• Latest
  • Trending
Tewaskan 3 Orang di Kapal Mewah MV Hondius, Apa Itu Hantavirus?

Tewaskan 3 Orang di Kapal Mewah MV Hondius, Apa Itu Hantavirus?

Korban Meninggal Kecelakaan Bus ALS di Sumsel Bertambah Jadi 17 Orang

Korban Meninggal Kecelakaan Bus ALS di Sumsel Bertambah Jadi 17 Orang

Usai Diperiksa KPK, PNS Bea Cukai Berlari Tinggalkan Gedung Merah Putih

Usai Diperiksa KPK, PNS Bea Cukai Berlari Tinggalkan Gedung Merah Putih

Pewarta Foto Aceh Raih APFI 2026

Pewarta Foto Aceh Raih APFI 2026

14 Pendaki Selamat dari Erupsi Gunung Dukono, 2 WN Singapura Masih Dicari

14 Pendaki Selamat dari Erupsi Gunung Dukono, 2 WN Singapura Masih Dicari

Absen Rapat, Komisi II Lapor Menkumham ke Presiden

Legislator Setuju Pelaku Politik Uang Dilarang Nyaleg Lagi

Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Jaksel

Profil Haerul Saleh, Anggota BPK yang Meninggal Saat Kebakaran di Tanjung Barat

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

Terseret Kasus Suap Impor, Segini Harta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Emas Antam Melemah Tipis Hari Ini, Buyback Ikut Turun

Gunung Dukono Meletus, 2 Pendaki WNA Tewas dan 20 Orang Terjebak

Gunung Dukono Meletus, 2 Pendaki WNA Tewas dan 20 Orang Terjebak

Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Jaksel

Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Jaksel

Bus ALS Tabrak Truk BBM di Muratara, 16 Orang Meninggal Dunia

Bus ALS Kecelakaan Maut di Sumsel Ternyata Tak Berizin Sejak 2020

Prabowo Ingatkan Pentingnya Solidaritas ASEAN Hadapi Krisis Global

Prabowo Ingatkan Pentingnya Solidaritas ASEAN Hadapi Krisis Global

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Mei 8, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Tewaskan 3 Orang di Kapal Mewah MV Hondius, Apa Itu Hantavirus?

by Muhammad Fadhil
Mei 8, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Tewaskan 3 Orang di Kapal Mewah MV Hondius, Apa Itu Hantavirus?

Kapal pesiar MV Hondius. Foto: AFP

ASPEK.ID, JAKARTA – Tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat wabah hantavirus yang dikaitkan dengan kapal pesiar mewah MV Hondius asal Belanda. Virus yang teridentifikasi dalam kasus tersebut adalah hantavirus Andes, salah satu jenis hantavirus yang tergolong langka.

Kapal MV Hondius diketahui tiba di perairan Tanjung Verde pada 3 Mei dengan membawa sejumlah warga negara Inggris.

Hasil pemeriksaan National Institute for Communicable Diseases Afrika Selatan bersama Geneva University Hospitals Swiss mengonfirmasi pada 6 Mei bahwa wabah tersebut disebabkan oleh hantavirus Andes.

BacaJuga

Korban Meninggal Kecelakaan Bus ALS di Sumsel Bertambah Jadi 17 Orang

Usai Diperiksa KPK, PNS Bea Cukai Berlari Tinggalkan Gedung Merah Putih

Pewarta Foto Aceh Raih APFI 2026

14 Pendaki Selamat dari Erupsi Gunung Dukono, 2 WN Singapura Masih Dicari

Legislator Setuju Pelaku Politik Uang Dilarang Nyaleg Lagi

Profil Haerul Saleh, Anggota BPK yang Meninggal Saat Kebakaran di Tanjung Barat

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dikutip dari Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA), hantavirus merupakan kelompok virus yang dibawa hewan pengerat seperti tikus. Penularannya dapat terjadi melalui urine, kotoran, maupun air liur hewan yang terinfeksi.

Virus ini ditemukan di berbagai wilayah dunia, termasuk Eropa, Afrika, dan Asia.

Manusia biasanya tertular setelah menghirup udara yang terkontaminasi partikel virus dari kotoran atau urine tikus. Dalam kasus yang jarang terjadi, penularan juga dapat berlangsung melalui luka terbuka, mata, maupun gigitan hewan pengerat.

Hantavirus diketahui dapat menyebabkan dua sindrom utama. Di kawasan belahan bumi barat seperti Amerika Serikat, virus ini dapat memicu Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), yakni penyakit berat yang menyerang paru-paru.

Gejala awal HPS meliputi demam, kelelahan, dan nyeri otot, terutama di area paha, pinggul, dan punggung. Gejala tersebut umumnya muncul satu hingga delapan minggu setelah terpapar hewan pengerat yang terinfeksi.

Sekitar empat sampai sepuluh hari kemudian, pasien bisa mengalami batuk dan sesak napas akibat paru-paru mulai dipenuhi cairan. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), sekitar 38 persen pasien dengan gejala pernapasan berat dapat meninggal dunia.

Sementara itu, di Eropa dan Asia, hantavirus lebih sering memicu Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS), yaitu sindrom demam berdarah yang menyerang ginjal.

Penderitanya dapat mengalami sakit kepala berat, nyeri punggung dan perut, demam, mual, hingga gangguan penglihatan. Pada kondisi parah, penyakit ini bisa menyebabkan tekanan darah rendah, pendarahan internal, sampai gagal ginjal akut.

Kasus di MV Hondius menjadi perhatian karena melibatkan hantavirus Andes. Sebab, sebagian besar jenis hantavirus umumnya tidak menular antar manusia.

Namun, hantavirus Andes merupakan pengecualian. Virus ini diketahui dapat menyebar dari manusia ke manusia melalui kontak yang sangat dekat dan berlangsung lama dengan penderita.

Hingga kini belum tersedia vaksin maupun obat antivirus khusus untuk menangani hantavirus. Penanganan medis dilakukan berdasarkan gejala yang muncul, termasuk bantuan pernapasan pada pasien HPS dan dialisis bagi penderita HFRS dengan gagal ginjal berat.

Meski demikian, UKHSA menyebut risiko penularan kepada masyarakat umum masih sangat rendah. Hantavirus tidak menyebar lewat interaksi sosial biasa seperti berada di tempat umum, sekolah, kantor, maupun pusat perbelanjaan.

Saat ini UKHSA bersama WHO dan otoritas kesehatan internasional masih melakukan pelacakan kontak terhadap orang-orang yang diduga pernah berhubungan dengan kapal maupun pasien terkonfirmasi. []

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Korban Meninggal Kecelakaan Bus ALS di Sumsel Bertambah Jadi 17 Orang

Korban Meninggal Kecelakaan Bus ALS di Sumsel Bertambah Jadi 17 Orang

ASPEK.ID, MURATARA - Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki PT Seleraya...

Usai Diperiksa KPK, PNS Bea Cukai Berlari Tinggalkan Gedung Merah Putih

Usai Diperiksa KPK, PNS Bea Cukai Berlari Tinggalkan Gedung Merah Putih

ASPEK.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang pegawai negeri sipil (PNS) Bea Cukai bernama Ahmad Dedi (AD) terkait...

Pewarta Foto Aceh Raih APFI 2026

Pewarta Foto Aceh Raih APFI 2026

ASPEK.ID, BOGOR - Fotografer Agence France Presse (AFP) Biro Jakarta yang bertugas di Provinsi Aceh, Chaideer Mahyuddin berhasil meraih penghargaan...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sosok Mayjen Robi Herbawan Kabainfokomhan, Mantan Ajudan Prabowo Ahli Dunia Intelijen

Sosok Mayjen Robi Herbawan Kabainfokomhan, Mantan Ajudan Prabowo Ahli Dunia Intelijen

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Korban Meninggal Kecelakaan Bus ALS di Sumsel Bertambah Jadi 17 Orang

Korban Meninggal Kecelakaan Bus ALS di Sumsel Bertambah Jadi 17 Orang

Tewaskan 3 Orang di Kapal Mewah MV Hondius, Apa Itu Hantavirus?

Tewaskan 3 Orang di Kapal Mewah MV Hondius, Apa Itu Hantavirus?

Usai Diperiksa KPK, PNS Bea Cukai Berlari Tinggalkan Gedung Merah Putih

Usai Diperiksa KPK, PNS Bea Cukai Berlari Tinggalkan Gedung Merah Putih

Pewarta Foto Aceh Raih APFI 2026

Pewarta Foto Aceh Raih APFI 2026

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In