• Latest
  • Trending

2021, Nilai Tukar Dolar AS terhadap Rupiah Stabil

Menkeu Purbaya Siapkan Bersih-Bersih Bea Cukai, Pejabat Pelabuhan Diganti Total

Purbaya Pastikan Defisit APBN 2027 di Bawah 3 Persen

11 Kebiasaan Orang Ber-IQ Tinggi

11 Kebiasaan Orang Ber-IQ Tinggi

Jelang RUPS, Ini Rumor Nama-nama Petinggi PLN

PLN Siapkan 5 Lapis Pengamanan Listrik di Istana Negara

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Dua Prioritas Pemerintah di Gempa NTT

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Langkah Cepat Pemerintah Kirim 50 Ribu Paket Sembako ke Korban Gempa NTT

Gempa Kembali Terjadi di NTT pada Minggu 16 Agustus Berkekuatan M 5,2

Gempa Kembali Terjadi di NTT pada Minggu 16 Agustus Berkekuatan M 5,2

Komdigi Minta Apple dan Google Hapus Aplikasi yang Berkaitan dengan Kampanye LGBT+

Komdigi Minta Apple dan Google Hapus Aplikasi yang Berkaitan dengan Kampanye LGBT+

Komitmen Pelindo III Soal Pungli

Pelindo Uji Emisi 500 Kendaraan Logistik Percepat Dekarbonisasi

Pertamina Patra Niaga Terus Dorong Penggunaan Energi yang Lebih Baik

Hasil Kajian: Sebagian Besar BBM Bersubsidi Salah Sasaran Bertahun-tahun

Danantara Nilai Reformasi OJK Kunci Kredibilitas Pasar Modal

Rp 2.322 Triliun Target Investasi RI pada 2027

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa M 6,4 Hentak Sumut Terasa Juga di Aceh

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

111 Gempa Susulan Pascagempa 7,7 di NTT

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

2021, Nilai Tukar Dolar AS terhadap Rupiah Stabil

by Aspek
Desember 28, 2020
in EKONOMI, MARKET

ASPEK.ID. JAKARTA – Ekonom Bank Permata Josua Pardede memproyeksikan ekonomi Indonesia pada 2021 berada di zona positif. Hal ini dilihat dari peningkatan laju pertumbuhan ekonomi tahun depan yang didorong oleh permintaan domestik.

Josua memperkirakan pada 2021 pertumbuhan ekonomi akan berada di kisaran 3% sampai dengan 4%.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2021 diperkirakan akan berada di kisaran 3-4%, meningkat dibanding tahun ini, yang diproyeksikan terkontraksi di kisaran -2% hingga -1%,” jelas Josua dikuti dari Kontan, Senin (28/12/2020).

BacaJuga

Purbaya Pastikan Defisit APBN 2027 di Bawah 3 Persen

Rp 2.322 Triliun Target Investasi RI pada 2027

Lion Group Mau Bangun Bengkel Pesawat di IKN

Investor Asia Respons Positif terhadap Pusat Finansial Internasional Indonesia

Prabowo Umumkan APBN 2027 Rp 4.097 T, Defisit 2,40%

Pidato Presiden Mendorong Minat Beli Investor

Josua, menyatakan peningkatan permintaan domestik tersebut dimulai membaiknya aktivitas perekonomian dengan adanya vaksinasi yang akan dimulai awal tahun depan.

Selain itu, didukung juga oleh akselerasi belanja pemerintah secara khusus untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Josua menjelaskan PEN yang dilanjutkan pada 2021 diproyeksikan akan mendukung pemulihan investasi, seiring dengan sifatnya yang memberikan stimulus untuk sisi permintaan maupun penawaran.

“Dengan meningkatnya aktivitas ekonomi, maka diperkirakan akan terjadi kenaikan impor untuk bahan baku serta barang modal. Indikasi ini sudah mulai terlihat dari kuartal IV-2020, di mana sudah mulai terjadi peningkatan impor bulanan untuk bahan baku dan barang modal,” jelasnya.

Dia memperkirakan nilai tukar rupiah cenderung stabil di Rp 14.000-iRp 14.500 per dollar AS sepanjang 2021.

Selain itu Josua bilang stabilitas nilai tukar rupiah juga didukung oleh potensi aliran modal asing, baik di pasar saham maupun pasar obligasi. Sehingga aliran modal masuk asing akan berkaitan dengan semakin rendahnya volatilitas pasar global.

Komentar
Share31Tweet20SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Dolar AS Kembali Tembus Rp 18.000, BI Siapkan Jurus Perkuat Rupiah

Jakarta - Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah pelemahan mata uang garuda terhadap dolar...

Siapa pun Gubenur BI Sulit Bikin Rupiah Perkasa

Jakarta - Pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo terjadi di tengah pelemahan nilai tukar rupiah. Pada Senin (27/7) pagi,...

The Fed Naikkan Suku Bunga Bikin Stabilitas Rupiah

Kepala ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan pergerakan rupiah masih akan cenderung mendatar atau sideways hingga rilis FOMC pada Kamis...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In