Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, Indonesia membutuhkan pengusaha atau entrepreneur, khususnya pengusaha muda. Sebab, negara tidak bisa hanya menciptakan lapangan kerja saja.
“Kalian mau kaya, bagus. Indonesia perlu yang namanya entrepreneur. Tidak mungkin negara membangun yang namanya job creation hanya sendiri,” kata Erick Thohir dikutip dari instagram pribadinya @erickthohir, Senin (8/5/2023).
Menurut Erick, terkait pendanaan sebenarnya tidak ada masalah. Melainkan, pengusaha sulit mendapatkan pendanaan dari perbankan karena kurangnya pendampingan, sehingga perbankan tidak percaya.
“Di indonesia itu funding tidak ada masalah sebenarnya. Tapi problemnya itu dipendampingan supaya bankers percaya,” ujarnya.
Kata Erick, saat ini banyak program permodalan dari BUMN yang bisa dimanfaatkan oleh pengusaha di tanah air, khususnya bagi pengusaha yang masih merintis untuk mengembangkan usahanya.
Erick tak menampik, semua pengusaha pasti butuh modal usaha, namun banyak yang kesulitan bertahan karena pengelolaan bisnis yang buruk. Karena itu BUMN tak hanya menyediakan modal, juga pendampingan.
“Ayo terus berusaha, buka peluang, dan koneksi. Mari membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, agar pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin tinggi. Kita buktikan kepada orang-orang yang meragukan bangsa ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, melihat perkembangan pendanaan yang semakin mudah, bahkan Erick berharap bisa kembali menjadi seorang pengusaha lagi.
“Saya kalau boleh diberi kesempatan, habis ini pengen balik jadi pengusaha lagi, lebih enak kalian,” ujarnya.
Demikian dihadapan para pengusaha muda, Erick pun menegaskan bahwa berada di Indonesia itu berkah. Sebab, ekonomi Indonesia diprediksi akan terus tumbuh 5 persen setiap tahunnya sampai 2045.
“Memang banyak yang tidak percaya. Kemarin waktu saya di Singapura juga di challenge “Anda yakin Indonesia bisa tumbuh 5 persen?” yakin!,” pungkasnya dikutip dari liputan6.























