Wapres Ma’ruf Amin berharap generasi muda memulai belajar investasi di pasar modal syariah, sebab diyakini besarnya potensi ekonomi serta keuangan syariah.
“Kepada generasi muda, saya berpesan, mulailah belajar berinvestasi. Namun, dalam berinvestasi terlebih dahulu harus memahami secara mendalam, khususnya terkait pasar modal syariah,” ujarnya secara virtual, Selasa (12/4/2022).
Ma’ruf menyebutkan, kemajuan teknologi telah memberikan kemudahan dalam pembelajaran, tetapi untuk mendapatkan informasi yang valid generasi muda harus memperoleh dari sumber yang kredibel.
Penyebabnya, di tengah majunya pasar modal syariah dan besarnya potensi ekonomi dan keuangan syariah, dia mencermati masih terbatasnya informasi yang diterima oleh masyarakat, sehingga potensi yang tersedia belum banyak dimanfaatkan.
“Banyak di antara masyarakat kita yang masih ragu berinvestasi di pasar modal syariah tentang kehalalannya meski sudah ada fatwa-fatwa yang memberi landasan kehalalannya,” ujarnya.
Wapres melanjutkan saat ini pentingnya sosialisasi dan edukasi yang intensif untuk meningkatkan literasi masyarakat, terutama mengenai kehalalan pasar modal syariah.
Wapres menjelaskan landasan fikih dalam keuangan syariah, termasuk pasar modal syariah, yaitu seperti diketahui, hukum asal dalam bermuamalah adalah boleh, sepanjang tidak ada dalil yang melarangnya atau mengharamkannya.
“Al ashlu fii mua’malah Al ibahah illa maa dalla dalilu fii tahrimiha, asal dari pada bermuamalah itu adalah boleh kecuali ada dalil yang mengharamkannya, sedangkan yang dilarang menurut syariah juga sudah jelas, yaitu yang mengandung unsur gharar, riba, maisir, risywah, maksiat, dan kezaliman serta kegiatan yang sifatnya spekulatif dan manipulatif,” tuturnya.
Wapres mendorong peningkatan literasi keuangan syariah bersama seluruh pemangku kepentingan.
























