• Latest
  • Trending

RI-Malaysia Sepakati Perlindungan TKI dan Pembukaan Perbatasan

Wapres Gibran Diagendakan Terima Wakil PM Malaysia Bahas Kerja Sama Halal

Wapres Gibran Diagendakan Terima Wakil PM Malaysia Bahas Kerja Sama Halal

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Tetapkan 8 Tersangka OTT ATR/BPN, Ada Dirjen hingga Bos Summarecon

Kisah Akmal Bertahan 9 Jam di Laut Jawa Saat KM Virgo Tenggelam

Kisah Akmal Bertahan 9 Jam di Laut Jawa Saat KM Virgo Tenggelam

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK Periksa 3 Pimpinan Bank BJB di Kasus Korupsi Iklan Rp223,6 Miliar

Golkar-PKS Kompak Dukung Batas Jabatan Ketum Parpol 2 Periode

Golkar dan PKS Kompak Usul Parliamentary Threshold Naik Jadi 5%

Malaysia Batasi Tamu Hari Raya, Larang Perjalanan Antar-Wilayah hingga 6 Juni

Malaysia Diguncang Skandal Korupsi Dana Haji Rp3,7 Triliun

Purbaya Ragu Anggaran MBG Rp 335 T Terserap Penuh, Efisiensi Jadi Opsi

Popularitas Purbaya Meredup Usai Tak Lagi Jadi Menteri Keuangan

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

Perputaran Uang Selama MTQ Nasional 2026 Diprediksi Rp1,2 T

Istana Janjikan Tukin Guru dan Nakes 3T Naik

DPR Sepakati Gaji P3K Dibayar APBN Mulai 2027, Anggarannya Rp23 Triliun

Kapal Perang Rusia Lepaskan Suar ke Arah Helikopter Denmark di Laut Baltik

Kapal Perang Rusia Lepaskan Suar ke Arah Helikopter Denmark di Laut Baltik

Dari Pelatihan ke Pasar Global, Pelindo Marine Perkuat Perajin Batik Dolly Hingga ke Yogyakarta

Dari Pelatihan ke Pasar Global, Pelindo Marine Perkuat Perajin Batik Dolly Hingga ke Yogyakarta

PLTS Likupang, Panel Surya Terbesar di Indonesia Salurkan Listrik 15 MW/Hari

Tujuh Jurus Pemda Memperkuat Ketahanan Energi

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, September 16, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

RI-Malaysia Sepakati Perlindungan TKI dan Pembukaan Perbatasan

by Zamzami Ali
November 10, 2021
in POLITIK

Presiden Jokowi mendorong penguatan kerja sama Indonesia-Malaysia dengan berdasarkan prinsip saling menghormati dan menguntungkan.

“Sebagai negara tetangga dekat dan bangsa serumpun, kita harus memperkuat kerja sama berdasarkan prinsip yang saling menghormati dan saling menguntungkan,” ujar Presiden Jokowi dalam pernyataan pers bersam PM Malaysia Dato’ Sri Ismail Sabri Yakoob, usai melaksanakan pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/11/2021).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara membahas berbagai isu strategis, salah satunya mengenai pentingnya kerja sama perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Malaysia.

BacaJuga

Wapres Gibran Diagendakan Terima Wakil PM Malaysia Bahas Kerja Sama Halal

Golkar dan PKS Kompak Usul Parliamentary Threshold Naik Jadi 5%

Popularitas Purbaya Meredup Usai Tak Lagi Jadi Menteri Keuangan

Prabowo Copot Purbaya, Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu

Isu Reshuffle Mencuat, Purbaya dan Pratikno Dikabarkan Bakal Diganti?

Prabowo: Takdir Indonesia Berada di Ring of Fire

“Saya mendorong kiranya MoU (Memorandum of Understanding) perlindungan tenaga kerja domestik Indonesia dapat segera diselesaikan. Kemudian juga mengenai izin Community Learning Center di Semenanjung, juga bisa diberikan izinnya sesuai prinsip hak pendidikan bagi semuanya,” ungkapnya.

Presiden menegaskan bahwa Indonesia ingin segera menyelesaikan negosiasi batas negara dengan Malaysia, baik itu batas darat maupun laut.

“Karena ini sudah agak lama progresnya, kita berharap dalam waktu yang sesingkat-singkatnya masalah ini bisa segera diselesaikan,” ucapnya.

Kepala Negara juga memberikan perhatian terkait pemulihan ekonomi pascapandemi. Ia mengapresiasi kenaikan angka perdagangan sebesar 49 persen pada periode Januari-Agustus 2021, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Guna mendukung upaya pemulihan ekonomi, tadi kita juga sudah sepakat untuk dibuat Travel Corridor Arrangement yang secara bertahap nanti akan kita membukanya satu persatu,” imbuh Presiden.

Pada kesempatan yang sama, PM Malaysia Dato’ Sri Ismail Sabri Yakoob mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia dalam kunjungan pertamanya ke Indonesia, walau dalam situasi pandemi COVID-19.

“​​Saya merasa sangat gembira dengan sambutan begitu mesra yang diberikan oleh Bapak Presiden dan pemerintah Indonesia kepada saya dan delegasi,” tutur PM Malaysia Dato’ Sri Ismail Sabri Yakoob.

Dia menyampaikan bahwa dirinya memberikan jaminan atas kesejahteraan TKI di Malaysia dengan membuat amandemen Akta Standard Minimum Perumahan, Penginapan dan Kemudahan Pekerja 1990 (Akta 446) yang telah disetujui di Parlemen Malaysia.

“Saya memberi jaminan bahwa kebajikan Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia akan kita jaga sebaik-baik mungkin dan beberapa perubahan telah pun dilaksanakan di Malaysia,” tambahnya.

Lebih lanjut, PM Dato’ Sri Ismail Sabri Yakoob mengatakan, Indonesia dan Malaysia menyepakati membuka perbatasan internasional kedua negara dalam waktu dekat.

“Hari ini saya dan Bapak Presiden telah mencapai persetujuan supaya Malaysia dan Indonesia dapat melaksanakan suatu koridor perjalanan antara kedua-dua negara melalui aturan Travel Corridor Arrangement (TCA) atau Vaccinated Travel Lane (VTL),” kata PM Malaysia.

Pada pertemuan bilateral tersebut, pemimpin kedua negara juga membahas terkait beberapa isu kawasan, seperti yang berkaitan dengan Myanmar, Laut Cina Selatan dan lain sebagainya.

“Kami juga bersependapat bahwa segala isu yang berkaitan dengan Laut Cina Selatan perlu diselesaikan secara diplomatik dan menghormati Undang-undang antarbangsa terutamanya UNCLOS, yaitu Undang-undang antarbangsa yang berkaitan dengan laut, terutama yang melibatkan Laut Cina Selatan,” pungkas Dato’ Sri Ismail Sabri Yakoob. 

Dalam lawatannya ke Indonesia ini, PM Dato’ Sri Ismail Sabri Yaakob didampingi oleh jajarannya, yaitu Menteri Luar Negeri Saifuddin Abdullah dan Menteri Keuangan Zafrul Tengku Abdul Aziz.

Sementara itu, tampak turut hadir mendampingi Presiden Jokowi pada pertemuan tersebut ialah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Indonesia Nadiem Makarim, serta Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Komentar
Share15Tweet9SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Wapres Gibran Diagendakan Terima Wakil PM Malaysia Bahas Kerja Sama Halal

Wapres Gibran Diagendakan Terima Wakil PM Malaysia Bahas Kerja Sama Halal

    ASPEK.ID, JAKARTA  -  Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi diagendakan melakukan lawatan kerja ke Indonesia pekan ini....

Malaysia Batasi Tamu Hari Raya, Larang Perjalanan Antar-Wilayah hingga 6 Juni

Malaysia Diguncang Skandal Korupsi Dana Haji Rp3,7 Triliun

ASPEK.ID - Mantan Menteri Urusan Agama Malaysia, Jamil Khir Baharom, resmi didakwa atas dugaan penyalahgunaan dana Tabung Haji senilai lebih...

China Kirim 11 Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung

Warga Negara ini paling Suka Naik Whoosh

  ASPEK.ID, JAKARTA- PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat 2.300 tiket Whoosh dibeli wisatawan Malaysia pada awal September 2026,...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In