ASPEK.ID, JAKARTA – Banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di Ibu Kota. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 09.00 WIB, sebanyak 90 rukun tetangga (RT) dan sembilan ruas jalan masih terendam air dengan ketinggian yang bervariasi.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD Jakarta Muhamad Yohan menjelaskan banjir dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
|Kondisi tersebut diperparah oleh luapan sejumlah sungai yang melintasi wilayah Jakarta,” kata Yohan, Sabtu (24/1).
Sungai-sungai yang meluap meliputi Kali Ciliwung, Kali Angke, dan Kali Pesanggrahan. Luapan air sungai berdampak langsung pada kawasan permukiman warga di sekitarnya.
Berdasarkan data BPBD, wilayah Jakarta Barat menjadi daerah dengan jumlah RT terdampak paling banyak, yakni 51 RT. Sementara Jakarta Timur mencatat 25 RT tergenang. Adapun Jakarta Selatan dan Jakarta Utara masing-masing mencatat tujuh RT terdampak banjir.
Di Jakarta Barat, banjir tersebar di sejumlah kelurahan dengan rincian sebagai berikut:
• Kelurahan Duri Kosambi: 6 RT
Ketinggian air 20 hingga 50 sentimeter, disebabkan oleh curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke.
• Kelurahan Kapuk: 3 RT
Ketinggian air 30 hingga 50 sentimeter, akibat curah hujan tinggi.
• Kelurahan Kedaung Kali Angke: 8 RT
Ketinggian air sekitar 40 sentimeter, disebabkan curah hujan tinggi.
• Kelurahan Rawa Buaya: 9 RT
Ketinggian air 50 hingga 150 sentimeter, dipicu curah hujan tinggi.
• Kelurahan Jelambar: 4 RT
Ketinggian air 20 sentimeter, akibat curah hujan tinggi.
• Kelurahan Kedoya Selatan: 4 RT
Ketinggian air 30 sentimeter, disebabkan curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan.
• Kelurahan Kedoya Utara: 7 RT
Ketinggian air 15 hingga 80 sentimeter, akibat curah hujan tinggi.
• Kelurahan Joglo: 1 RT
Ketinggian air 40 sentimeter, dipicu curah hujan tinggi.
• Kelurahan Kembangan Selatan: 5 RT
Ketinggian air 25 hingga 60 sentimeter, disebabkan curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan.
• Kelurahan Kembangan Utara: 3 RT
Ketinggian air 20 hingga 70 sentimeter, akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke.
• Kelurahan Meruya Selatan: 1 RT
Ketinggian air 50 sentimeter, dipicu curah hujan tinggi.
Genangan di Jakarta Selatan
Di wilayah Jakarta Selatan, banjir merendam 7 RT yang tersebar di tiga kelurahan, yaitu:
• Kelurahan Rawajati: 3 RT
Ketinggian air 25 hingga 100 sentimeter, akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.
• Kelurahan Pejaten Timur: 3 RT
Ketinggian air mencapai 130 sentimeter, dipicu curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.
• Kelurahan Kebon Baru: 1 RT
Ketinggian air 40 sentimeter, akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.
Sementara itu, Jakarta Timur mencatat 25 RT tergenang, dengan lokasi terdampak meliputi:
• Kelurahan Rawa Terate: 1 RT
Ketinggian air 80 sentimeter, akibat curah hujan tinggi.
• Kelurahan Bidara Cina: 4 RT
Ketinggian air 170 hingga 180 sentimeter, dipicu curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.
• Kelurahan Kampung Melayu: 4 RT
Ketinggian air 150 hingga 175 sentimeter, disebabkan curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.
• Kelurahan Cawang: 9 RT
Ketinggian air 30 hingga 200 sentimeter, akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.
• Kelurahan Cililitan: 2 RT
Ketinggian air 190 sentimeter, dipicu curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.
• Kelurahan Cipinang Melayu: 4 RT
Ketinggian air 20 hingga 50 sentimeter, akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali PHB Sulaiman.
• Kelurahan Balekambang: 1 RT
Ketinggian air 65 sentimeter, disebabkan curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.























