ASPEK.ID, JAKARTA – Perusahaa ritel terkemuka, PT Matahari Department Store Tbk dilaporkan akan menutup enam gerai milik mereka pada tahun 2021.
Dilansir dari dokumen perusahaan di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/2), enam gerai tersebut merupakan bagian dari 23 gerai yang masuk dalam pengawasan kinerja perusahaan.
Matahari Departement Store yang juga anak usaha Lippo Group itu tercatat memiliki 147 gerai hingga akhir 2020 lalu.
Perusahaan beberapa waktu lalu menjelaskan, dari 147 outlet yang beroperasi, 23 di antaranya dimasukkan dalam daftar pengawasan guna mengkaji kinerja dan profitabilitas.
Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan performa outlet-outlet tersebut. Perusahaan juga akan terus berkomunikasi dengan pengelola pusat perbelanjaan atau pemilik lahan guna mendapatkan biaya sewa yang lebih rendah.
Pandemi Covid-19 membuat kinerja perusahaan memburuk sehingga pada tahun 2020 lalu, Matahari telah menutup 25 gerai milik mereka.
Penjualan kotor dibukukan Matahari sepanjang 2020 sebesar Rp8,59 triliun, anjlok 52,3 persen dari posisi 2019 sebesar Rp18,03 triliun.
Perusahaan juga mencatatkan rugi bersih sebesar Rp823 miliar tahun lalu, berbanding terbalik dari posisi 2019 yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,36 triliun.
























