PSSI dililit utang hampir Rp100 miliar karena kepengurusan lama, Erick Thohir buka suara. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir tidak mau menyalahkan pihak tertentu.
Sebelumnya, Arya Sinulingga selaku Exco PSSI membeberkan bahwa PSSI telah ditagih utang hampir mencapai Rp100 miliar. Ini merupakan utang warisan dari kepengurusan terdahulu, namun yang perlu membayar adalah kepengurusan saat ini.
Erick Thohir mengonfirmasi adanya utang tersebut. Oleh karena itu, pihaknya kini berusaha untuk membereskan dengan melakukan audit secara mendalam agar kondisi keuangan menjadi lebih baik.
“PSSI utangnya banyak, memang utangnya banyak. Karena itu kami mengaudit secara investigasi dan transparan supaya mengetahui pembukuan sebenarnya apa,” ucap Erick Thohir di Jakarta, Jumat (7/7/2023).
Meski berasal dari kepengurusan sebelumnya, Erick Thohir ogah menyalahkan era sebelumnya soal ini. Namun demikian, kepengurusannya akan tetap bertanggung jawab terhadap utang-utang yang ada.
“Kembali saya tidak mau menyalahkan kepengurusan lama, baru lebih baik tidak. Saya ingin keuangannya tertata rapi supaya kepengurusan berikutnya pun bisa bikin planning jangka panjang,” ucapnya.
Erick Thohir menuturkan bahwa PSSI akan membayar utang-utang itu secara bertahan. Meski demikian, beban itu cukup berat karena banyak agenda Timnas Indonesia pun yang membutuhkan pembiayaan.
“Saya tidak mau menuduh siapa-siapa dulu. Sejak awal saya minta diaudit. Akan tetapi, tagihan-tagihan sudah mulai terasa. Itu ada tagihan-tagihan yang sebelum saya dilantik,” ujarnya.
























