• Latest
  • Trending

Proyek Kilang Tuban Serap 1.220 Pekerja Lokal

Menteri Agama Usul Biaya Perjalanan Haji Rp 65 Juta Tahun 2025

Menag: Indeks Kerukunan Umat Beragama di Era Prabowo Tertinggi Sejak Indonesia Merdeka

KAI Rugi Rp 3,5 Miliar Gara-gara Refund Tiket Akibat Banjir

Ada Zikir di Monas, Penumpang Bisa Naik KA di Jatinegara

Sudaryono Ancam Pecat Kepala SPPG yang Minta Fee ke Mitra MBG

Bos BGN Ancam Copot Pegawai yang Kerja Setengah Hati di Program MBG

Mobil Tangki Hantam Pikap Mahasiswa KKN di Kalsel, 7 Orang Meninggal

Mobil Tangki Hantam Pikap Mahasiswa KKN di Kalsel, 7 Orang Meninggal

GELOMBANG ELEKTORAL JOKOWI: 2029 SAATNYA BERGESER KE PSI

Di NTT, Jokowi Sebut Kunci PSI Menang

Adu Smash! Laga Kapolri-Widi vs Bahlil-Ahmad Meriahkan Penutupan Kapolri Cup 2026

Adu Smash! Laga Kapolri-Widi vs Bahlil-Ahmad Meriahkan Penutupan Kapolri Cup 2026

Polisi Duga Pegolf Jesslyn Dibawa ke Malaysia Usai Diduga Diculik

Polisi Belum Bisa Hubungi Keluarga Atlet Golf Jesslyn, Penyelidikan Tetap Berjalan

Pernah Tampil di Liga Champions Asia, Bek asal Brasil ini Resmi Gabung Persiraja

Pernah Tampil di Liga Champions Asia, Bek asal Brasil ini Resmi Gabung Persiraja

Perambahan Suaka Margasatwa Rawa Singkil Tak Terkendali

Dino Patti Djalal Ingatkan Prabowo Deforestasi Papua Ancam Target Emisi

Bahlil: Banyak Biaya Abu Nawas di Indonesia

Cegah Korupsi Sejak Dini, Diusulkan Pembentukan Peradilan Etika

Prabowo Minta Antisipasi Dampak El Nino, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca

El Nino Picu Harga Kakao Naik

Keponakan Prabowo Takjub Air Keran di IKN Bisa Langsung Diminum

Keponakan Prabowo Takjub Air Keran di IKN Bisa Langsung Diminum

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Agustus 1, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Proyek Kilang Tuban Serap 1.220 Pekerja Lokal

by Zamzami Ali
Januari 30, 2022
in BUMN, ENERGI

Dedikasi PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (Pertamina Rosneft) dalam mengawal Proyek Strategis Nasional (PSN) Kilang GRR Tuban ditunjukkan dalam performanya mengakselerasi proyek hingga optimalisasi serapan TKDN.

Sebagai proyek strategis, Kilang GRR Tuban diproyeksikan akan menjadi salah satu kilang terbesar Indonesia dan menghasilkan produk BBM berkualitas seperti Gasoline, Diesel, dan Avtur hingga 229 ribu barrel per hari.

Guna menunjang proyek strategis tersebut, Pertamina Rosneft proaktif melibatkan pekerja lokal dimana angka serapan telah mencapai 1220 pekerja di area Tuban.  

BacaJuga

Nasabah Bullion BSI Melonjak 700%, Transaksi Emas Tembus 8,06 Ton

PHE Ganti Tiga Direktur Utama Anak Usaha

Pelindo Tambah Jajaran Komisaris, Dua Nama Baru Resmi Bergabung

Reshuffle di KAI, Purnomo Sucipto Tak Lagi Jabat Komisaris

Di Balik Modernisasi Pelabuhan, Pelindo Marine Jadi Kunci Kelancaran Operasi

Prabowo Minta KSSK Gandeng Danantara di Tiap Pengambilan Kebijakan

Direktur Utama Pertamina Rosneft, Kadek Ambara Jaya menegaskan bahwa pihak perusahaan memiliki komitmen tinggi dalam menciptakan multiplier effect bagi masyarakat Tuban melalui proyek GRR Tuban.

Kadek menambahkan, komitmen Pertamina Rosneft dalam memberdayakan tenaga kerja lokal di area Tuban telah dilakukan sejak tahap pembersihan lahan (land clearing).

“Total, ada 1220 pekerja lokal yang diberdayakan sejak tahapan land clearing I hingga IV. Tenaga lokal ini berasal dari desa-desa ring 1 di area GRR Tuban termasuk Wadung, Rawasan, Mentoso, Sumurgeneng dan Kaliuntu,” imbuh Kadek. 

Selain melakukan pemberdayaan tenaga lokal, Kadek memastikan proyek GRR Tuban telah dijalankan selaras dengan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan perusahaan.

“Selama tiga tahun dari 2019-2011, kontribusi Tanggung Jawab Sosial Lingkungan GRR Tuban telah mencapai Rp23 miliar. Salah satu bentuk program sosial yang kami canangkan adalah beasiswa D3 Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu bagi para siswa bertalenta di area Tuban. Tahun ini penerima beasiswa kami telah memasuki tahap akhir studinya. Artinya, program kami dirancang berkelanjutan dan menyasar seluruh lapisan masyarakat,” jelas Kadek. 

Adapun proyek GRR Tuban memiliki target serapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 27.85%. Komponennya antara lain penyerapan tenaga kerja lokal saat proyek berlangsung, setelah proyek berlangsung, hingga barang dan jasa dalam negeri yang berkualitas.

“Bahkan, proyek GRR Tuban akan turut serta menggunakan bahan baku lokal dalam proses konstruksinya. Untuk menjamin kualitas TKDN, kami menggandeng PT Surveyor Indonesia (Persero) dalam melaksanakan vendor assessment proyek agar para vendor benar-benar memenuhi nilai TKDN dalam pengadaan barang yang akan diserap dalam konstruksi GRR Tuban,” imbuh Kadek. 

On Track Kawal Proyek Strategis Nasional

Mengingat nilai strategis yang dimiliki Kilang GRR Tuban untuk menyokong ketahanan energi negeri, pihak Pertamina Rosneft berkomitmen untuk mengelola proyek ini secara on track.

“Hingga akhir Desember 2021, progres proyek ini mencapai 62,77% dalam tahapan penyusunan desain (Front-End Engineering Design/FEED). Angka ini cukup jauh melampaui target awal yaitu sebesar 56,45%. Penyusunan desain teknis ini merupakan fase yang krusial dalam pembangunan kilang, karena dari FEED ini akan didapatkan desain dan spesifikasi kilang secara lengkap sebagai dasar untuk melanjutkan proyek,” jelas Kadek. 

Proyek Kilang GRR Tuban adalah program pembangunan kilang minyak baru yang terintegrasi dengan kilang petrokimia guna mewujudkan ketahanan energi negeri.

Selain produk BBM, Kilang GRR Tuban bertujuan menghasilkan produk petrokimia sebesar 2820 kilo ton per tahun, serta paraxylene sebesar 1300 kilo ton per tahun. Kilang yang memiliki kapasitas pengolahan hingga 300 ribu barel per hari ini akan menjadi salah satu kilang terbesar yang dimiliki Pertamina.

“Mohon dukungan para pihak dan masyarakat untuk menjaga kondusifitas proyek ini agar On Track, On Budget, On Specification, On Return dan On Regulation,” tutup Kadek.

Komentar
Share37Tweet23SendShareShare7Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kilang Pertamina Balikpapan Terbakar, 1 Tewas

Kilang Pertamina Balikpapan Terbakar, 1 Tewas

Tim Pemadam di Kilang Balikpapan PT Kilang Pertamina Internasional berhasil memadamkam api di plant 5, Unit Hydro Skimming Complex. Saat...

Pertamina Percepat Investigasi Kilang Balongan

Kilang Minyak Pertamina Kembali Terbakar, Faktor Perawatan Jadi Sorotan

Anggota Komisi VII DPR RI Nasyirul Falah Amru menyesalkan kembali terjadinya kebakaran Kilang Minyak Pertamina. Kali ini terjadi kebakaran di Kilang...

Pertamina Percepat Revitalisasi Kilang Balongan

Dedikasi Pertamina dalam mengawal transformasi bisnis kilang dan petrokimia di Balongan terus dilanjutkan melalui implementasi dua proyek strategis: RDMP (Refinery...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In