ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, bertemu dengan CEO Temasek, Dilhan Pillay Sandrasegara. Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama investasi, khususnya di sektor pertumbuhan hijau.
Rosan mengungkapkan, kedua pihak tengah menjajaki sejumlah peluang strategis. Fokus pembahasan mencakup transisi energi, pembangunan berkelanjutan, hingga pengembangan infrastruktur listrik lintas batas.
“Bersama CEO Temasek, Mr. Dilhan Pillay Sandrasegara, kami membahas perluasan kerja sama energi terbarukan, infrastruktur listrik lintas batas, serta pengembangan kawasan industri rendah karbon,” tulis Rosan dalam unggahan di akun Instagram @rosanroeslani, Jumat (24/4).
Dalam diskusi tersebut, Rosan menilai portofolio investasi Temasek di Indonesia dapat menjadi pijakan kuat untuk pengembangan proyek-proyek ke depan. Salah satunya diarahkan pada pembangunan infrastruktur digital, termasuk data center yang ditopang listrik rendah emisi.
Selain itu, keduanya juga bertukar pandangan mengenai kondisi ekonomi global dan dinamika geopolitik yang turut memengaruhi arah investasi. Mereka juga membahas praktik terbaik dalam pengelolaan investasi, terutama terkait percepatan transisi energi.
Rosan optimistis kerja sama ini akan terus berkembang dan memperluas cakupan investasi Temasek di Indonesia. Ia berharap proyek-proyek yang dijajaki dapat menjadi inisiatif transformasional yang mendukung agenda pemerintah.
“Ini akan memperkuat hilirisasi, meningkatkan daya saing ekspor, serta menciptakan nilai tambah dan lapangan kerja di dalam negeri,” terang Rosan. []
























