Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan sebanyak lima sampai tujuh Manajer Investasi (MI) akan turut berpartisipasi dalam peluncuran instrumen investasi Exchange Traded Fund (ETF) Emas pada 10 Agustus 2026 mendatang.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon (PMDK) OJK Hasan Fawzi memastikan OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) terus mendukung seluruh stakeholders di industri pengelolaan investasi untuk berupaya merealisasikan penerbitan ETF Emas
“Atas hal ini, tentunya proses penerbitan akan memperhatikan aspek pemenuhan regulasi dan perlindungan investor. Berkaitan dengan jumlah Manajer Investasi (MI) yang ikut serta, di tahap awal semester II-2026 peluncuran direncanakan 5 sampai 7 pihak (MI),” ungkap Hasan, Kamis (30/7/2026).
Hasan menjelaskan, peluncuran instrumen investasi ETF Emas tentunya perlu memperhatikan kesiapan dari para stakeholders, baik dalam kaitannya dengan infrastruktur maupun operasional dari setiap pihak yang terkait.
Pihaknya optimistis bahwa ke depan pastinya akan lebih banyak Manajer Investasi yang menyatakan minatnya untuk berpartisipasi dalam penerbitan ETF Emas di pasar keuangan Indonesia.
“Ke depannya, tentu akan lebih banyak lagi Manajer Investasi yang berpartisipasi dalam penerbitan ETF Emas di Indonesia,” ujar Hasan
























