• Latest
  • Trending
AP I Sebut PCR Tak Turunkan Minat Turis ke Bali

Pasar Eropa Melemah, Turis Asing ke Bali Menurun

Cuaca Panas Bisa Picu Miastenia Gravis, Kenali Gejalanya!

Cuaca Panas Bisa Picu Miastenia Gravis, Kenali Gejalanya!

1.200 Personel Gabungan Amankan Duel Chelsea Vs AC Milan di SUGBK

1.200 Personel Gabungan Amankan Duel Chelsea Vs AC Milan di SUGBK

Kebakaran Bapenda DKI Padam, 2 Mobil Damkar Masih Siaga

Kebakaran Bapenda DKI Padam, 2 Mobil Damkar Masih Siaga

Tak Terima Dimarahi Nakhoda, ABK Bakar Kapal di Perairan Aru Maluku

Tak Terima Dimarahi Nakhoda, ABK Bakar Kapal di Perairan Aru Maluku

Tips Cek Hoaks Via WA & Situs Resmi

Penyebar Hoaks Bisa Dijerat Dengan UU Tipikor

Gencatan Senjata Diperpanjang, Trump Ingin Israel-Lebanon Bertemu di AS

Jenderal AS Dorong Trump Akhiri Perang dengan Iran

Wamen Stella: Lulusan Vokasi Lebih Cepat Dapat Kerja Daripada S1

Wamen Stella: Lulusan Vokasi Lebih Cepat Dapat Kerja Daripada S1

25,22 Juta Penduduk Indonesia Masih Miskin

BPS: Sensus Ekonomi 2026 Sudah 86 Persen

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

OJK: Dana Asing Masuk ke Pinjol Rp 17 Triliun

Awasi Penerapan Digital ID, Nezar Patria: Lindungi Konsumen dan Pengguna Layanan

Nezar Patria: 3 Strategis Dosen Hadapi AI Generatif

Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

BI Ubah Uang Rusak jadi Medali

Telkom Bukukan Pendapatan Positif Rp75,3 Triliun di Paruh Pertama 2024

Telkom Pangkas 34 Entitas Usaha

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Agustus 8, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Pasar Eropa Melemah, Turis Asing ke Bali Menurun

by Aspek
Agustus 6, 2026
in BERITA TERBARU, LIFESTYLE
AP I Sebut PCR Tak Turunkan Minat Turis ke Bali

Ilustrasi wisatawan di Bali.

Bali – Penurunan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada Juli 2026 belum mengkhawatirkan. Meski demikian, melemahnya sejumlah pasar Eropa yang selama ini dikenal memiliki length of stay (lama tinggal) lebih panjang menjadi perhatian pelaku industri pariwisata.

Ketua Bali Tourism Board (BTB) IB Agung Partha Adnyana mengatakan penurunan tersebut masih tergolong terbatas. Menurutnya, permintaan terhadap Bali sebagai destinasi wisata internasional masih kuat sehingga jumlah kunjungan tetap berada pada level tinggi. “Permintaan terhadap destinasi Bali masih relatif kuat dan stabil,” ujar Agung Partha Adnyana, Rabu (5/8/2026).

BacaJuga

Cuaca Panas Bisa Picu Miastenia Gravis, Kenali Gejalanya!

1.200 Personel Gabungan Amankan Duel Chelsea Vs AC Milan di SUGBK

Kebakaran Bapenda DKI Padam, 2 Mobil Damkar Masih Siaga

Tak Terima Dimarahi Nakhoda, ABK Bakar Kapal di Perairan Aru Maluku

Penyebar Hoaks Bisa Dijerat Dengan UU Tipikor

Jenderal AS Dorong Trump Akhiri Perang dengan Iran

Di tengah perlambatan tersebut, Australia tetap menjadi penyumbang wisatawan terbesar dengan 179.560 kunjungan atau tumbuh 8,2 persen dibandingkan Juli tahun lalu. Selandia Baru mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 15,7 persen, sedangkan Jerman masih tumbuh tipis 0,3 persen. Sebaliknya, Korea Selatan turun 22,8 persen, India turun 12 persen, Prancis turun 9,1 persen, Inggris turun 5,5 persen, Belanda turun 3,9 persen, Amerika Serikat turun 2,7 persen, dan China turun 0,9 persen.

Ketua ASITA Bali I Putu Winastra mengatakan penurunan pasar Eropa perlu menjadi perhatian karena wisatawan dari kawasan tersebut umumnya menghabiskan waktu lebih lama di Bali sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih besar.

“Pasar Eropa seperti Prancis dan Inggris lumayan turunnya karena length of stay mereka cukup panjang. Teman-teman kami yang menggarap pasar Eropa juga seluruhnya mengalami penurunan tahun ini,” katanya.

Menurut Winastra, mahalnya harga tiket penerbangan menjadi salah satu penyebab. Banyak wisatawan Eropa menghindari rute yang melintasi kawasan Timur Tengah sehingga harus memilih jalur alternatif dengan biaya lebih tinggi. Akibatnya, banyak perjalanan wisata rombongan dibatalkan dan wisatawan beralih ke destinasi jarak dekat (short haul).

Pengamat ekonomi Trisno Nugroho menilai konflik di Timur Tengah sejak Februari 2026 turut memengaruhi keputusan wisatawan Eropa untuk bepergian ke Asia.

Komentar
Share10Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Jelang World Water Forum, Patra Niaga Amankan Pasokan Energi di Bali

Jelang perhelatan World Water Forum (WWF) ke-10 yang akan digelar pada 18 - 25 Mei 2024 di Bali, Pertamina siapkan...

Pelindo Marine Pastikan Kelancaran Pariwisata di Bali

Badung– Direktur Utama PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine), Warsilan, Direktur Keuangan, SDM, dan Umum Lia Indi Agustiana, mengajak Komisaris...

Arab Berupaya Tarik 4 Juta Turis Cina

Otoritas Pariwisata Saudi (STA) telah membuat beberapa langkah penting pada musim panas ini menuju target menarik empat juta pengunjung Cina...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In