ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto akan melantik jajaran pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) pada pekan depan.
Menurut Prasetyo, pelantikan sengaja tidak dilakukan segera agar para pimpinan baru dapat lebih fokus melakukan pembenahan internal pada masa awal masa tugas mereka.
“Kami agendakan di minggu depan, karena kami berpikir beliau dalam hari-hari pertama itu supaya fokus terlebih dulu untuk melakukan proses perbaikan-perbaikan di BGN. Kalau secara administratif, hukum, beliau bertiga sudah sah menjadi pimpinan BGN semenjak Keputusan Presiden ditetapkan,” kata Pras, Jumat (5/6).
Prasetyo menjelaskan salah satu alasan pemerintah menunjuk Nanik sebagai Kepala BGN karena dinilai telah memahami sistem dan mekanisme kerja lembaga tersebut. Sebelumnya, Nanik menjabat sebagai Wakil Kepala BGN sehingga dianggap mengetahui seluruh proses pelaksanaan program di lingkungan BGN.
Selain itu, Nanik juga dinilai memiliki kedisiplinan tinggi, terutama dalam aspek evaluasi, pengawasan, serta penerapan standar operasional prosedur (SOP).
“Kedisplinan dalam menjalankan SOP-SOP kedisiplinan dalam menjalankan manajemen di BGN, kedisiplinan juga dalam menjaga kualitas makanan yang kita sajikan ke seluruh penerima manfaat, itu beberapa dasar pertimbangan untuk kita minta ke beliau,” ujarnya.
Nanik ditunjuk menggantikan Dadan Hindayana yang sebelumnya dicopot dari jabatan Kepala BGN. Sehari setelah pencopotan tersebut, Dadan ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi oleh Kejaksaan Agung bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.
Selain mengangkat Nanik sebagai Kepala BGN, Presiden Prabowo juga menunjuk Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang baru. []























