• Latest
  • Trending
Polisi Duga Pegolf Jesslyn Dibawa ke Malaysia Usai Diduga Diculik

Polisi Duga Pegolf Jesslyn Dibawa ke Malaysia Usai Diduga Diculik

Gibran Sowan ke Kiai, Minta Doa agar Prabowo Kuat Hadapi Masalah Bangsa

Gibran Sowan ke Kiai, Minta Doa agar Prabowo Kuat Hadapi Masalah Bangsa

Prabowo Teken Perpres Ojol, Bagi Hasil Driver Naik Jadi 92%

Ekonom: Tiga Prinsip Penting dalam Penataan Ongkir Ojol

Alasan Helikopter Tak Dikerahkan Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Baznas  Beri Penghargaan Kemanusiaan kepada 5 Jurnalis Hilang di Krakatau

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Media Singapura Umumkan 7 Perusahaan RI Terduga Karhutla

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK: 31 Saham Terindikasi Pidana

BNPB Hormati OTT KPK, Dorong Asas Praduga Tak Bersalah

KPK: Oknum BNPB Korupsi Uang Penanganan Karhutla, Banjir Sumatra dan Gempa  NTT

MCK Sehat Pelindo Marine, Harapan Baru bagi Warga dan Anak Sekolah di Bondowoso

MCK Sehat Pelindo Marine, Harapan Baru bagi Warga dan Anak Sekolah di Bondowoso

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

Dasco, Rosan & Kapolri ke BEI Usai Jumat

Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Kenakan Kemeja dan Topi Berlogo PSI

Jokowi Bicara Wacana Hak Angket Ijazah Gibran: Itu Hak DPR

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

Kepala Bakom: Istana Pantau Gejolak IHSG

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

BEI Kaget MSCI Mau Downgrade Saham RI

KopDes Soft Launching pada Oktober 2026

Tiga Kunci Keberhasilan Kopdes

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Polisi Duga Pegolf Jesslyn Dibawa ke Malaysia Usai Diduga Diculik

by Muhammad Fadhil
Juli 21, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Polisi Duga Pegolf Jesslyn Dibawa ke Malaysia Usai Diduga Diculik

Atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay (Dok IG @jesswijgolf)

ASPEK.ID, JAKARTA – Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap perkembangan terbaru dalam penyelidikan dugaan penculikan terhadap atlet golf Jesslyn Wijaya (J). Berdasarkan hasil penelusuran sementara, Jesslyn diduga telah meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur, Malaysia, sehari setelah peristiwa yang dilaporkan sebagai penculikan terjadi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan informasi tersebut diperoleh penyidik dari manifes penumpang yang telah dikantongi kepolisian.

“Kejadian tersebut tanggal 13, lalu tanggal 14 yang bersangkutan ada di Semarang meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur berdasarkan manifes yang kami terima bersama dua orang lainnya yang diketahui memiliki hubungan keluarga dengan J,” kata Roby di Jakarta, Selasa (21/7).

BacaJuga

Gibran Sowan ke Kiai, Minta Doa agar Prabowo Kuat Hadapi Masalah Bangsa

Ekonom: Tiga Prinsip Penting dalam Penataan Ongkir Ojol

Baznas  Beri Penghargaan Kemanusiaan kepada 5 Jurnalis Hilang di Krakatau

Media Singapura Umumkan 7 Perusahaan RI Terduga Karhutla

OJK: 31 Saham Terindikasi Pidana

KPK: Oknum BNPB Korupsi Uang Penanganan Karhutla, Banjir Sumatra dan Gempa  NTT

Meski demikian, Roby menegaskan penyidik belum menyimpulkan apakah peristiwa yang dilaporkan benar merupakan tindak pidana. Polisi masih mengumpulkan berbagai fakta untuk memastikan duduk perkara yang sebenarnya.

“Kami dari Polres Metro Jakarta Pusat masih melakukan serangkaian kegiatan untuk memastikan apakah peristiwa ini sebuah perbuatan pidana atau tidak,” ujarnya.

Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan adanya keterangan saksi yang menguatkan dugaan bahwa Jesslyn sempat dibawa secara paksa oleh sejumlah orang ke dalam sebuah mobil.

“Memang benar ada kejadian sesuai yang dilaporkan, yaitu membawa korban atas nama J oleh empat atau lima orang ke mobil secara paksa,” katanya.

Sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi juga telah dimintai keterangan. Namun, upaya menelusuri rekaman kamera pengawas belum membuahkan hasil karena tidak ada CCTV yang mengarah ke lokasi kejadian.

“Untuk CCTV di lokasi kebetulan tidak ditemukan CCTV yang mengarah ataupun merekam kejadian tersebut. Namun, keterangan saksi-saksi yang ada di lokasi memang menyampaikan ada kejadian tersebut,” ujar Roby.

Saat ini penyidik masih menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua kerabat yang diduga bepergian bersama Jesslyn ke Malaysia, termasuk ayah korban. Pemeriksaan dilakukan untuk mengklarifikasi rangkaian peristiwa sekaligus memastikan kondisi Jesslyn.

Selain itu, polisi juga masih mendalami motif di balik dugaan penculikan tersebut. Hingga kini, penyidik belum menemukan adanya indikasi permintaan uang tebusan.

“Untuk motif sendiri kami masih belum bisa pastikan. Masih ada beberapa motif yang kami pertimbangkan. Namun sampai saat ini belum ada informasi terkait permintaan uang tebusan,” katanya.

Laporan Dicabut, Penyelidikan Tetap Berjalan

Di sisi lain, Roby mengungkapkan pelapor berinisial NA yang merupakan teman Jesslyn telah mengajukan pencabutan laporan secara tertulis pada Minggu (19/7).

Meski laporan telah dicabut, kepolisian memastikan proses penyelidikan belum dihentikan. Polisi masih ingin memastikan keselamatan Jesslyn sekaligus memastikan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

“Kami dari Satreskrim dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak masih belum menghentikan penyelidikan sampai dapat memastikan keamanan dan keselamatan korban, serta memastikan bahwa peristiwa ini bukan merupakan perbuatan pidana,” katanya.

Sementara itu, Kasat PPA/PPO Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Rita Oktavia Shinta mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Satreskrim untuk memastikan kondisi korban, termasuk kondisi psikologisnya.

Berdasarkan hasil pendalaman sementara, polisi belum menemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhadap Jesslyn.

“Kami dari Satres PPA/PPO Polres Metro Jakarta Pusat berkoordinasi dengan Satreskrim untuk mengecek kondisi korban, termasuk kondisi psikologisnya. Yang kami lihat adalah memang dari korban itu tidak ada kekerasan,” ujar Rita. []

Komentar
Share16Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Gibran Sowan ke Kiai, Minta Doa agar Prabowo Kuat Hadapi Masalah Bangsa

Gibran Sowan ke Kiai, Minta Doa agar Prabowo Kuat Hadapi Masalah Bangsa

    ASPEK.ID, PASURUAN - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming sowan ke Kiai Sepuh, Ibu Nyai, dan jajaran pengasuh Pondok...

Prabowo Teken Perpres Ojol, Bagi Hasil Driver Naik Jadi 92%

Ekonom: Tiga Prinsip Penting dalam Penataan Ongkir Ojol

    ASPEK.ID, JAKARTA - Ekonom Universitas Airlangga (Unair) Rumayya Batubara menilai langkah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyusun pedoman...

Alasan Helikopter Tak Dikerahkan Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Baznas  Beri Penghargaan Kemanusiaan kepada 5 Jurnalis Hilang di Krakatau

  ASPEK.ID, JAKARTA- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memberikan Penghargaan Wartawan Kemanusiaan kepada lima jurnalis pendukung syiar zakat yang...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In