• Latest
  • Trending

‘Most Dangerous Airlines In The World’

KPK Dalami Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

Pegawai KPK Gadungan Pemeras Sahroni Diduga Beraksi Lebih dari Sekali

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa M5,0 Guncang Bengkulu Utara

Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

Yusril Sebut Riza Chalid Diduga di Malaysia

Bupati Ponorogo Didakwa Terima Suap Rp1,8 M dan Gratifikasi Rp5,5 M

Bupati Ponorogo Didakwa Terima Suap Rp1,8 M dan Gratifikasi Rp5,5 M

Polda Terbitkan SP3 Eggi dan Damai, Jokowi Tunjukan Sikap Negarawan

Jokowi Buka Suara soal Desakan JK Tunjukkan Ijazah ke Publik

Pemerintah Siapkan Rp 73,98 Triliun untuk Pulihkan Sumatera Pascabencana

Menteri PU Dody Hanggodo Akui Ruangannya Digeledah Jaksa

Ahmad Sahroni Diperas Rp 300 Juta oleh KPK Gadungan

Prabowo Lantik Andi Rahadian Jadi Dubes RI untuk Oman

Prabowo Lantik Andi Rahadian Jadi Dubes RI untuk Oman

Gantikan Anwar Usman, Liliek Resmi Jadi Hakim Konstitusi

Gantikan Anwar Usman, Liliek Resmi Jadi Hakim Konstitusi

Hari Pertama WFH ASN, Kantor Kementerian di Jakarta Terpantau Sepi

Hari Pertama WFH ASN, Kantor Kementerian di Jakarta Terpantau Sepi

Usut Korupsi Tata Kelola Sawit, Kejagung Geledah Rumah Siti Nurbaya

Kejagung Masih Hitung Kerugian Negara di Kasus Korupsi Petral

Ratusan Rumah di Flores Timur Rusak Akibat Gempa

Ratusan Rumah di Flores Timur Rusak Akibat Gempa

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, April 11, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

‘Most Dangerous Airlines In The World’

by Zamzami Ali
November 10, 2019
in NEWS, TEKNOLOGI

Ilustrasi pesawat terbang. [iStockphoto]

ASPEK.ID, JAKARTA – Situs AirlineRatings.com beberapa waktu lalu menerbitkan daftar maskapai paling berbahaya di dunia berdasarkan sistem peringkat satu sampai dengan tujuh bintang.

Faktor-faktor seperti kematian selama 1 dekade terakhir, daftar hitam negara dan sertifikat Audit Keselamatan Operasional Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IOSA) adalah beberapa hal yang dinilai.

Tak satu pun dari maskapai penerbangan di bawah ini mencapai lebih dari dua dari total tujuh bintang yang ditetapkan.

BacaJuga

Pegawai KPK Gadungan Pemeras Sahroni Diduga Beraksi Lebih dari Sekali

Gempa M5,0 Guncang Bengkulu Utara

Yusril Sebut Riza Chalid Diduga di Malaysia

Bupati Ponorogo Didakwa Terima Suap Rp1,8 M dan Gratifikasi Rp5,5 M

Jokowi Buka Suara soal Desakan JK Tunjukkan Ijazah ke Publik

Menteri PU Dody Hanggodo Akui Ruangannya Digeledah Jaksa

Advertisement. Scroll to continue reading.

Baca Juga: Daftar Panjang Bos BUMN Terlibat Korupsi, Siapa Menyusul?

Tara Air

Tara Air hanya mendapatkan satu bintang. Beberapa kecelakaan fatal pada 2010 dan 2011 di pegunungan Himalaya, belum membantu peringkat operator yang berbasis di Nepal ini.

Nepal Airlines

Maskapai ini telah mengalami 9 kecelakaan fatal selama 8 tahun terakhir. Nepal Airlines telah terbang sejak 1958 dengan nama Royal Nepal Airlines, maskapai ini dilarang terbang ke Uni Eropa.

Ariana Afghan Airlines

Maskapai nasional Afghanistan ini hanya memiliki 5 pesawat dalam armada mereka saat ini dan catatan mengejutkan 19 pesawat yang dihapuskan selama sejarahnya. Ariana pernah mengalami 7 insiden fatal dalam sejarahnya.

Bluewing Airlines

Bluewing berbasis di Suriname. Hilangnya 3 pesawat Antonov An-28 yang berbeda selama 3 tahun terakhir membuat maskapai ini dilarang terbang di wilayah udara Eropa dan beberapa Negara tetangganya.

Kam Air

Maskapai yang berbasis di Afghanistan ini dilarang terbang di wilayah udara AS, dan ketika Kam berusaha untuk terbang ke Uni Eropa pada tahun 2010, mereka mendapati diri mereka menolak izin untuk beroperasi di sana juga setelah insiden kecelakaan fatal dan pernah mendapat ancaman bom.

Trigana Air

Mengalami 10 kerusakan dan 14 kecelakaan Trigana, tidak mengherankan jika maskapai Indonesia yang beroperasi di Papua ini hanya mendapat peringkat bintang 1. Trigana juga dilarang dari wilayah udara UE dan AS.

SCAT Airlines

Maskapai yang berbasis di Kazakhstan ini memiliki catatan keselamatan yang tidak mengesankan, meski tidak mengalami kecelakaan fatal sejak 2013. SCAT belum memiliki sertifikat keamanan yang diakui dunia.

Komentar
Share23Tweet14SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Jenazah di Area Ekor Pesawat Dipastikan Ester Aprilita

Jenazah di Area Ekor Pesawat Dipastikan Ester Aprilita

ASPEK.ID, MAKASSAR - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan bersama Pusdokkes Polri berhasil mengidentifikasi korban ketiga kecelakaan...

Pengamat: Jatuhnya Pesawat ATR di Maros Bukan Hanya karena Cuaca

Pencarian Korban ATR 42-500 Tuntas, Tim SAR Pastikan tak Ada Korban Tertinggal

ASPEK.ID, PANGKEP - Tim SAR gabungan memastikan seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten...

Cuaca Buruk Hambat Evakuasi 6 Korban Pesawat ATR 42-500

Cuaca Buruk, Lima Jenazah Korban ATR Dievakuasi Lewat Udara

ASPEK.ID, JAKARTA - Tim SAR gabungan mengevakuasi lima jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 melalui jalur udara menggunakan helikopter. Langkah...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kejagung Telusuri Aliran Dana Kasus POME, Dua Money Changer Digeledah

Daftar 7 Tersangka Kasus Korupsi Pengadaan Minyak Petral

KPK Dalami Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

Pegawai KPK Gadungan Pemeras Sahroni Diduga Beraksi Lebih dari Sekali

Mahfud Tegaskan Ajakan Jatuhkan Prabowo Tak Otomatis Makar

Hari Pertama WFH ASN, Kantor Kementerian di Jakarta Terpantau Sepi

Hari Pertama WFH ASN, Kantor Kementerian di Jakarta Terpantau Sepi

KPK Dalami Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

Pegawai KPK Gadungan Pemeras Sahroni Diduga Beraksi Lebih dari Sekali

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa M5,0 Guncang Bengkulu Utara

Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

Yusril Sebut Riza Chalid Diduga di Malaysia

Bupati Ponorogo Didakwa Terima Suap Rp1,8 M dan Gratifikasi Rp5,5 M

Bupati Ponorogo Didakwa Terima Suap Rp1,8 M dan Gratifikasi Rp5,5 M

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In