• Latest
  • Trending

PGN Rugi USD264 Juta, ini Penyebabnya

Apakah Sinar Biru dari HP Berbahaya Bagi Mata?

Mitos Radiasi HP Bikin Kanker Otak

Diteriaki Menteri Pembohong, Mentan Curhat ke Jokowi

Mentan: Rp 2 Triliun Bukan Untung Penggilingan tapi Merampas Hak Rakyat

GELOMBANG ELEKTORAL JOKOWI: 2029 SAATNYA BERGESER KE PSI

Jokowi Jalan Santai Hingga Hadiri Rakorda PSI di NTT

DPR Minta Sudaryono Benahi Internal BGN  yang punya Dapur

BGN Punya Utang Rp 1,6 Triliun

PHE WMO Operasikan Kembali Anjungan PHE 12

PHE Ganti Tiga Direktur Utama Anak Usaha

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Harga Emas Dunia US$ 4.100 Usai Keputusan The Fed

Komdigi Luncurkan e-Katalog Prangko 2025 Berbasis NFT dan AR

Menkomdigi: Radikalisme Digital Disamarkan dalam Bentuk Janji Bantuan

BGN Tutup 833 Dapur MBG

BGN Prioritaskan MBG di Daerah Stunting Tinggi

Prabowo Minta Antisipasi Dampak El Nino, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca

Hadapi El Nino, Pemerintah Buka Peluang Insentif untuk Sektor Pangan

PTPN Siap Pasok 1 Juta Ton Sawit ke PLN

Petani Kecil Sawit Kuasai 41 Persen Lahan Nasional

Syarat Berhaji 2021 Sudah Divaksin

Perputaran Uang Haji & Umrah Rp78 Triliun

Rombongan OTT Bupati Pemalang Tiba di KPK dengan Bus

Rombongan OTT Bupati Pemalang Tiba di KPK dengan Bus

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Juli 30, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

PGN Rugi USD264 Juta, ini Penyebabnya

by Murizal
April 12, 2021
in BUMN

Ilustrasi pekerja PT PGN Tbk. [Foto: Ist]

ASPEK.ID, JAKARTA – Pengamat Ekonomi Energi UGM Fahmy Radhi menilai kerugian
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) membukukan kerugian bersih sebesar US$ 264,77 juta dolar AS sepanjang 2020 tidak bisa dielakan. Bahkan, kerugian sepanjang 2020 menyebabkan harga saham PGN terkoreksi hingga 39,44 persen pada tahun lalu

Fahmy menilai, kerugian disebabkan penurunan pendapatan niaga gas bumi pada segmen industri dan komersial sebesar 2,28 miliar dolar AS atau turun 23 persen secara tahunan (yoy) dibanding pendapatan 2019.

Selain terjadi penurunan penyerapan gas dari segmen industri dan komersial, penurunan pendapatan itu juga disebabkan oleh kebijakan pemerintah menetapkan harga gas industri sebesar 6 dolar per MMbtu yang berlaku sejak 1 April 2020. Dimana, tujuan kebijakan pemerintah itu untuk mendorong sektor industri agar dapat bersaing di pasar dalam dan luar negeri.

BacaJuga

PHE Ganti Tiga Direktur Utama Anak Usaha

Pelindo Tambah Jajaran Komisaris, Dua Nama Baru Resmi Bergabung

Reshuffle di KAI, Purnomo Sucipto Tak Lagi Jabat Komisaris

Di Balik Modernisasi Pelabuhan, Pelindo Marine Jadi Kunci Kelancaran Operasi

Prabowo Minta KSSK Gandeng Danantara di Tiap Pengambilan Kebijakan

Prabowo Panggil Rosan Cs ke Istana, Bahas Penggabungan BUMN hingga Industri Kapal

“Namun, kebijakan itu sesungguhnya lebih besar mudharat (biaya) daripada manfaat (benefit). Biaya itu harus ditanggung pemerintah, sektor hulu dan midterm,” katanya disadur dari idxchsnnel.

Biaya yang ditanggung pemerintah adalah melepas pendapatan pemerintah dari sektor hulu sebesar 2,2 dolar per MMBtu, yang akan menurunkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dalam jumlah yang besar.

Penurunan PNBP juga akan menurunkan pendapatan Pemerintah Daerah dari pendapatan bagi hasil, yang besarannya diperhitungkan berdasarkan PNBP Biaya yang akan ditanggung oleh oleh sektor Hulu adalah pemangkasan harga jual, yang menjadi potential lost hingga mengurangi margin yang sudah ditargetkan pada saat penyusunan POD saat awal investasi di Hulu Migas.

Sedangkan biaya yang ditanggung oleh sektor midterm adalah penurunan biaya transmisi dan biaya distribusi serta biaya pemeliharaan, yang berpotensi menjadikan PGN tidak hanya merugi dan merontokan harga saham, tetapi juga menghambat dalam pembangunan pipa yang masih dibutuhkan untuk menyalurkan gas bumi dari hulu ke hilir.

“Apalagi penyerapan gas sektor industri menurun drastis, akibat pandemi Covid-19, menyebabkan kerugian PT PGN semakin membengkak,” katanya.

Komentar
Share14Tweet9SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Bantu UMKM Indonesia, Google Kucurkan Rp155 Miliar

Google dan Tesla Kehilangan Hampir Rp9000 Triliun dalam Sepekan

Amerika - Saham perusahaan teknologi raksasa Amerika Serikat (AS) mengalami tekanan besar sepanjang pekan ini. Saham Alphabet, induk Google, dan...

Indonesia Bangun FPSO Terbesar di Asia Tenggara

Indonesia Bangun FPSO Terbesar di Asia Tenggara

Jakarta – Indonesia membangun Floating Production, Storage and Offloading (FPSO) Bahtera Haluan Lestari di kawasan Karimun, Kepulauan Riau yang diklaim...

PGN Buka Pintu Buat Developer Properti Kembangkan Jargas di Wilayah Perumahan

PGN Buka Pintu Buat Developer Properti Kembangkan Jargas di Wilayah Perumahan

ASPEK.ID, JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus mempercepat pengembangan jaringan gas bumi rumah tangga (jargas) sebagai bagian...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Apakah Sinar Biru dari HP Berbahaya Bagi Mata?

Mitos Radiasi HP Bikin Kanker Otak

Diteriaki Menteri Pembohong, Mentan Curhat ke Jokowi

Mentan: Rp 2 Triliun Bukan Untung Penggilingan tapi Merampas Hak Rakyat

GELOMBANG ELEKTORAL JOKOWI: 2029 SAATNYA BERGESER KE PSI

Jokowi Jalan Santai Hingga Hadiri Rakorda PSI di NTT

DPR Minta Sudaryono Benahi Internal BGN  yang punya Dapur

BGN Punya Utang Rp 1,6 Triliun

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In