• Latest
  • Trending
Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Mau Simpan Emas atau Dolar,  Mana Lebih Untung?

5 Holding BUMN Belum Gandeng Ditjen Pajak

DJP: Babinsa dan Bhabinkamtibmas Hanya Pendamping Tugas Pajak, Warga Tidak Perlu Takut

Peneliti Kenalkan Kopi Liberika untuk Model UMKM Hijau

Peneliti Kenalkan Kopi Liberika untuk Model UMKM Hijau

Ketangguhan CC300, Lokomotif Buatan INKA yang Bisa Terjang Banjir

Danantara: KAI-INKA Jalin Proses Integrasi Strategis

Pemerintah Siapkan Regulasi Investasi Data Center yang Ingin Masuk RI

Qodari Jelaskan Alasan Posisi RI 1 Tidak dekat dengan RI 2

BGN Pecat Kepala SPPG Lampung Timur, Ini Kasusnya

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN Berpeluang Jadi Dewan Pengawas

Prabowo Kukuhkan 1.177 Taruna Akmil-Akpol Jadi Perwira TNI-Polri

Prabowo Kukuhkan 1.177 Taruna Akmil-Akpol Jadi Perwira TNI-Polri

Nanik Sudaryati Deyang Mundur dari Kepala BGN

Nanik Sudaryati Deyang Mundur dari Kepala BGN

BGN Pecat Kepala SPPG Lampung Timur, Ini Kasusnya

Nanik S Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN

Polisi Duga Pegolf Jesslyn Dibawa ke Malaysia Usai Diduga Diculik

Polisi Duga Pegolf Jesslyn Dibawa ke Malaysia Usai Diduga Diculik

BGN Perkenalkan 5 Pejabat Baru, Ketut Sumedana Jadi Deputi Pengawasan

BGN Perkenalkan 5 Pejabat Baru, Ketut Sumedana Jadi Deputi Pengawasan

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK Sita Bukti Rp 9 M Saat OTT Bupati Lombok Barat, Termasuk Alphard

Polda NTB Tangkap Kasat Narkoba Polres Bima

Polisi Ringkus 4 Pelaku Pembunuhan Prajurit TNI di Tangerang Selatan

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Mau Simpan Emas atau Dolar,  Mana Lebih Untung?

by Murizal
Juli 29, 2024
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, EKONOMI, NEWS
Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Ilustrasi.

Jakarta – catatan berikut ini tentang  kelebihan dan kekurangan investasi emas dan dolar AS yang dikutip dari liputan6.com, Senin (29/7/2024).

Keuntungan Simpan Emas

BacaJuga

DJP: Babinsa dan Bhabinkamtibmas Hanya Pendamping Tugas Pajak, Warga Tidak Perlu Takut

Peneliti Kenalkan Kopi Liberika untuk Model UMKM Hijau

Danantara: KAI-INKA Jalin Proses Integrasi Strategis

Qodari Jelaskan Alasan Posisi RI 1 Tidak dekat dengan RI 2

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN Berpeluang Jadi Dewan Pengawas

Prabowo Kukuhkan 1.177 Taruna Akmil-Akpol Jadi Perwira TNI-Polri

1. Stabilitas dan Perlindungan Inflasi

Emas telah lama dianggap sebagai penyimpan nilai yang stabil. Di tengah inflasi, emas sering kali bertahan atau bahkan meningkat nilainya, melindungi daya beli investor.

2. Aset Nyata dan Likuiditas Tinggi

Emas adalah aset nyata yang dapat dijual kapan saja di pasar global. Likuiditas tinggi ini membuatnya mudah dicairkan menjadi uang tunai saat dibutuhkan.

3. Diversifikasi Portofolio

Menambahkan emas ke dalam portofolio investasi dapat mengurangi risiko keseluruhan. Karena emas sering bergerak berlawanan arah dengan pasar saham, itu bisa menjadi penyeimbang yang efektif saat pasar saham sedang lesu.

Kelemahan Simpan Emas

1. Tidak Menghasilkan Pendapatan Pasif

Emas tidak memberikan bunga atau dividen, berbeda dengan investasi lain seperti saham atau obligasi. Keuntungan hanya bisa diperoleh dari apresiasi harga.

2. Volatilitas Harga

Meskipun stabil dalam jangka panjang, harga emas dapat berfluktuasi secara signifikan dalam jangka pendek, dipengaruhi oleh sentimen pasar dan kebijakan moneter.

Keuntungan Simpan Dolar AS

1. Stabilitas dan Likuiditas Global

Dolar AS adalah mata uang cadangan dunia dan digunakan dalam sebagian besar transaksi internasional. Stabilitas ini memberikan kepercayaan kepada investor.

2. Pendapatan Pasif

Berinvestasi dalam aset berbasis dolar seperti obligasi pemerintah AS atau rekening tabungan dolar dapat memberikan bunga, menawarkan pendapatan pasif yang stabil.

3. Diversifikasi Mata Uang

Memiliki aset dalam dolar AS dapat melindungi investor dari fluktuasi nilai tukar mata uang lokal.

Kelemahan Simpan Dolar AS

1. Risiko Inflasi dan Kebijakan Moneter

Dolar AS dapat terpengaruh oleh kebijakan moneter AS, seperti perubahan suku bunga oleh Federal Reserve. Inflasi yang tinggi juga dapat mengurangi daya beli dolar.

2. Ketergantungan pada Ekonomi AS

Kinerja dolar AS sangat bergantung pada kondisi ekonomi dan politik AS. Ketidakstabilan politik atau resesi ekonomi di AS dapat mempengaruhi nilai dolar.

 Jadi pilih mana?

Pilihan antara investasi emas dan dolar AS tergantung pada tujuan keuangan dan toleransi risiko. Jika mencari perlindungan terhadap inflasi dan diversifikasi portofolio, emas menjadi pilihan lebih baik. Namun, jika menginginkan pendapatan pasif dan stabilitas mata uang global, dolar AS bisa lebih menguntungkan.

Beberapa ahli keuangan menyarankan untuk mengalokasikan sebagian portofolio ke dalam emas dan sebagian ke dalam aset berbasis dolar untuk memaksimalkan keuntungan dan mengurangi risiko. Dengan cara ini, Anda dapat memanfaatkan kelebihan kedua instrumen investasi dan melindungi diri dari berbagai ketidakpastian ekonomi.

Komentar
Share30Tweet19SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Antam Beli 30 Ton Emas Freeport, Hemat Devisa Rp200 Triliun

PT Antam akan memborong 30 ton dari 50 ton emas yang dihasilkan smelter milik PT Freeport Indonesia. Kerja sama bisnis...

Warga China Gasak Tambang Emas  di Ketapang Sedalam  1,6 Km

WNA China Gasak Tambang Emas  di Ketapang Sedalam  1,6 Km Jakarta -  Warga Negara Asing (WNA) China melakukan aktivitas pertambangan...

Rupiah 16.000 per Dolar AS, BI Intervensi Pasar

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat lesu pada perdagangan Selasa kemarin. Rupiah ditutup melemah 328 poin atau 2,07 persen...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

5 Holding BUMN Belum Gandeng Ditjen Pajak

DJP: Babinsa dan Bhabinkamtibmas Hanya Pendamping Tugas Pajak, Warga Tidak Perlu Takut

Peneliti Kenalkan Kopi Liberika untuk Model UMKM Hijau

Peneliti Kenalkan Kopi Liberika untuk Model UMKM Hijau

Ketangguhan CC300, Lokomotif Buatan INKA yang Bisa Terjang Banjir

Danantara: KAI-INKA Jalin Proses Integrasi Strategis

Pemerintah Siapkan Regulasi Investasi Data Center yang Ingin Masuk RI

Qodari Jelaskan Alasan Posisi RI 1 Tidak dekat dengan RI 2

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In