• Latest
  • Trending
Hipmi: Golden Visa Jadi Magnet Investasi Asing

Hipmi: Golden Visa Jadi Magnet Investasi Asing

Prof Yusril Dorong Tanah Wakaf Blang Padang Diselesaikan Melalui Jalur Hukum Berkeadilan

Prof Yusril Dorong Tanah Wakaf Blang Padang Diselesaikan Melalui Jalur Hukum Berkeadilan

Hingga 2024, Volume Dagang RI-AS Capai USD 60 Miliar

AS Patok Tarif RI 10%, Purbaya ini Kabar Bagus

Garuda Indonesia dan Identitas Negara di Langit Dunia

Garuda Indonesia dan Identitas Negara di Langit Dunia

Kata Jampidsus Febrie soal Asal-usul Uang di Kafe Cipete dan Rumah Sentul

Penuhi Panggilan Tim 9, Febrie Adriansyah Mulai Diperiksa Terkait Dugaan TPPU

Hotman Paris Ngaku Ditelepon Prabowo soal Kasus Nadiem

Kasus Laporan Hotman Paris Berlanjut, Polisi Sudah Periksa 10 Saksi

Indonesia-China Teken 3 MoU Senilai Rp 36 Triliun

Akhir Pekan Rupiah Melemah ke Rp 17.979 per Dolar AS

Perusahaan BUMN Ini Buka Lowongan Kerja

BUMN Karya Selesai Bangun 238 Huntara untuk korban Banjir Sumatera

JPU: Bupati Bikin Perusahaan Minta Kepala Dinas Menang Tender

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka

Kejagung Panggil Lagi Febrie Adriansyah, Ancam Jemput Paksa Jika Mangkir

Banjir Terjang Gayo Lues, BPBD Data Korban Terdampak

Banjir Terjang Gayo Lues, BPBD Data Korban Terdampak

Jaksa Agung Lantik Asep Nana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Resmi Jabat Jampidsus

Jaksa Agung Lantik Asep Nana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Resmi Jabat Jampidsus

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Juli 24, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Hipmi: Golden Visa Jadi Magnet Investasi Asing

by Murizal
Juli 26, 2024
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, EKONOMI, NEWS
Hipmi: Golden Visa Jadi Magnet Investasi Asing

Jakarta –  Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menilai kebijakan golden visa akan meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi dibanding negara-negara lain di kawasan.

Sekretaris Jenderal Hipmi Anggawira menyampaikan, kebijakan ini memberi sejumlah kemudahan dan kepastian hukum yang sangat diperlukan oleh para investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.  Apalagi, kebijakan ini menawarkan berbagai keuntungan seperti masa tinggal yang lebih lama, kemudahan dalam mengurus izin usaha, dan akses yang lebih luas untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek strategis nasional.

BacaJuga

Prof Yusril Dorong Tanah Wakaf Blang Padang Diselesaikan Melalui Jalur Hukum Berkeadilan

AS Patok Tarif RI 10%, Purbaya ini Kabar Bagus

Garuda Indonesia dan Identitas Negara di Langit Dunia

Penuhi Panggilan Tim 9, Febrie Adriansyah Mulai Diperiksa Terkait Dugaan TPPU

Kasus Laporan Hotman Paris Berlanjut, Polisi Sudah Periksa 10 Saksi

Indonesia-China Teken 3 MoU Senilai Rp 36 Triliun

“Hal ini tentu saja meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan,” kata Anggawira, Kamis (25/7/2024).

Menurutnya, golden visa menjadi sinyal positif bahwa pemerintah serius dalam menciptakan iklim investasi yang lebih ramah dan kompetitif. Pasalnya, kebijakan ini hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga kemudahan dalam melakukan berbagai aktivitas bisnis, termasuk pembelian properti dan akses ke berbagai layanan publik.

Di sisi lain, Anggawira mengharapkan regulasi ini dapat berdampak positif terhadap perekonomian Indonesia khususnya dalam hal investasi. Arus modal masuk ke Indonesia diharapkan meningkat, yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Investasi asing yang lebih besar akan menciptakan lebih banyak lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan mempercepat transfer teknologi serta pengetahuan,” jelasnya.

Selain itu, golden visa dinilai dapat membantu diversifikasi sumber investasi dan mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam. Dengan lebih banyak investor yang tertarik untuk menanamkan modalnya di sektor-sektor non-tradisional, kata dia, Indonesia dapat memperkuat fondasi ekonominya dan mencapai pertumbuhan yang lebih berkelanjutan.

Oleh karena itu, dia mengharapkan agar Indonesia dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat ekonomi dan menarik lebih banyak investasi yang berkualitas.  Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan golden visa pada Kamis (25/7/2024).

Kebijakan ini diharapkan dapat memberi kemudahan bagi investor asing dalam berinvestasi dan berkarya sehingga dapat berdampak positif terhadap perekonomian nasional. Adapun pemegang golden visa diharapkan dapat menikmati sejumlah manfaat eksklusif.

Diantaranya, jangka waktu tinggal hingga 10 tahun, kemudahan keluar dan masuk Indonesia, hingga efisiensi lantaran tak perlu mengurus izin tinggal terbatas (ITAS) ke Kantor Imigrasi.

Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham Silmy Karim menuturkan, bentuk investasi akan ditentukan berdasarkan profil pemohon golden visa yakni investor perorangan/korporasi, dengan tujuan mendirikan perusahaan baru atau tidak. Investasi yang ditawarkan yakni pembangunan perusahaan dengan nilai tertentu, pembelian instrumen investasi pasar modal (saham, reksadana, obligasi pemerintah), pembelian properti, maupun penempatan sejumlah dana di rekening bank milik negara. Kualifikasi pengajuan golden visa pun berbeda-beda pada setiap pemohon.

Misalnya, investor perorangan yang akan mendirikan perusahaan di Indonesia wajib berinvestasi sebesar US$2,5 juta untuk masa tinggal di Indonesia selama lima tahun, sedangkan untuk masa tinggal 10 tahun disyaratkan sebesar US$5 juta. Nilai investasi sebesar US$25 juta disyaratkan bagi direksi, komisaris atau perwakilan korporasi induk yang membentuk perusahaan di Indonesia dan mengajukan golden visa masa tinggal 5 tahun, sedangkan untuk masa tinggal 10 tahun sebesar US$50 juta.

Sementara itu, untuk investor asing perorangan yang tidak bermaksud mendirikan perusahaan di Indonesia, pemerintah mewajibkan pemohon menempatkan dana sebesar US$350.000 untuk golden visa 5 tahun, sedangkan untuk golden visa selama 10 tahun harus menempatkan dana sebesar US$700.000.

Tercatat per 24 Juli 2024, pemerintah sudah mengantongi investasi sebesar Rp2 triliun dari 300 WNA pemegang golden visa. “Nilai investasi yang masuk dari golden visa senilai Rp2 triliun,” ungkapnya. Silmy menargetkan sebanyak 1.000 WNA menjadi pemegang golden visa sepanjang 2024. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi dengan sejumlah organisasi perdagangan,  baik di dalam maupun luar negeri untuk mencapai target tersebut, sekaligus mendatangkan lebih banyak investor ke Indonesia.

Komentar
Share30Tweet19SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Indonesia-China Teken 3 MoU Senilai Rp 36 Triliun

Jakarta - Indonesia-China menandatangani tiga nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan nilai ekonomi sekitar US$ 2 miliar atau setara Rp...

Indonesia Terima Usulan Mobil Listrik Tesla

Tesla Tunda Investasi di Indonesia, Luhut: Bukan Batal

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut B. Pandjaitan menyatakan, tidak masalah bila produsen mobil listrik asal Amerika...

Indonesia Terima Usulan Mobil Listrik Tesla

Mengintip Efek Tesla Jika Investasi ke RI

Wakil Direktur Utama TBS Energi Utama Pandu Patria Sjahrir memastikan terdapat ragam gairah positif apabila Indonesia dapat menjadi mitra investasi...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

Erick Thohir: 65% Dana Pensiun di BUMN Bermasalah

Erick Thohir:  Polusi Udara Masalah Serius, BUMN Tanam 100 Ribu Pohon

Prof Yusril Dorong Tanah Wakaf Blang Padang Diselesaikan Melalui Jalur Hukum Berkeadilan

Prof Yusril Dorong Tanah Wakaf Blang Padang Diselesaikan Melalui Jalur Hukum Berkeadilan

Hingga 2024, Volume Dagang RI-AS Capai USD 60 Miliar

AS Patok Tarif RI 10%, Purbaya ini Kabar Bagus

Garuda Indonesia dan Identitas Negara di Langit Dunia

Garuda Indonesia dan Identitas Negara di Langit Dunia

Kata Jampidsus Febrie soal Asal-usul Uang di Kafe Cipete dan Rumah Sentul

Penuhi Panggilan Tim 9, Febrie Adriansyah Mulai Diperiksa Terkait Dugaan TPPU

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In