ASPEK.ID, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Rabu (10/3/2021).
Mereka membahas sejumlah permasalahan pengembangan wilayah dan percepatan pembangunan infrastruktur di DKI Jakarta.
Pertemuan tersebut merupakan salah satu dari rangkaian koordinasi dengan para kepala daerah, khususnya di bidang infrastruktur dan transportasi.
Anies, kata Luhut, adalah gubernur terakhir dari Pulau Jawa yang ditemui setelah sebelumnya bertukar pikiran dengan Gubernur Jateng, Jabar, Banten, Jatim, dan DIY.
“Pak Luhut, ‘I come to you with menu of problem,” kata Anies.
“No problem pak, we can solve it. Asal harus terintegrasi’,” ujar Luhut.
Anies meminta dukungan pemerintah pusat terkait tiga hal yang jadii permasalahan utama Pemprov DKI. Pertama, pengendalian banjir, mengingat di Jakarta penyebab banjir ada 3 yaitu rob, tanggul, dan sungai.
“Yang tak kalah penting adalah penanganan sampah dan limbah di Jakarta dilakukan secara tepat, jika semua hal ini dilakukan secara beriringan, saya kira banjir di Jakarta bisa kita atasi,” lanjut Luhut.
Kedua, terkait pengembangan transportasi yang perlu terus diintegrasikan termasuk pembangunan trase-trase infrastruktur transportasi publik demi kemudahan mobilitas warga Ibu Kota dan Jabodetabek.
Ketiga adalah pariwisata yang akan difokuskan di pengembangan kawasan Kepulauan Seribu. Luhut menambahkan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional yang ada, harus menjelma jadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat, lewat proyek-proyek padat karya untuk menggerakkan roda perekonomian kembali.
Kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah sudah selayaknya harus saling sinergi untuk saling membangun.
“Marilah kita lepaskan ego sektoral yang ada diantara kita demi suksesnya pembangunan Indonesia yang berkelanjutan,” tutup Luhut.























