ASPEK.ID, JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko berharap roadmap penerapan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBL-BB) tidak meleset dan bisa selesai dalam 10 hari ke depan.
KBL-BB merupakan tindak lanjut dari Perpres Nomor 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.
Panglima TNI 2013-2015 itu mengatakan, roadmap ini perlu segera dirumuskan dan diimplementasikan sesuai dengan tahapan.
“Saya berharap jangan sampai meleset. Perlu kesiapan agar industri bisa bergerak,” ujar Moeldoko saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Implementasi Kebijakan KBL-BB di Gedung Bina Graha Jakarta, Selasa (2/3).
Dikatakan Moeldoko, implementasi kebijakan KBL-BB di lingkungan instansi Pemerintah bisa meyakinkan masyarakat untuk segera mengonversi kendaraannya ke KBL-BB.
Apalagi, sambung dia, seluruh kementerian/lembaga hingga Pemerintah Daerah telah mendukung upaya ini.
“Beberapa aturan juga sudah tersedia dalam rangka mendukung roadmap ini, bisa langsung dieksekusi, walaupun masih ada yang perlu diselaraskan kembali, seperti sarana dan pra sarana pendukung. Selain itu, industri juga sudah memulai produksi,” ungkapnya.
Rapat koordinasi ini juga dihadiri Deputi I KSP Febry Calvin Tetelepta, Kementerian Perindustrian, Kementerian Dalam Negeri, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), serta Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional.
























