ASPEK.ID, LOMBOK BARAT – Lima penumpang KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Sekotong, Lombok Barat, hingga kini masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap para korban pada Jumat (14/8/2026).
KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok, tepatnya di perairan Sekotong, pada Rabu dini hari. Dari data manifes penumpang yang diterima Pos SAR Pelabuhan Lembar, terdapat lima orang yang hingga kini masih dinyatakan hilang.
Kelima penumpang tersebut yakni Yasir Arafat, Selvina Rambu Mayi, I Made Sutarjana, Slamet Yulianto, dan I Ratu Agung Ayu Sekar.
Salah satu korban yang masih dicari adalah I Made Sutarjana. Dia diketahui merupakan Presiden Komisaris PT Widja Putra Karya, perusahaan yang menaungi hotel mewah The Oberoi Beach Resort Bali di Seminyak dan The Oberoi Beach Resort Lombok di Lombok Utara.
Kepala Kantor SAR Mataram Muhammad Hariyadi membenarkan Sutarjana tercatat sebagai penumpang KMP Putri Yasmin.
“Informasinya begitu. Dia termasuk ke dalam data manifes,” kata Hariyadi di Pelabuhan Lembar, Jumat (14/8).
Menurut Hariyadi, Sutarjana tercatat dalam manifes bersama tiga korban lain yang hingga kini belum ditemukan. Sementara satu orang lainnya yang dilaporkan hilang tidak tercatat dalam manifes kapal.
“Empat orang masuk manifes, sementara satu orang ini suaminya yang selamat dan melapor,” ujarnya.
Hingga Kamis malam, tim SAR belum menemukan kelima korban tersebut. Operasi pencarian sempat dihentikan sementara pada malam hari dan dijadwalkan kembali dilanjutkan Jumat pagi.
Keluarga Sutarjana bersama keluarga korban lainnya juga masih menunggu perkembangan pencarian di Posko SAR Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. []













