ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memperpanjang jabatan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Adi Suryanto. Dia sebelumnya telah menjabats sejak 2015.
Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 206/TPA Tahun 2020 tentang Perpanjangan Masa Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan Lembaga Administrasi Negara.
Keppres itu diserahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, pada acara ‘Penyerahan Keputusan Presiden tentang Perpanjangan Jabatan Kepala Lembaga Administrasi Negara’ di Gedung A Lantai 2, Kantor LAN, Jakarta Pusat, Kamis (7/1).
Profil Singkat
DR. Adi Suryanto, Msi lahir pada tanggal 8 Desember 1969, di Kebumen, Jawa Tengah. Dia telah berakrir selama 21 tahun pada Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Gelar Doktor di bidang Ilmu Politik diperoleh pada tahun 2008 dari Universitas Indonesia, setelah 8 tahun memperoleh gelar Master di bidang Administrasi dan Kebijakan Publik yang diraihnya pada tahun 2000 pada universitas yang sama dan Sarjana S1 ditamatkan di Universitas Diponegoro di tahun 1993 pada jurusan Ilmu Pemerintahan.
Karir bekerja di LAN dimulai dengan menjadi staff pada Pusat Diklat Teknis dan Fungsional, lalu meniti ke Jabatan Struktural terendah eselon IV setelah 4 tahun bekerja.
Secara berturut – turut memperoleh promosi jabatan eselon III Kabag Administrasi Pusat Kajian Otonomi Daerah yang tidak lama kemudian dipercaya merangkap sebagai Pelaksana Tugas Kepala Pusat.
Jabatan eselon II secara definitif dipangku sejak tahun 2009 dan tahun 2013 melalui seleksi terbuka eselon I, beliau terpilih sebagai Sekretaris Utama LAN.
Diklat yang pernah diikuti secara berjenjang mulai dari Diklat Prajabatan tercatat sebagai 10 peserta terbaik, Diklat ADUM sebagai peserta terbaik I, Diklat SPAMA sebagai 10 peserta terbaik, Diklat Pim II sebagai 10 peserta terbaik, dan Diklat Pim I sebagai peserta terbaik I.
Pengalaman profesional dalam berbagai aspek penyelenggaraan negara dan kebijakan mulai dari bidang pendidikan dan pelatihan aparatur, perencanaan pemerintahan, manajemen kinerja dan sebagainya.
Dia juga banyak berperan dalam proses Reformasi Birokrasi di LAN, baik sebagai Ketua Tim RB LAN sejak 2010 dan juga memimpin proses Pembaharuan Diklat Pim Pola Baru serta pernah terlibat dalam studi evaluasi Otonomi Khusus Papua.
Selain mengajar pada program Magister, juga aktif mengajar di berbagai Diklat untuk Aparatur Sipil Negara, baik diklat Teknis, maupun diklat Struktural (Diklatpim I, II, III, dan IV) serta diklat Prajabatan.





















