ASPEK.ID, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia III atau Pelindo (Persero) membantu pembangunan kembali rumah adat kampung Nggela yang hangus terbakar pada bulan Oktober 2019 lalu, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
General Manajer (GM) PT.Pelindo III Cabang Ende, Hadi Sukamto mengatakan bantuan yang disalurkan tersebut merupakan bentuk tanggungjawab sosial perusahaan.
“PT Pelindo III telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan rumah adat di Kabupaten Ende khususnya di kampung adat Nggela, kecamatan Wolojita,” ungkapanya.
Pelindo III berharap agar bantuan ini bisa dimanfaatkan secara baik untuk pembangunan rumah adat dan pembangunan bisa cepat selesai agar kegiatan adat bisa berjalan normal kembali.
Selain membantu pembangunan rumah adat, Pelindo III juga telah menyalurkan sembako bagi warga, serta satu unit kendaraan dalmas kepada Satpol PP Kabupaten Ende.
Sementara, Ketua Desa Adat Nggela Gabriel Manek mengatakan, proses pembangunan kembali rumah adat Nggela mendapat dukungan dari para pihak.
“Tanpa uluran tangan dari Pelindo,kami masih mengalami kendala untuk membangun kembali rumah adat yang terbakar ini” ujarnya.
Pihaknya mencatat, sejumlah 8 rumah adat dibantu Kementerian Kebudayaan, dua unit dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Ende, dua unit dari PT Aqua, dua unit dari mama An, dan dua unit dari Dinas Pariwisata Provinsi NTT.
“Hari ini kami terima bantuan dari Pelindo, besarnya 400 juta. Kami sampaikan terima kasih kepada pak Direktur Pelindo,” ungkap Gabriel.















