ASPEK.ID, JAKARTA – Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Budi Waseso atau Buwas mengungkapkan bahwa pemegang sertifikat Pramuka Garuda memiliki kesempatan mengikuti jalur khusus dalam proses rekrutmen TNI dan Polri. Sertifikat tersebut dapat digunakan sebagai salah satu syarat seleksi sehingga peserta yang memenuhi ketentuan berpeluang mengikuti proses penerimaan tanpa tes.
Menurut Buwas, kebijakan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Kwarnas Gerakan Pramuka dengan TNI, Polri, serta sejumlah perguruan tinggi. Program itu diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi generasi muda untuk lebih aktif mengikuti kegiatan kepramukaan.
“Setiap Pramuka Garuda ya, itu nanti yang dari Penegak yang memenuhi syarat atas sebagai Pramuka Garuda, bila mau jadi polisi bisa langsung tanpa tes. Ke TNI juga gitu, termasuk Perguruan Tinggi, dan sekarang itu sudah berjalan,” terang Budi alias Buwas, Kamis (6/8/2026).
Buwas menjelaskan mekanisme rekrutmen melalui jalur Pramuka Garuda telah disempurnakan. Penyesuaian dilakukan, termasuk pada sistem penilaian, agar selaras dengan aturan dan prosedur yang berlaku di masing-masing institusi.
Ia menilai sertifikat Pramuka Garuda menjadi bukti bahwa Gerakan Pramuka masih memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Selain itu, proses seleksi Pramuka Garuda juga dinilai mampu menjaring anggota terbaik dari berbagai daerah.
“Peminat Pramuka masih cukup tinggi sampai sekarang, terbukti dengan peserta Jambore Nasional yang mencapai 24 ribu peserta tahun ini. Seleksi Pramuka Garuda ini menjadi contoh dalam mencari anggota terbaik dari yang baik-baik, dari tingkat Kecamatan hingga Provinsi,” jelasnya.
Buwas juga menepis anggapan bahwa Pramuka sudah tidak lagi relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, berbagai kegiatan kepramukaan justru membekali peserta dengan nilai kepemimpinan, kedisiplinan, serta pembentukan karakter yang masih dibutuhkan dalam dunia pendidikan.
“Memang banyak orang skeptis pada Pramuka, tapi karena ketidaktahuan sebenarnya. Yang terjadi justru Pramuka memiliki nilai plus, diajari berbagai hal, kepemimpinan dan sebagainya. Dan Pramuka masih sangat relevan dengan situasi perkembangan pendidikan saat ini,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan Pramuka hingga kini masih menjadi bagian dari pendidikan bagi pelajar mulai tingkat SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.
Pernyataan tersebut disampaikan Buwas usai mengikuti ziarah ke Makam Bung Karno bersama Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur. Kegiatan itu digelar sebagai upaya merawat nilai-nilai sejarah sekaligus menanamkan semangat persatuan bangsa kepada anggota Pramuka. []
















