampu menurunkan fixed cost hingga 11 persen menjadi Rp 845,4 miliar dan variable cost hingga 11 persen menjadi Rp816,7 miliar jika dibandingkan periode hingga September 2020.
Baca Juga: Semester I/2021, Krakatau Steel Laba Bersih Rp475 Miliar
Ebitda Krakatau Steel juga meningkat 56,1 persen dengan nilai Ebitda di Kuartal III 2021 ini sebesar Rp1,7 triliun dibandingkan dengan Ebitda di periode yang sama 2020 sebesar Rp745,1 miliar.
“Krakatau Steel saat ini semakin sehat, semakin efisien sehingga semakin kompetitif dan kami siap untuk terus meraih capaian yang lebih tinggi lagi,” tandasnya.






















