• Latest
  • Trending
Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

Hotel di Mandalika Penuh, Belum Ada Keluhan soal Harga

MotoGP Mandalika Serap 9.000 Pekerja, UMKM Lokal Ikut Ketiban Berkah

Tolak Privasi, WA Tak Bisa Diakses Mulai 15 Mei

Tips Ganti Nomor HP Tanpa Hilang Chat di WA

BGN Uji MBG Prasmanan Ala Sekolah di Jepang

Pemerintah Tolak Tuduhan Komnas HAM Pelaksanaan MBG Langgar HAM

Malaysia Putuskan Bergabung dengan BRICS

Anwar Ibrahim HP Prabowo Bahas Kabut Asap

Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik Dua Kali Lipat

Daftar 21 Penyakit Tak Ditanggung BPJS Kesehatan

Hotel di Mandalika Penuh, Belum Ada Keluhan soal Harga

Seskab Teddy Ajak warga Dukung 2 Pembalap Indonesia di MotoGP Mandalika 2026

Emas Batangan Antam Menguat

Harga Emas Antam 10 Oktober 2026 Naik, Segini Harga 1 Gram

Ketua Dewan Pakar Golkar Tegaskan Pengunduran Airlangga Bukan Karena Tekanan Internal

Gerindra Apresiasi Golkar Dukung Prabowo Jadi Capres di 2029

Jasa Tirta II Luncurkan Project Konservasi Budidaya Ikan Ramah Lingkungan

Prabowo Tagih Progres Kampung Nelayan, Target 1.386 Akhir 2026

Netflix Razia Sharing Password,  Konsumen Turun

Netflix Berencana PHK 5% Karyawan

85% Pekerja Profesional Indonesia Cari Kerja Baru di 2024

Kelas Menengah Berkurang Mengancam Daya Beli

Kapolri Pimpin Sertijab, Komjen Asep Jadi Irwasum

Kapolri Pimpin Sertijab, Komjen Asep Jadi Irwasum

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Oktober 11, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

by Muhammad Fadhil
Juni 4, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM, NEWS
Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

Prabowo ikut makan MBG bersama para siswa. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih setelah harus mencopot Dadan Hindayana bersama dua mantan wakil kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Ketiganya sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Kejaksaan Agung.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6) malam.

Prabowo mengatakan keputusan mengganti pimpinan BGN bukanlah hal mudah. Sebab, mereka merupakan orang-orang yang selama ini diberi kepercayaan untuk menjalankan salah satu program prioritas pemerintah.

BacaJuga

MotoGP Mandalika Serap 9.000 Pekerja, UMKM Lokal Ikut Ketiban Berkah

Tips Ganti Nomor HP Tanpa Hilang Chat di WA

Pemerintah Tolak Tuduhan Komnas HAM Pelaksanaan MBG Langgar HAM

Anwar Ibrahim HP Prabowo Bahas Kabut Asap

Daftar 21 Penyakit Tak Ditanggung BPJS Kesehatan

Seskab Teddy Ajak warga Dukung 2 Pembalap Indonesia di MotoGP Mandalika 2026

“Saya sebetulnya, hari ini, saat ini sebetulnya saya sedih. Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam dalam keadaan sedih. Karena, saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya, sebenarnya yang saya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat,” ujar Prabowo.

Meski demikian, Prabowo menegaskan tidak ingin memberikan banyak komentar terkait perkara hukum yang kini tengah ditangani aparat penegak hukum.

“Saya tidak mau banyak komentar, karena mereka-mereka ini menghadapi masalah penyelidikan hukum. Karena itu saya tidak boleh banyak komentar, nanti seolah saya mempengaruhi,” katanya.

Prabowo mengungkapkan dirinya telah menerima laporan mengenai dugaan penyimpangan di BGN. Untuk memastikan informasi tersebut, ia mengaku meminta sejumlah lembaga negara melakukan pengecekan dan pendalaman.

“Jadi saya waktu dapat laporan itu, saya panggil Kepala BPKP dan juga kepala PPATK dan pejabat lain, tolong saya dapat laporan tentang BGN ini,” ujarnya.

Menurut Prabowo, kepentingan rakyat menjadi pertimbangan utama dalam mengambil keputusan. Ia bahkan mengingat pesan ayahnya, ekonom Sumitro Djojohadikusumo, yang selalu mengingatkannya untuk berpihak kepada rakyat.

“Yang jelas, mengganti mereka tidak ringan bagi saya. Tapi, saya ingat kata almarhum ayahanda saya, Prof Sumitro, pernah mengatakan kepada saya, ‘Prabowo kalau satu saat dalam bingung, keadaan ragu, ingat! Berpihaklah selalu kepada rakyatmu’,” kata Prabowo.

Prabowo juga mengaku berat ketika menandatangani keputusan pergantian pimpinan BGN tersebut.

“Saya katakan berat bagi saya [mencopot Dadan dkk], waktu saya tanda tangan, berat. Ini orang yang saya angkat, ini orang saya kasih bintang [bintang kehormatan], saya kasih pangkat,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo memperingatkan seluruh mitra pelaksana MBG agar tidak menyalahgunakan program tersebut demi kepentingan pribadi. Ia menegaskan negara memiliki perangkat pengawasan dan penegakan hukum untuk menindak setiap pelanggaran.

“Kalau saudara merasa saudara bisa lebih pinter dari NKRI, ya coba aja,” kata Prabowo.

Ia memastikan pemerintah akan memperkuat fungsi pengawasan, termasuk melalui BPKP, KPK, dan aparat penegak hukum lainnya.

“BPKP, KPK semua, penegak hukum harus kita perkuat. Karena saya tidak mau NKRI dilecehkan. Saya tidak mau bahwa pemerintah Republik Indonesia tidak dihormati,” ujarnya.

Prabowo menegaskan program MBG harus sepenuhnya digunakan untuk kepentingan masyarakat, terutama anak-anak penerima manfaat. Menurutnya, program tersebut tidak boleh menjadi celah bagi oknum untuk mencari keuntungan.

“Masalah makan ini masalah sakral. Makan bagi orang susah, tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum-oknum. Makan paling gampang dikorupsi,” kata Prabowo.

Ia juga memastikan tidak akan ada perlakuan khusus bagi siapa pun yang terbukti menyalahgunakan uang negara, termasuk orang-orang yang pernah berada di lingkaran kepercayaannya.

“Penegak hukum harus kita perkuat. Karena saya tidak mau NKRI dilecehkan, saya tidak mau bahwa Pemerintah Republik Indonesia tidak dihormati. Saya tidak mau uang rakyat dicuri dan tidak ada pengecualian,” tegas Prabowo. []

Komentar
Share14Tweet9SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Hotel di Mandalika Penuh, Belum Ada Keluhan soal Harga

MotoGP Mandalika Serap 9.000 Pekerja, UMKM Lokal Ikut Ketiban Berkah

ASPEK.ID, LOMBOK - Gelaran MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), tak sekadar menyajikan persaingan para pebalap dunia....

Tolak Privasi, WA Tak Bisa Diakses Mulai 15 Mei

Tips Ganti Nomor HP Tanpa Hilang Chat di WA

ASPEK.ID, JAKARTA - Menggunakan fitur ganti nomor di WA akan memindahkan informasi akun, termasuk foto profil, nama, info, chat individual,...

BGN Uji MBG Prasmanan Ala Sekolah di Jepang

Pemerintah Tolak Tuduhan Komnas HAM Pelaksanaan MBG Langgar HAM

ASPEK.ID, JAKARTA - Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kementerian HAM, Munafrizal Manan menuding Komnas HAM tendensius saat menyimpulkan program...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In