ASPEK.ID, JAKARTA – Ida Bagus Purwalaksana telah diangkat sebagai Wakil Komisaris Utama PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau PT Asabri (Persero).
Pengangkatan tersebut dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada Selasa (15/9) lalu.
Selain Ida Bagus Purwalaksana, Menteri BUMN Erick Thohir juga mengangkat I Nengah Putra Winata sebagai Komisaris Independen.
Menariknya, Ida Bagus Purwalaksana merupakan perwira tinggi TNI dengan pangkat Letnan Jenderal TNI. Beliau merupakan putra Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Sudjana.
Berikut ini profil singkat Ida Bagus Purwalaksana.
Letnan Jenderal TNI Ida Bagus Purwalaksana, S.I.P., M.M. (lahir di Cimahi, Jawa Barat pada 5 Februari 1964 lalu dan saat ini berusia 56 tahun.
Beliau merupakan perwira tinggi TNI-AD yang saat ini menjabat Irjen Kementerian Pertahanan. Sebelumnya sejak 27 Mei 2019 sampai dengan 27 November 2019 mengemban amanat sebagai Dirjen Kuathan Kementerian Pertahanan.
Ida Bagus Purwalaksana berpengalaman dalam bidang infanteri. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Kabadiklat) Kementerian Pertahanan.
Baca juga Aturan Baru Investasi Bagi Asabri dan Taspen
Alumnus Akabri TNI AD 1987 ini mengawali karier sbagai Danton II KIPAN C Yonif 305/Kostras, 1 Agustus 1987 dan menjadi Danrem 163/Wirasatya-Bali pada 4 Juni 2012.
Setelah 1,5 tahun jadi Danrem 163/Wirasatya, Purwalaksana dialihkan menjadi DANKORSIS SESKOAD, 13 Desember 2013, lalu Kepala Biro Tata Usaha ROTU Setjen Kemenhan (27 Juni 2014), Kepala Badiklat Kemenhan (27 Desember 2017), Dirjen Kekuatan Pertahanan Ditjen Kemenhan (27 Mei 2019), hingga Inspektur Jenderan Kemenhan (11 Desember 2019).




















