ASPEK.ID, JAKARTA – PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mendapatkan anggaran Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 22 triliun.
Manajemen baru Jiwasraya menyatakan, dana tersebut akan menjadi bagian dalam proses penyelamatan polis Jiwasraya melalui IFG Life.
Dana itu akan dipakai IFG untuk mendirikan perusahaan asuransi baru yang bernama IFG Life. Adapun polis-polis Jiwasraya yang telah direstrukturisasi akan dipindahkan ke IFG Life.
Direktur Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Jiwasraya R Mahelan Prabantarikso dalam keterangannya menyatakan bahwa dalam waktu dekat manajemen baru Jiwasraya bersama pemerintah akan mengumumkan program restrukturisasi.
Hal tersebut menjadi langkah konkret dalam menyelamatkan seluruh polis Jiwasraya, menyusul masalah likuiditas yang terjadi sejak beberapa tahun lalu.
“Dana tersebut nantinya akan disalurkan lebih dulu ke Indonesia Financial Group (IFG) yang dulu bernama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI),” kata Mahelan di Jakarta, Rabu (18/11).
Mahelan optimistis dengan adanya upaya transformasi dan pembiayaan ini dapat meyakinkan seluruh pihak terkait pelaksanaan program penyelamatan polis Jiwasraya.
“Semoga upaya transformasi dan pembenahan ini bisa dimaknai seluruh pihak sebagai kerja keras manajemen baru dan pemerintah dalam menyelamatkan seluruh polis Jiwasraya,” tandasnya.























