• Latest
  • Trending
1 Januari 2020, Harga Rokok Resmi Naik 35 Persen

Perokok Pasif 4 Kali Berpeluang Kanker Paru

Elektabilitas PDIP dan Gerindra Turun Tajam

2 Tahun Prabowo-Gibran, PDIP: Ekonomi Anjlok, Negara Sedang Tidak Baik-baik Saja

Prabowo Usul Wisata Berkuda di 5 Destinasi Prioritas

2 Tahun Jadi RI 1, Kekayaan Prabowo Nambah Jadi Rp 2,066 Triliun

Greenpeace Pasang Spanduk di Bundaran HI Kritik Pemerintah

Greenpeace Pasang Spanduk di Bundaran HI Kritik Pemerintah

KPK Sita Rp800 Juta dari Hercules

Urus Sengketa Lahan, Hercules Datangi Kantor Kementerian ATR/BPN

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat

OJK Perkuat Stabilitas Keuangan dan Reformasi Pasar Modal

LRT Cibubur-Cawang Segera Uji Coba

Subsidi Transjakarta, MRT & LRT di Jakarta Habiskan Rp6,5 Triliun

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

BGN Percepat Buka Dapur di Daerah 3T

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

Eks Mendag Lufti: Perusahaan Berkantor di Singapura Terlibat Karhutla di RI

Ini Program Prioritas Rosan Roeslani Wamen BUMN

2 Tahun Prabowo-Gibran Investasi Rp3.923 Triliun Serap 5 Juta Pekerja

Kabar Duka, Mantan KSAD di Era Tiga Presiden Dikabarkan Meninggal Dunia

Jenderal (Purn) Subagyo HS Dimakamkan di Taman Kalibata

Survei: Kepercayaan Publik Terhadap Prabowo-Gibran  63,2%, Modal Sosial yang Sangat Berharga

2 Tahun Prabowp-Gibran 20 Oktober Mahasiswa Demo di 2 Lokasi

Kabar Duka, Mantan KSAD di Era Tiga Presiden Dikabarkan Meninggal Dunia

Kabar Duka, Mantan KSAD di Era Tiga Presiden Dikabarkan Meninggal Dunia

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Perokok Pasif 4 Kali Berpeluang Kanker Paru

by Aspek
Desember 5, 2023
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, LIFESTYLE, NEWS
1 Januari 2020, Harga Rokok Resmi Naik 35 Persen

Ilustrasi rokok. [Foto: Anto Wicaksono/Aspek.id]

Kanker paru merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak ditemukan di dunia, termasuk di Indonesia.  Di Indonesia, kanker paru menjadi kanker nomor satu yang paling sering dialami laki-laki, dan nomor lima pada perempuan.  Selain itu, di Indonesia, kasus kanker paru ditemukan pada usia yang lebih muda, 10 tahun di bawah rata-rata usia kasus kanker paru di negara lain. 

Dr. Sita Laksmi Andarini dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menjelaskan, lebih muda usia kasus kanker paru di Indonesia adalah karena awal usia merokok lebih muda. 

BacaJuga

2 Tahun Prabowo-Gibran, PDIP: Ekonomi Anjlok, Negara Sedang Tidak Baik-baik Saja

2 Tahun Jadi RI 1, Kekayaan Prabowo Nambah Jadi Rp 2,066 Triliun

Greenpeace Pasang Spanduk di Bundaran HI Kritik Pemerintah

Urus Sengketa Lahan, Hercules Datangi Kantor Kementerian ATR/BPN

OJK Perkuat Stabilitas Keuangan dan Reformasi Pasar Modal

Subsidi Transjakarta, MRT & LRT di Jakarta Habiskan Rp6,5 Triliun

“Di Indonesia angka perokok lebih tinggi pada laki-laki dan dari usia yang masih muda. Lalu di rumah seluruh keluarga terkena rokok, ada anak cucu jadi perokok pasif, sehingga meningkatkan angka kanker paru pada yang lebih muda,” ujarnya dalam media briefing, Senin (4/12/2023). 

Adapun, perokok pasif 4 kali lipat lebih berisiko terkena kanker paru dibanding dengan yang tidak merokok. Perokok aktif 13 kali lipat lebih berisiko dari yang bukan perokok.

Perokok aktif pada pekerja tambang atau kimia risikonya untuk terkena kanker paru 8 kali lipat dari yang kerja di tempat yang sama tapi tidak merokok.  Hal yang bisa dilakukan untuk terhindar dari kanker paru antara lain dengan pencegahan primer, sesuai peraturan pemerintah, dengan membebaskan ruangan dari asap rokok sama sekali, menghindari pajanan rokok, dan tidak merokok sama sekali. 

Sita mengatakan sejumlah gejala kanker paru sering diabaikan, dan membuat kebanyakan pasien datang ke fasilitas kesehatan dengan kondisi kanker sudah berat atau pada stadium lanjut. 

“Padahal, jika terdeteksi dini, masih mungkin diobati dan disembuhkan,” ungkapnya.

Beberapa gejala yang sering dialami oleh penderita kanker paru adalah batuk, sesak napas, batuk darah, nyeri dada, dan edema.  Gejala-gejala ini juga mirip dengan tuberkulosis (TBC) sehingga orang-orang sering menganggap enteng dan tidak melakukan pengobatan dengan segera.

“Jika gejalanya dirasa mirip TBC, biasanya akan dilakukan skrining TBC terlebih dahulu dengan tes dahak. Jika diberikan pengobatan dalam dua pekan tidak ada perbaikan baru akan dilakukan langkah untuk diagnosa selanjutnya,” jelasnya.   

Sita mengatakan bahwa pada kanker paru lebih banyak tidak bergejala. Hal ini karena paru tidak memiliki saraf perasa. 

“Namun, saraf tersebut ada pada lapisan yang melapisi paru. Jadi kalau belum mengenai lapisan tersebut tidak terasa atau tidak bergejala, tapi kalau sudah sampai di lapisan itu sudah stadium lanjut. Karena itu, kita perlu lakukan upaya skrining kanker paru, sebelum ada gejala pada orang risiko tinggi,” paparnya dikutip dari bisnis Indonesia.

Komentar
Share26Tweet16SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

1 Januari 2020, Harga Rokok Resmi Naik 35 Persen

Perokok Lebih Berisiko Sakit Nyeri Tulang Belakang

Ada beberapa penyebab seseorang alami nyeri tulang belakang. Salah satunya banyak duduk berjam-jam.  Meskipun banyak orang mengaku kerap mengalami, ternyata...

1 Januari 2020, Harga Rokok Resmi Naik 35 Persen

Rokok Ilegal Rugikan Indonesia Rp53 Triliun

Direktur Eksekutif INDODATA, Danis TS Wahidin menyatakan  28,12% perokok di Indonesia pernah atau sedang mengisap rokok illegal. Jika angka tersebut...

1 Januari 2020, Harga Rokok Resmi Naik 35 Persen

Perokok Aktif Indonesia Nomor 3 di Dunia

ASPEK.ID, JAKARTA - Tembakau dan segala jenis rokok termasuk rokok konvensional, rokok elektronik, rokok dengan pemanasan sangat berbahaya bagi tubuh....

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In