• Latest
  • Trending
Uni Eropa Resmi Resesi

UE Lamban, Negara-negara Eropa Timur Andalkan Vaksin Rusia dan Cina

Dua Jet Tempur AS Bertabrakan saat Atraksi Udara

Dua Jet Tempur AS Bertabrakan saat Atraksi Udara

3 Prajurit TNI Jalani Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Kacab Bank Hari Ini

3 Prajurit TNI Jalani Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Kacab Bank Hari Ini

Buka Hannover Messe, Jokowi Ajak Investor Bangun Ekonomi Hijau

Projo Bocorkan Lokasi Perdana Jokowi Keliling Indonesia

1 Zulhijjah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei

1 Zulhijjah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

89 Calon Haji Ilegal Dicegah Berangkat dari Soetta

Hasil Hisab Tim Kemenag, Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026

Hasil Hisab Tim Kemenag, Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026

Nama Kapolresta Banda Aceh Dicatut Penipu, Warga Diminta Waspada

Jelang 100 Hari, Begini Penilaian Prabowo Terhadap Kabinetnya

Baru Berdiri 2025, Prabowo Sebut Danantara Sudah Jadi SWF Terbesar Dunia

Polisi Bubarkan Keramaian di Jakarta, 18 Warga Diamankan

Polda Metro Bentuk Tim Pemburu Begal, Siaga Patroli 24 Jam

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Kasat Narkoba Polres Kukar Terseret Kasus Narkoba, Bareskrim Turun Tangan

Kasat Narkoba Polres Kukar Terseret Kasus Narkoba, Bareskrim Turun Tangan

Obama Kenang Deal Nuklir Iran 2015 Tanpa Harus Membunuh Banyak Orang

Obama Kenang Deal Nuklir Iran 2015 Tanpa Harus Membunuh Banyak Orang

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Mei 18, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

UE Lamban, Negara-negara Eropa Timur Andalkan Vaksin Rusia dan Cina

by Zamzami Ali
Februari 19, 2021
in NEWS
Uni Eropa Resmi Resesi

Bendera Uni Eropa. [Foto: EPA/Patrick Seeger]

ASPEK.ID, JAKARTA – Uni Eropa (UE) dilaporkan saat ini masih tertinggal jauh dalam hal pengadaan serta penggunaan vaksin Covid-19 jika dibandingkan Inggris dan Amerika Serikat (AS).

Kondisi ini otomatis menciptakan tekanan politik pada pemerintahan anggota UE untuk mempercepat program penyelamatan nyawa di tengah krisis corona.

Pemerintah Kroasia diberitakan DW, telah meminta regulator obatnya untuk mempertimbangkan menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 buatan Rusia Sputnik V tanpa menunggu persetujuan Uni Eropa, kata Menteri Kesehatan Vili Beros hari Rabu (17/2).

BacaJuga

Dua Jet Tempur AS Bertabrakan saat Atraksi Udara

3 Prajurit TNI Jalani Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Kacab Bank Hari Ini

Projo Bocorkan Lokasi Perdana Jokowi Keliling Indonesia

1 Zulhijjah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei

89 Calon Haji Ilegal Dicegah Berangkat dari Soetta

Hasil Hisab Tim Kemenag, Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam sebuah wawancara dengan radio pemerintah, Menteri Kesehatan Kroasi Vili Beros mengatakan dia telah mendiskusikan pembelian vaksin Sputnik V dengan duta besar Rusia di Zagreb.

“Kami berpikir untuk mengamankan vaksin itu lebih awal untuk kami. Sekarang terserah para ahli (Kroasia) untuk memperoleh informasi tentang efisiensi dan keamanan vaksin, dan tentang peraturan serta persyaratan yang diperlukan,” ujar Beros, dikutip Jumat (19/2).

Negara tetangga Kroasia, Hongaria, sejauh ini menjadi satu-satunya negara anggota Uni Eropa yang sudah mulai menggunakan vaksin Rusia Sputnik V dan vaksin Cina buatan Sinopharm tanpa menunggu persetujuan dari regulator Eropa European Medicines Agency (EMA).

Sebuah pesawat yang membawa 550.000 dosis vaksin Sinopharm mendarat di bandara internasional Budapest awal minggu ini setelah terbang dari Beijing.

“Pengiriman tersebut cukup untuk memvaksin 275.000 orang dengan suntikan dua dosis”, kata Dr. Agnes Galgoczy dari Pusat Kesehatan Masyarakat Nasional pada sebuah konferensi pers.

“Dengan vaksin ini, lima jenis vaksin berbeda sekarang tersedia di Hongaria sehingga kami dapat memvaksinasi sebanyak mungkin orang dan secepat mungkin,” kata Dr. Agnes Galgoczy sambil menambahkan, vaksinasi tidak akan dimulai sampai vaksin impor itu dievaluasi oleh Departemen Kesehatan Nasional.

Para pemimpin Hongaria, Slovakia dan Polandia mengatakan mereka mendukung pembelian vaksin dari mana saja terlepas dari geopolitik, selama vaksin aman dan efektif.

PM Slovakia Igor Matowic dan PM Polandia Mateusz Morawiecki menyatakan bahwa mendukung posisi pimpinan Hongaria Viktor Orban, yang membeli vaksin dari Cina dan Rusia.

Ketiga pemimpin berbicara pada pertemuan untuk memperingati 30 tahun Visegrad Group, badan informal kerjasama politik dan ekonomi antara Polandia, Hongaria, Republik Ceko dan Slovakia. Diselenggarakan oleh Morawiecki, acara tersebut mempertemukan Orban, Matovic, dan Perdana Menteri Ceko Andrej Babis.

Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban sebelumnya mengkritik lambatnya program pengadaan vaksin Uni Eropa.

“Jika vaksin tidak datang dari Brussel, kita harus mendapatkannya dari tempat lain. Kita tidak bisa membiarkan warga Hongaria mati hanya karena Brussel terlalu lambat dalam pengadaan vaksin,” kata Orban Januari lalu.

Selain membeli vaksin Sinopharm, Hongaria juga telah setuju untuk membeli 2 juta dosis vaksin Sputnik V Rusia, yang mulai digunakan rumah sakit di Budapest minggu lalu.

Serbia juga menggunakan vaksin Rusia Sputnik V dan menyatakan akan berbagi dengan Montenegro. 2.000 dosis Sputnik V akan dikirim ke Montenegro untuk membantu negara itu memulai vaksinasi massal.

Serbia sebelumnya telah mendonasikan 4.680 dosis vaksin BioNTech-Pfizer kepada Makedonia Utara, yang memulai kampanye vaksinasi hari Rabu (17/2) lalu.

Komentar
Share35Tweet22SendShareShare6Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

PTPN Siap Pasok 1 Juta Ton Sawit ke PLN

Jokowi Sorot Kebijakan Uni Eropa Hambat Ekspor RI

    Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Belanda, PM Ceko, dan juga PM Swedia di sela-sela rangkaian KTT Peringatan...

Jurus RI Jika Gugatan Uni Eropa di WTO Menang

Jurus RI Jika Gugatan Uni Eropa di WTO Menang

Kemendag bicara gugatan Uni Eropa ke World Trade Organization (WTO) terhadap Indonesia yang tegas melarang ekspor nikel. Direktur Jenderal Perundingan...

Pengusaha Setuju Harga Vaksin Gotong Royong

Alasan BPOM Izinkan Penggunaan Darurat Sinopharm sebagai Booster

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization (EUA) sebagai vaksin dosis lanjutan atau booster bagi Vaksin...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Dua Jet Tempur AS Bertabrakan saat Atraksi Udara

Dua Jet Tempur AS Bertabrakan saat Atraksi Udara

3 Prajurit TNI Jalani Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Kacab Bank Hari Ini

3 Prajurit TNI Jalani Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Kacab Bank Hari Ini

Buka Hannover Messe, Jokowi Ajak Investor Bangun Ekonomi Hijau

Projo Bocorkan Lokasi Perdana Jokowi Keliling Indonesia

1 Zulhijjah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei

1 Zulhijjah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In