• Latest
  • Trending
Realisasi Investasi RI Sepanjang 2025 Lampaui Target, Capai Rp 1.931 Triliun

Rosan: Perminas Dibentuk untuk Optimalkan Potensi Rare Earth Nasional

Prabowo: Danantara Wajib Bantu Lanjutkan Proyek LRT Jakarta

Pemgamat: Komunikasi Prabowo Semakin Baik

3 Faktor Proyek MRT Jakarta Fase 2 Bakal Molor

Peringkat Transportasi Publik Jakarta Naik dari Posisi 17 ke 15 Dunia

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

BEI dan OJK Akan Bertemu MSCI Minta Klarifikasi

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

PM Malaysia Minta ASEAN Tangani Karhutla RI

Penyebab Kerusuhan di Prancis

Penyebab Kerusuhan di Prancis

Sekjen PBB Bermalam di Rumah Prabowo

Sekjen PBB Bermalam di Rumah Prabowo

IHSG Lengser ke 4.934, Mayoritas Saham Masuk Zona Merah

IHSG Lengser ke 4.934, Mayoritas Saham Masuk Zona Merah

Kebakaran Hutan 2019 Bikin Indonesia Rugi Rp 72 Triliun

Serukan Taubat Nasuha, MUI Desak Prabowo Serius Tangani Karhutla

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

BEI Turunkan Batas ARB Saham Jadi 7% Mulai Hari Ini

BNPB Hormati OTT KPK, Dorong Asas Praduga Tak Bersalah

KPK: Pejabat BNPB Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Pembebasan Tagihan dan Diskon Listrik Bertahap Mulai Hari Ini

Bahlil: 2030 Seluruh Desa di RI ada Listrik

Jokowi Mau RAPBN 2025 Akomodasi Semua Program Prabowo

Prabowo HUT, Jokowi Doakan Sehat

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Rosan: Perminas Dibentuk untuk Optimalkan Potensi Rare Earth Nasional

by Muhammad Fadhil
Februari 3, 2026
in BERITA TERBARU, BUMN, NEWS
Realisasi Investasi RI Sepanjang 2025 Lampaui Target, Capai Rp 1.931 Triliun

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani. Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO

ASPEK.ID, JAKARTA – Pemerintah menyiapkan Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) sebagai instrumen strategis untuk mengoptimalkan pengelolaan komoditas tanah jarang (rare earth) nasional. Langkah ini diambil di tengah melonjaknya kebutuhan global terhadap mineral strategis yang menjadi bahan baku utama industri teknologi tinggi dan energi bersih.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menegaskan, secara kelembagaan Perminas akan dibangun dengan konsep serupa holding dan perusahaan pertambangan mineral yang telah lebih dulu beroperasi. Namun, Perminas akan memiliki mandat khusus mengelola komoditas tanah jarang.

“Secara konsep, sama seperti perusahaan-perusahaan di bidang pertambangan mineral lainnya, seperti MIND ID yang memiliki anak usaha di batu bara melalui PT Bukit Asam, di nikel melalui PT Freeport Indonesia, serta Antam yang mengelola nikel dan emas. Bedanya, Perminas secara khusus diperuntukkan untuk tanah jarang atau rare earth,” ujar Rosan usai rapat bersama Komisi XII DPR, Selasa (3/2).

BacaJuga

Pemgamat: Komunikasi Prabowo Semakin Baik

Peringkat Transportasi Publik Jakarta Naik dari Posisi 17 ke 15 Dunia

BEI dan OJK Akan Bertemu MSCI Minta Klarifikasi

PM Malaysia Minta ASEAN Tangani Karhutla RI

Penyebab Kerusuhan di Prancis

Sekjen PBB Bermalam di Rumah Prabowo

Rosan mengungkapkan, Indonesia memiliki potensi dan cadangan tanah jarang yang sangat besar. Namun hingga kini, pemanfaatannya dinilai belum optimal, bahkan masih jauh dari kapasitas yang seharusnya dapat dikembangkan.

“Potensinya sangat-sangat besar, tetapi memang belum dioptimalkan, masih jauh dari optimalisasi. Karena tanah jarang itu kalau dilihat sekarang memang menjadi kebutuhan dunia yang sangat-sangat tinggi,” jelasnya.

Untuk memastikan pengelolaan berjalan efektif, pemerintah akan mengembangkan Perminas melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Sinergi tersebut dinilai krusial, mengingat pengelolaan tanah jarang tidak hanya berkaitan dengan sektor pertambangan, tetapi juga hilirisasi, industri strategis, dan rantai pasok global.

“Kita punya potensi dan cadangan yang sangat-sangat tinggi juga. Jadi kita diminta untuk mempersiapkan dan bekerja sama dengan kementerian lain,” pungkas Rosan.

Pembentukan Perminas diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah dalam negeri sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok mineral strategis global. []

Komentar
Share24Tweet15SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Prabowo: Danantara Wajib Bantu Lanjutkan Proyek LRT Jakarta

Pemgamat: Komunikasi Prabowo Semakin Baik

  ASPEK.ID, JAKARTA: Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, mengatakan gaya komunikasi Prabowo semakin baik. Perubahan itu...

3 Faktor Proyek MRT Jakarta Fase 2 Bakal Molor

Peringkat Transportasi Publik Jakarta Naik dari Posisi 17 ke 15 Dunia

ASPEK.ID, JAKARTA - Berdasarkan survei Majalah Time Out pada 2026, Jakarta menempati peringkat ke-15 dari 20 kota dengan transportasi publik...

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

BEI dan OJK Akan Bertemu MSCI Minta Klarifikasi

  ASPEK.ID, JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan meminta klarifikasi kepada Morgan Stanley Capital...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In